Setelah Gigi Hadid, Kini Bella Hadid Jadi Cover Vogue Arabia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bella Hadid menjadi model cover majalah Vogue Arabia. Instagram

    Bella Hadid menjadi model cover majalah Vogue Arabia. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Model Bella Hadid menghiasi sampul majalah Vogue Arabia untuk edisi September 2017. Lima bulan sebelumnya, kakak perempuan Bella Hadid, Gigi Hadid juga menjadi model sampul Vogue Arabia edisi pertama. Sampul majalah tersebut melibatkan pemimpin rumah mode Chanel, Karl Lagerfeld. Ada dua foto Bella yang digunakan, satu dalam versi bahasa Inggris dan satu lagi dalam bahasa Arab. Baca: Bella Hadid Seperti Victoria Beckham, Pelit Senyum Saat Difoto

    Publik mengecam saat Gigi Hadid menjadi sampul Vogue Arabia pada bulan Maret lalu hanya karena ayahnya Mohamed Hadid berasal dari Palestina. Sekarang, kecaman itu kembali muncul untuk Bella Hadid. Beberapa orang merasa tersinggung dengan model hijab yang dikenakannya karena dianggap sebagai sebagai perampasan budaya. Baca juga: Bella Hadid Berbakti kepada Orang Tua, Caranya...

    “Saya rasa apa yang orang lain pikirkan benar, Vogue harus melibatkan model asli Arab. Sebab selama ini jarang melibatkan model Arab. Menyedihkan dan terdengar rasis memang, meski saya juga senang karena Bella Hadid adalah salah satu model yang bekerja keras dan memiliki darah Arab. Tapi sekali lagi, Vogue harus melibatkan lebih banyak model Arab,” tulis akun Maryam Alfalahy. Baca: Bella Hadid dan Seleb yang Mengalami Insiden di Karpet Merah

    Pada sampul majalah tersebut, gaun Bella Hadid sangat sederhana dan tertutup. Dia memakai hijab dengan manik-manik dan perhiasan Cartier. Legenda fashion Karl Lagerfield juga memiliki halaman tersediri dalam edisi ini tentang proses kreatif dan etos kerja dalam sebuah karyanya. Artikel lainnya termasuk sebuah cerita di pendiri Yves Saint Laurent, Pierre Berge, sebuah profil dari aktris Mesir Amira Khalil dan fitur tentang gaya jalanan yang berpakaian sederhana.

    Majalah Vogue Arabia ini tersedia di Lebanon, Yordania, dan Mesir, London, Paris, Milan dan New York. Shashi Menon, chief executive officer Nervora sekaligus penerbit Vogue Arabia, menjelaskan bagaimana rencana publikasi tersebut akan tumbuh pada tahun depan. "Sekitar 6 sampai 12 bulan ke depan akan terlihat ekspansi besar dalam kehadiran Vogue di Timur Tengah," ujarnya. Artikel lainnya: Kunci Ramping Bella Hadid yang Hobinya Makan Junk Food

    NIA PRATIWI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Puncak Gunung Everest Mencair, Mayat Para Pendaki Tersingkap

    Akibat menipisnya salju dan es di Gunung Everest, jenazah para pendaki yang selama ini tertimbun mulai tersingkap. Ini rincian singkatnya.