Melbourne Jadi Kota Paling Layak Huni, Apa Syaratnya?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi keluarga jalan-jalan. shutterstock.com

    Ilustrasi keluarga jalan-jalan. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Melbourne dan Wina adalah kota yang paling layak huni di dunia, namun Anda mungkin harus menghindari Lagos dan Damaskus, berdasarkan hasil dari sebuah survei tahunan.

    Laporan Kelayakan Huni Global 2017 dari The Economist Intelligence Unit mencatat bahwa penurunan kemudahan hidup yang terjadi selama satu dekade kini telah stabil, walaupun sejumlah kota telah menderita akibat "penyebaran ancaman terorisme". (baca: 17 Agustus, Melly Goeslaw Hibur Keluarga Besarnya di Buli)

    Kelima kota yang paling maju selama lima tahun terakhir adalah Teheran, Dubai, Abidjan, Harare dan Colombo - meskipun semuanya menempati bagian setengah ke bawah dari 140 kota dalam daftar.

    Kemunduran terbesar terjadi di Kiev, Damaskus, Tripoli, Detroit dan Moskow.

    ADVERTISEMENT

    Peringkat dihitung dengan menggunakan sejumlah faktor termasuk kriminal, pelayanan kesehatan, iklim, korupsi dan penyensoran.

    Inilah 10 kota paling layak huni versi EIU: Melbourne, Wina, Vancouver, Toronto, Calgary, Adelaide, Perth, Auckland. Helsinki dan Hamburg. (baca: Pilihan Andien untuk Kawa, dari Gentle Birth Sampai BLW)

    Dan 10 kota yang paling tidak layak huni dalam urutan terbalik adalah: Kiev, Douala, Harare, Karachi, Aljir, Port Moresby, Dhaka, Tripoli, Lagos dan Damaskus, demikian Reuters.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Pernikahan dan Hajatan saat PPKM Level 4 dan 3, Ada Sanksi jika Melanggar

    Pemerintah mengatur resepsi pernikahan saat PPKM Level 4 dan lebih rendah. Aturan itu diikuti sanksi bagi pelaku usaha, perorangan, dan kepala daerah.