Minggu, 21 Oktober 2018

Survei: Kebanyakan Pemakai Lensa Kontak Jorok

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi lensa kontak. Shutterstock

    Ilustrasi lensa kontak. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Para pemakai lensa kontak mungkin sudah bosan mendengar anjuran untuk selalu menjaga kebersihan alat bantu lihat tersebut. Topik menjaga kebersihan lensa kontak sepertinya tak menarik lagi untuk dibahas. Baca: Ingin Cantik dengan Lensa Kontak, Ini Tipnya

    Akan tetapi, masih banyak saja orang yang kurang peduli pada kebersihan lensa kontak, bahkan di negara maju seperti Amerika Serikat. Menurut laman Very Well, sebanyak 41 juta orang Amerika menggunakan lensa kontak dan banyak di antaranya yang berisiko mengalami cedera mata karena perawatan kontak lensa yang tidak higienis.

    Hasil sebuah survei menunjukkan 99 persen pengguna lensa kontak tidak mengikuti aturan perawatan dengan baik. Survei diikuti oleh 1.000 orang berusia di atas 18 tahun, 83 persen di antaranya perampuan, dan 62 persen di antaranya berusia di atas 40 tahun. Baca juga: Begini Cara Merawat dan Memilih Lensa Kontak

    Hampir sepertiga pemakai lensa kontak mengaku pernah mengalami masalah mata, seperti mata merah dan sakit mata yang membutuhkan pertolongan dokter. Berikut adalah beberapa fakta yang menjadi pemicu masalah mata pada para pemakai lensa kontak itu.

    - 50 persen tidur malam memakai lensa kontak
    - 87 persen tidur siang memakai lensa kontak

    - 55 persen menggunakan cairan perendam yang sudah dipakai, bukan menggantinya dengan yang baru
    - 50 persen memakai lensa kontak lebih lama dari jangka waktu masa pemakaian

    - 82 persen jarang mengganti tempat penyimpan lensa kontak
    - 85 persen mandi air panas saat memakai lensa kontak

    - 61 persen berenang memakai lensa kontak tanpa kacamata renang
    - 35 persen membersihkan lensa kontak dengan air keran

    Hal-hal yang berbahaya buat pemakai lensa kontak adalah:
    1. Tidur dengan lensa kontak berisiko 15 persen lebih tinggi terkena infeksi mata, di antaranya karena kornea kekurangan oksigen.

    2. Menggunakan lagi cairan pembersih yang sudah dipakai tak bisa membersihkan lensa kontak dengan benar. Setelah beberapa jam didiamkan, cairan akan kehilangan daya disinfektannya.

    3. Lensa kontak punya aturan masa pakai, misalnya satu bulan, dua bulan, atau tiga bulan. Bila sudah lewat masanya, maka lensa kontak itu harus diganti. Akan tetapi, banyak orang yang tetap memakai lensa kontak meski masa pakainya sudah lewat. Mengganti lensa kontak setelah masa pakainya berlalu adalah aturan yang tak boleh dilanggar. Tempat penyimpan juga disarankan untuk diganti setiap tiga bulan.

    4. Berenang, mandi, dan membersihkan lensa kontak dengan air keran sama bahayanya, yakni kontaminasi akantamuba, yakni amuba yang terdapat di air dan tak terlalu bahaya bagi kesehatan. Akan tetapi, infeksi akantamuba bisa menyebabkan mata merah, perih, dan sensitif terhadap cahay, serta untuk mengatasinya bisa berlangsung 6-12 bulan. Artikel terkait: 6 Penggunaan Lensa Kontak yang Membahayakan Mata

    PIPIT


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.