Ada 9 Jenis Minyak untuk Memasak, Mana yang Baik untuk Kesehatan

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Ilustrasi minyak masak. Americanhouse.com

TEMPO.CO, Jakarta - Sekarang banyak pilihan minyak untuk memasak. Ketika pergi ke pasar swalayan dan melihat rak minyak, kita bingung mana yang paling baik dan sehat.

Professor jurusan nutrisi klinis di Universitas Texas Barat Daya di Amerika Serikat, Jo Ann Carson, berpendapat selama lebih dari 10 tahun terakhir, pemikiran soal minyak untuk memasak sudah berubah. Dengan semakin banyaknya pilihan, konsumen jadi ragu mana yang lemak tak sehatnya paling sedikit dan mana yang bisa membantu meningkatkan kesehatan.

Agar tak bingung saat memilih minyak untuk memasak, mari kita kenali beberapa jenis minyak untuk memasak berikut ini, seperti dikutip dari Live Science:

1. Minyak avokad
Kaya akan lemak tak jenuh tunggal yang mencapai 70 persen alias yang tertinggi dibanding minyak masak lain. Minyak avokad baik digunakan untuk memasak tapi harganya cukup mahal dan sulit didapat.

2. Minyak kanola
Kanola juga mengandung lemak tak jenuh tunggal yang tinggi, yakni sekitar 62 persen, dan lemak tak jenuh ganda 32 persen. Minyak kanola hanya mengandung 7 persen lemak jenuh serta diperkaya lemak omega-3. Dalam sebuah penelitian pada 2013 disebutkan bahwa penggunaan minyak kanola bisa menurunkan kolesterol total dan kolesterol jahat (LDL) sehingga menurunkan risiko penyakit jantung. Minyak kanola bisa digunakan untuk memasak apa saja dan praktis. Harganya pun tak terlalu mahal.

3. Minyak kelapa
Minyak kelapa diklaim sebagai alternatif yang lebih baik dari mentega. Warnanya putih dan membeku dalam suhu dingin sehingga lebih mirip mentega dibanding minyak. Banyak konsumen yang tergoda menggunakannya karena pernyataan sehatnya minyak kelapa. Namun melalui berbagai penelitian ditemukan fakta bahwa kandungan lemak jenuh minyak kelapa sangat tinggi, yakni 92 persen, sehingga bisa menaikkan kadar kolesterol dan risiko penyakit jantung.

4. Minyak biji anggur
Minyak ini dibuat dari biji buah anggur yang tidak dipakai dalam pembuatan minuman anggur. Minyak ini juga bisa digunakan untuk apa saja, mulai memanggang, menumis, sampai ditambahkan pada salad. Minyak anggur mengandung 71 persen lemak tak jenuh ganda, 17 persen lemak tak jenuh tunggal, dan 12 persen lemak jenuh. Namun dari sebuah laporan di jurnal Nutrition and Metabolic Insights pada 2016 disebutkan tidak diketahui pasti apa manfaat kesehatan minyak biji anggur ini.

5. Minyak zaitun
Banyak orang yang meniru pola hidup sehat masyarakat di kawasan Mediterania dengan menggunakan minyak zaitun untuk memasak. Jenis yang banyak digunakan adalah extra virgin dan minyak zaitun murni. Minyak extra virgin didapat dari perasan pertama buah zaitun sehingga rasa dan aromanya lebih kuat, serta proses yang lebih sedikit, tapi lebih mahal dibanding jenis minyak zaitun lain. Versi rafinasinya disebut minyak zaitun murni dan warnanya lebih terang, serta aromanya lebih ringan. Minyak zaitun mengandung lemak tak jenuh tunggal yang sangat tinggi, yakni 77 persen serta mengandung zat antioksidan yang disebut polifenol.

6. Minyak kacang tanah
Minyak kacang tanah juga mengandung lemak tak jenuh tunggal yang tinggi, 49 persen, dan 33 persen lemak tak jenuh ganda, serta lemak jenuh 18 persen. Minyak ini juga bisa digunakan pada suhu sangat tinggi.

7. Minyak wijen
Minyak wijen biasa digunakan di Asia, terutama India dan Timur Tengah. Kandungan lemak tak jenuh gandanya 46 persen dan lemak tak jenuh tunggal 40 persen sehingga dianggap sebagai kombinasi yang baik. Kandungan lemak jenuhnya hanya 14 persen.

8. Minyak biji bunga matahari
Warnanya terang dan tanpa aroma menyengat. Kandungan lemak tak jenuh gandanya 69 persen dan lemak tak jenuh tunggal 20 persen, sedangkan lemak jenuhnya hanya 11 persen, dan membuat minyak ini diklaim pilihan sehat buat jantung. Minyak biji Bungan matahari juga bisa digunakan pada temperatur sangat tinggi.

