SEA Games: Lindswell Kwok Merasakan Kegagalan Terparah, Apa Itu?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lindswell Kwok memperagakan jurus dengan pedang pada kategori Taulo nomor Taijijian Putri Asian Games 2014 di Incheon, Korsel, 22 September 2014. ANTARA /SAPTONO

    Lindswell Kwok memperagakan jurus dengan pedang pada kategori Taulo nomor Taijijian Putri Asian Games 2014 di Incheon, Korsel, 22 September 2014. ANTARA /SAPTONO

    TEMPO.CO, Jakarta - Lindswell Kwok, altet wushu perempuan asal Indonesia mengaku momentum Asian Games 2010 menjadi kegagalan terparahnya. Apalagi ia kalah pada nomor cabang wushu yang menjadi spesialisasinya, yaitu taijiquan (peragaan jurus bela diri dengan tangan kosong) dan taijijian (peragaan jurus bela diri dengan memakai pedang). Baca: Lindswell Kwok Belajar dari Jet Li dan Jackie Chan

    “Kalau mau berhenti sih pernah, saat saya kalah dan tidak mendapatkan medali dalam Asian Games 2010. Malu banget rasanya, karena sudah membuat semua orang kecewa. Saya sampai tidak mau pulang ke Indonesia," kata Lindswell Kwok saat diwawancarai Gadi Makitan tahun 2014 di Incheon, Korea Selatan.

    Namun demikian, Lindswell Kwok tetap kembali ke Tanah Air karena dia merasa harus bertanggung jawab. Dia ingin membuktikan kalau wushu masih bisa berprestasi di dunia internasional. "Itulah tujuan saya sejak awal. Saya ingin menunjukkan bahwa wushu bisa berkembang, seperti cabang-cabang olahraga lainnya,” katanya. Artikel lainnya: Lindswell Kwok Berjuang Pulih dari Cedera untuk SEA Games

    Lindswell Kwok menuturkan kronologi kejadian saat Asian Games 2010 lalu. Ia mengatakan bahwa pada pagi hari dalam sesi pertama taijijian, ia sudah berada pada peringkat pertama. Namun, pada sesi kedua taijiquan di sore hari, ia mengaku melakukan kesalahan gerakan.

    ADVERTISEMENT

    “Seharusnya saya bertumpu satu kaki, tapi saya bertumpu dua kaki. Nilai saya berkurang sangat banyak. Peringkat ketiga pun saya tidak dapat. Emas sudah di depan mata dan tinggal diambil, tapi jatuh. Apalagi acara itu empat tahun sekali. Waktu itu, saya merasa belum tentu tahun depan saya masih bisa bermain,” kata Lindswell.

    Ia menyesali kegagalannya tersebut apalagi itu saat itu peluang untuk mendapatkan medali emas sangatlah besar. Lindswell juga akan memberikan medali emas pertama cabang wushu untuk Indonesia di Asian Games 2010 dan akan mengubah situasi wushu Indonesia. Namun, Lindswell Kwok mengatakan kegagalan itu sebagai pelajaran untuknya dan membuat dirinya bersemangat bahwa ada sesuatu yang harus diselesaikannya.

    Kegagalan Lindswell Kwok meraih medali emas di Asian Games 2010 sudah terbayarkan melalui sumbang emas yang dia peroleh dari ajang SEA Games 2017. Ia memperoleh medali emas dari cabang wushu nomor taijijian pada Senin, 21 Agustus 2017. Ini menjadi medali emas kedua Indonesia dari cabang wushu. Baca juga: SEA Games: Lindswell Kwok, Wushu, dan Benci yang Berubah Jadi Cinta

    KORAN TEMPO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Ganda Putri Indonesia Masuk Semifinal Olimpiade Pertama dalam Sejarah

    Pasangan ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, lolos ke semifinal badminton di Olimpiade 2020. Prestasi itu jadi tonggak olahraga Indonesia.