Mengatasi Kanker Tiroid, Belajar dari Rachel Amanda

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rachel Amanda. TABLOIDBINTANG.COM

    Rachel Amanda. TABLOIDBINTANG.COM

    TEMPO.CO, Jakarta -  Mantan artis cilik Rachel Amanda sempat menderita kanker tiroid, yang membuat dirinya sementara vakum dari dunia keartisan. Ditemui di kawasan Gunawarman, Jakarta Selatan, Senin, 21 Agustus  malam, Amanda sedikit bercerita soal penyakitnya.

    "Gejalanya macam-macam. Waktu itu aku kena hypertyroid, berat badan aku turun banget, deg-degan banget. Kalau gejala tiroid sih begitu. Kalau habis dioperasi minum obat aja kembli normal," tutur Rachel Amanda. (baca: Pekerja Wanita Harus Deteksi Dini Kanker, Ini Kata Ganjar Pranowo)

    Rachel Amanda sempat menjalani operasi pada 2014 lalu untuk mengangkat tumor jinak dalam tubuhnya. "Prosesnya selama 2-3 jam. Karena tiroid itu kelenjar yang sangat penting dalam kehidupan, jadi diganti sama obat aja," lanjutnya.

    Rachel Amanda saat ini menjalani pola hidup sehat. Dara 22 tahun itu sangat memerhatikan asupan makanan.

    ADVERTISEMENT

    "Sampai sekarang masih minum obat. Soal makanan lebih aku yang sadar diri aja sih. Dokter sempat kasih saran untuk aku ngurangin seafood," sebut Rachel Amanda. "Aku kemarin sempat keracunan Yodium, makanya disuruh kurangi seafood. Ya bagus juga, kan bisa ngurangin kolesterol," terangnya lebih lanjut. (baca: Kanker Ovarium Lebin Rentan Dialami Perempuan Lajang?)

    Sejauh ini Rachel Amanda tidak tahu pasti penyebab kanker tiroid yang dideritanya. Ia menduga ada pengaruh dari faktor genetik dan juga lingkungan yang kurang sehat.

    "Aku juga kena tiroid ini karena paparan bebas, asap rokok, dan makan seadanya di lokasi syuting. Tante aku juga Tiroid. Sekarang lebih berolahraga aja," tutup Rachel Amanda.

    TABLOIDBINTANG


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.