9. Minyak sayur
Dulu, minyak sayur adalah minyak kedelai. Tapi kini campuran dari berbagai jenis minyak. Kandungan lemak tak jenuh ganda minyak kedelai adalah 61 persen, lemak tak jenuh tunggal 24 persen, dan lemak jenuh 15 persen. Minyak kedelai juga mengandung lemak omega-3 sahabat jantung, sama seperti yang ditemukan pada ikan sardin dan salmon. Minyak kedelai tak memiliki rasa dan aroma tertentu.

PIPIT

Berita lainnya:
Kanker Ovarium Lebin Rentan Dialami Perempuan Lajang?
Usia Paling Rentan Nyeri Punggung dan Apa Saja Penyebabnya
Menjadi Vegan Tak Hanya Sayang Hewan, Simak 8 Manfaat Lainnya






Aprindo Sebut BPDPKS Punya Utang Rp 300 Miliar ke Retail untuk Minyak Goreng Murah

6 hari lalu

Aprindo Sebut BPDPKS Punya Utang Rp 300 Miliar ke Retail untuk Minyak Goreng Murah

Utang itu berasal dari selisih harga keekonomian minyak goreng dengan harga jual. Pemerintah meminta peretail menjual minyak goreng murah.


Ombudsman Minta Kemendag Hapus DMO, Zulkifli Hasan: Enggak Bisa

7 hari lalu

Ombudsman Minta Kemendag Hapus DMO, Zulkifli Hasan: Enggak Bisa

Zulkifli Hasan menegaskan kementeriannya tak akan mengikuti rekomendasi Ombudsman RI untuk menghapus kebijakan pemenuhan kebutuhan domestik atau DMO.


100 Hari Menjabat Mendag, Zulhas Klaim Berhasil Turunkan Harga Minyak Goreng Jadi Rp 13.800

7 hari lalu

100 Hari Menjabat Mendag, Zulhas Klaim Berhasil Turunkan Harga Minyak Goreng Jadi Rp 13.800

Zulkifli Hasan menyebutkan harga rata-rata minyak goreng secara nasional kini Rp 13.800 per liter.


Zulkifli Hasan Beberkan 4 Pencapaian Selama 100 Hari Menjabat Menteri Perdagangan

7 hari lalu

Zulkifli Hasan Beberkan 4 Pencapaian Selama 100 Hari Menjabat Menteri Perdagangan

Zulkifli Hasan mengklaim ada empat pencapaian utama Kementerian Perdagangan selama 100 hari dirinya menjabat Menteri Perdagangan.


674.400 Liter Minyakita Seharga Rp 14 Ribu Dikirim ke Maluku Utara

8 hari lalu

674.400 Liter Minyakita Seharga Rp 14 Ribu Dikirim ke Maluku Utara

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengurusi pangan, ID Food, mengirimkan 674.400 liter Minyakita seharga Rp 14 ribu ke Maluku Utara.


Menu Udang Makan Siang Hari Ini, Ini Resep Udang Goreng Krispi dan Sop Udang

11 hari lalu

Menu Udang Makan Siang Hari Ini, Ini Resep Udang Goreng Krispi dan Sop Udang

Udang dapat diolah menjadi berbagai masakan yang lezat, seperti udang goreng krispi dan sop udang. Ini resepnya buat makan siang hari ini.


10 Tugas Luhut Binsar Pandjaitan dari Jokowi, Terakhir Urus Program Kendaraan Listrik

12 hari lalu

10 Tugas Luhut Binsar Pandjaitan dari Jokowi, Terakhir Urus Program Kendaraan Listrik

Hingga hari ini, sudah 10 tugas selain Menkomarinves yang diberikan Jokowi kepada Luhut Binsar Pandjaitan. Terakhir, mengurus kendaraan listrik.


Kemendag Tak Setuju DMO Dihapus, Khawatir Minyak Goreng Lari ke Luar Negeri

14 hari lalu

Kemendag Tak Setuju DMO Dihapus, Khawatir Minyak Goreng Lari ke Luar Negeri

Usulan penghapusan DMO sawit sebelumnya muncul dari Ombudsman RI.


Lesu Darah Bisnis Pinjol

18 hari lalu

Lesu Darah Bisnis Pinjol

Industri layanan pinjam-meminjam berbasis teknologi atau lebih sering dikenal dengan pinjol diterpa prahara.


Pengacara Sebut Lin Che Wei Tak Dapat Keuntungan dari Kasus Minyak Goreng

26 hari lalu

Pengacara Sebut Lin Che Wei Tak Dapat Keuntungan dari Kasus Minyak Goreng

Weibinanto Halimdjati atau Lin Che Wei mengajukan eksepsi atau keberatan terhadap dakwaan jaksa dalam perkara korupsi ekspor minyak goreng