Mau Liburan Bersama? Pelajari Dulu 5 Jurus Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi naik gunung/berkemah/liburan/traveling. Shutterstock.com

    Ilustrasi naik gunung/berkemah/liburan/traveling. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Mau liburan bersama teman akhir pekan ini? Anda mungkin mengenal teman Anda dengan baik tapi coba pikirkan lagi matang-matang. Karena, sejujurnya, liburan bersama itu seperti 'menikah' sementara dengan rekan perjalanan. Jadi, Anda perlu betul-betul tahu seperti apakah ia saat menghabiskan lebih dari 24 jam kebersamaan dengan Anda.

    Berikut ini beberapa pertanyaan yang bisa Anda pertanyakan kepada teman sebelum Anda dan ia memesan tiket pesawat dan hotel untuk beberapa hari ke depan. 

    1. Berapa anggaran yang kalian siapkan?
    Jika teman Anda memiliki anggaran jauh lebih besar daripada Anda dan berencana menghabiskan seluruh anggaran itu, Anda sebaiknya mulai berpikir ulang untuk liburan bersamanya. (Baca: Akhir Pekan Sendirian di Rumah, Lakukan 6 Cara Mengusir Sepi)

    Tanyakan juga anggaran dia secara mendetail, seperti berapa banyak yang ia alokasikan untuk transportasi, akomodasi, dan bahkan belanja saat liburan nanti.

    ADVERTISEMENT

    2. Mau makan di mana?
    Jika Anda adalah traveller yang senang mencicipi kuliner autentik suatu kota, Anda mungkin akan rela menghabiskan banyak waktu untuk mencari tempat makan yang populer dan seru untuk menuntaskan dahaga Anda akan kuliner. 

    Namun jika teman Anda adalah tipe yang tidak begitu peduli dengan apa yang ia makan saat liburan, ia mungkin akan kesal menunggu Anda memilih tempat yang baginya sekadar untuk makan.

    3. Apakah Anda dan dia adalah tipe yang suka bepergian terjadwal dan terencana atau sebaliknya?
    Tidak ada yang lebih membuat Anda frustasi dari bepergian dengan seseorang yang 'go with the flow' jika Anda adalah si tipe traveller 'sesuai jadwal dan sangat terencana'. Maka, segera komunikasikan gaya travelling Anda kepadanya. (Baca: Tangan Tangan Renta, Kisah Lurik dalam Rancangan Edward Hutabarat)

    4. Apa yang betul-betul ingin Anda dan ia lakukan?
    Bicarakan juga mengenai apa yang Anda dan ia betul-betul ingin lakukan dan tempat seperti apa yang betul-betul ingin Anda dan ia datangi? Apakah Anda punya prioritas untuk berbelanja? Ataukah ia ingin pergi ke museum seni, tapi Anda tidak begitu menikmatinya?

    5. Apakah ingin selalu bersama sepanjang waktu?
    Jika Anda adalah tipe yang butuh waktu atau tidak keberatan untuk pergi sendiri saat liburan atau travelling, komunikasikan kepadanya agar ia tidak merasa kaget dan memaklumi untuk bisa bepergian sendiri-sendiri di suatu waktu saat travelling nanti.

    BISNIS.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Warga Tak Punya NIK Bisa Divaksinasi, Simak Caranya

    Demi mencapai target tinggi untuk vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan memutuskan warga yang tak punya NIK tetap dapat divaksin. Ini caranya...