Yenny Wahid Ingatkan Supaya Para Ibu Sahabat Anak Saling Dekat

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Yenny Wahid putri dari Presiden Indonesia ke-4 Abdurrahman Wahid saat menghadiri Haul Gus Dur di Pondok Pesantren Ciganjur, Yayasan Wahid Hasyim, Jakarta (28/12). TEMPO/Nurdiansah

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Wahid Foundation, Yenny Wahid mengatakan pentingnya peran para ibu untuk mengatasi radikalisme, terutama di dalam level keluarga. Menurut dia, para ibu rumah tangga merupakan pembimbing sekaligus pengawas berbagai aktivitas anak mereka di dalam dan di luar rumah. Baca: Sukacita Yenny Wahid Bertemu Cucu Mahatma Gandhi

Putri Presiden Keempat Indonesia, Abdurrahman Wahid itu menyorot faktor kedekatan antara ibu dan anak sebagai penangkal utama tumbuhnya pemikiran radikal. “Kita sebagai ibu rumah tangga harus tahu seperti apa anak kita, perilakunya, termasuk tahu apa yang sedang dikerjakan oleh anak kita,” ujar Yenny Wahid seperti dikutip dari keterangan tertulis di Diskusi bertajuk Perempuan Pelopor Perdamaian Anti Radikalisme dan Terorisme, Rabu, 30 Agustus 2017.

Artikel parenting lainnya:
Iis Dahlia Suruh Anak Cari Pacar Kaya, Matre atau Realistis
Prabu Revolusi dan Zee Zee Shahab Sediakan Ruang Menangis
Kisah Tsania Marwa dan Syahrini tentang Pentingnya Restu Ibu

Kendati para ibu sudah berusaha dekat dan mengetahui berbagai aktivitas anak mereka, Yenny Wahid tak memungkiri jika masih ada anak yang menyembunyikan sesuatu dari orang tuanya. Sebab itu, dia mengingatkan pentingnya kedekatan di antara para ibu supaya bisa saling bertukar informasi terkait kegiatan anak mereka. "Terutama ibu dari anak-anak yang berteman dekat," katanya.

Fase ini, Yenny Wahid melanjutkan, merupakan tahap antisipasi. Artinya, orang tua bisa ikut mengawasi perilaku anak mereka, juga teman-temannya. “Kadang-kadang kita sebagai ibunya sendiri tidak benar-benar tahu perubahan yang sedang terjadi pada anak kita. Malah yang lebih mengerti adalah ibu dari sahabat anak kita," katanya. "Maka menjadi penting menjalin komunikasi yang intensif antara ibu-ibu sahabat si anak."

Cara lainnya, menurut Yenny Wahid, adalah dengan bersikap selektif dalam menentukan lembaga pendidikan untuk anak. Orang tua, kata dia, harus mendalami latar belakang dan visi lembaga pendidikan yang akan menjadi tempat belajar anak. “Pilih sekolah yang nilainya sejalan dengan nilai keluarga yang mengajarkan kebaikan dan toleransi," ujarnya.

Imam Besar Masjid Istiqlal Nasarudin Umar menambahkan paham radikal telah masuk ke berbagai lembaga, baik lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan hingga organisasi terkecil, yakni keluarga. Dia mendukung pentingnya peningkatan kapasitas perempuan sebagai ibu di dalam rumah tangga untuk mengatasi paham tersebut.

Ibu rumah tangga, menurut Umar, bisa diajarkan lebih jauh mengenai pemahaman nilai kebangsaan. “Jadi, ketika anak-anak mendapatkan materi yang berlawanan dengan nilai kebangsaan, mereka sudah punya penangkal,” kata dia. Metode peningkatan kapasitas untuk ibu rumah tangga dapat dilakukan melalui sejumlah lembaga atau ruang sosial, seperti kelompok pengajian, atau kelompok Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

YOHANES PASKALIS PAE DALE






7 Aturan Gaya Pola Asuh yang Harus Diikuti Keluarga Kerajaan Inggris

3 hari lalu

7 Aturan Gaya Pola Asuh yang Harus Diikuti Keluarga Kerajaan Inggris

Pembaptisan anak hingga larangan untuk berbicara keras di depan umum, inilah 7 pola asuh anak yang harus ditaati oleh keluarga Kerajaan Inggris.


4 Jenis Pola Asuh Anak dan Dampaknya

4 hari lalu

4 Jenis Pola Asuh Anak dan Dampaknya

Dalam psikologis, dikenal 4 gaya pola asuh anak, yaitu pola asuh otoritatif, otoriter, permisif, dan pengabaian. Berikut adalah penjelasannya.


4 Mitos Pengasuhan Anak alias Parenting yang Harus Anda Tinggalkan

4 hari lalu

4 Mitos Pengasuhan Anak alias Parenting yang Harus Anda Tinggalkan

Seiring perkembangan zaman dan pengetahuan, berikut adalah empat mitos terkait pola asuh anak atau parenting yang sebaiknya Anda tinggalkan.


Jangan Lakukan 5 Kesalahan Ini saat Anak Tantrum

5 hari lalu

Jangan Lakukan 5 Kesalahan Ini saat Anak Tantrum

Tantrum merupakan cara anak-anak kecil mengekspresikan kekesalan atau frustrasi mereka. Ini tahapan khas dalam pertumbuhan anak.


4 Tips Menjadi Ibu Tangguh ala Ayudia C dari Manajemen Waktu hingga Memanfaatkan Teknologi

40 hari lalu

4 Tips Menjadi Ibu Tangguh ala Ayudia C dari Manajemen Waktu hingga Memanfaatkan Teknologi

Ayudia C selalu up to date terhadap perkembangan zaman, untuk memenuhi kebutuhan keluarga kecilnya


Peran Gaya Parenting: Bisa Bikin Orang Tua Baik atau Buruk di Mata Anak

42 hari lalu

Peran Gaya Parenting: Bisa Bikin Orang Tua Baik atau Buruk di Mata Anak

Menjadi orang tua yang baik adalah impian semua orang, tapi salah memilih gaya parenting bisa menjadikan hal sebaliknya


Cara Menyiapkan Anak Hadapi Tantangan di Masa Datang

51 hari lalu

Cara Menyiapkan Anak Hadapi Tantangan di Masa Datang

Perkembangan dunia sudah sangat pesat dan persaingan pun semakin ketat sehingga anak pun perlu dipersiapkan sejak sekarang untuk menghadapinya.


Gaya Parenting Kristen Bell Memanfaatkan Sistem Pendukung Termasuk dari Serial Kartun

29 Juli 2022

Gaya Parenting Kristen Bell Memanfaatkan Sistem Pendukung Termasuk dari Serial Kartun

Kristen Bell mengatakan dia menghargai pesan yang diambil anak-anaknya dari tema dan cerita Paw Patrol.


Pola Asuh yang Ideal Menurut Dokter Anak

22 Juli 2022

Pola Asuh yang Ideal Menurut Dokter Anak

Bukan yang permisif, bukan pula otoriter. Ini pola asuh yang ideal menurut dokter anak.


Zaskia Adya Mecca Ajarkan Anak Buat Keputusan Sendiri supaya Lebih Mandiri

22 Juli 2022

Zaskia Adya Mecca Ajarkan Anak Buat Keputusan Sendiri supaya Lebih Mandiri

Zaskia Adya Mecca tak ingin menentukan semua hal untuk anaknya hanya karena mereka masih kecil, belum mengerti, atau merasa orang tua yang lebih tahu.