Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Penyakit Jantung, Hindari Cokelat, Cek 3 Sebabnya

Editor

Susandijani

image-gnews
sxc.hu
sxc.hu
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta -Penderita gangguan jantung misalnya kelainan irama jantung harus selektif memilih makanan agar tak kesehatan jantungnya terjaga.  

Spesialis jantung sub spesialis aritmia dari RS Jantung dan Pembuluh Darah, Harapan Kita, Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, Sp.JP(K) menyarankan penderita sebaiknya menghindari kopi, teh dan cokelat karena bisa memicu jantung berdebar cepat. (baca: Debar Jatuh CInta atau Gangguan Jantung? Begini Bedanya)

"Ada pendapat bahwa kopi, cokelat dan teh misalnya tidak berhubungan dengan jantung berdebar-debar. Saya menemui fakta di lapangan sebaliknya. Saya sarankan pasien menghindari kopi, cokelat, teh," ujar dia di Jakarta, Jumat.

Selain itu, sebaiknya memang mengkonsumsi makanan sehat, mengontrol asupan garam agar tak memicu terjadinya hipertensi serta menghindari makanan dan minuman yang menstimulasi jantung. 

"Hindari pola makan tidak baik misalnya makan banyak garam sehingga hipertensi, hindari konsumsi makanan dan minuman yang bisa menstimulasi jantung, karena bisa menimbulkan abnormalitas debaran jantung," tutur Yoga. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Secara umum, ada sejumlah penyebab terjadinya gangguan irama jantung. Pertama, pengeluaran impuls berlebihan, misalnya emosi, stres, peningkatan adrenalin secara cepat. 

Kedua, adanya konslet sistem listrik jantung. Gangguan ini terjadi pada pembentukan atau penjalaran impuls listrik sehingga menimbulkan gangguan irama jantung atau aritmia. (baca: Gangguan Jantung, Selain Bersepeda Apalagi yang Tak Dianjurkan?)

Ketiga, aktivitas yang memicu terjadinya gangguan jantung (aritmia). Namun ini merupakan kondisi yang jarang terjadi. 

Selain hal tersebut, aritmia juga bisa berhubungan dengan genetik, kelainan bawaan. Oleh karenanya, ahli kesehatan menyarankan orang-orang melakukan deteksi dini, agar peluang sembuhnya lebih besar.


ANTARA

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Inilah Dampak Positif dan Negatif Olahraga Malam bagi Kesehatan Jantung

3 hari lalu

Ilustrasi perempuan olahraga di gym. Foto: Freepik.com/Jcomp
Inilah Dampak Positif dan Negatif Olahraga Malam bagi Kesehatan Jantung

Olahraga malam memiliki dampak positif dan negatif bagi jantung.


Olahraga Pagi vs Malam, Mana yang Lebih Sehat bagi Penderita Penyakit Jantung?

3 hari lalu

Ilustrasi wanita lelah usai berolahraga. Freepik.com/Drazen Zigic
Olahraga Pagi vs Malam, Mana yang Lebih Sehat bagi Penderita Penyakit Jantung?

Jika Anda ingin meningkatkan kesehatan jantung, waktu terbaik untuk olahraga adalah antara pukul 8 pagi hingga 11 pagi.


Pria Menikah Juga Bisa Kesepian, Berikut Tandanya

4 hari lalu

Ilustrasi pasangan bermasalah. Shutterstock.com
Pria Menikah Juga Bisa Kesepian, Berikut Tandanya

Pernikahan tak bisa begitu saja melepaskan orang dari kesepian. Berikut beberapa tanda laki-laki yang kesepian meski sudah menikah.


2 Masalah di Tangan yang Mengindikasikan Masalah Jantung

6 hari lalu

Ilustrasi wanita memegang pergelangan tangan. Freepik.com
2 Masalah di Tangan yang Mengindikasikan Masalah Jantung

Di antara beberapa gejala masalah jantung yang perlu diperhatikan adalah pembengkakan jari dan tangan. Berikut penjelasannya.


7 Manfaat Tak Terduga Berlibur Bersama Anak saat Libur Sekolah

10 hari lalu

Atraksi badut di Stasiun Tugu Yogyakarta saat masa libur sekolah. Dok. Istimewa
7 Manfaat Tak Terduga Berlibur Bersama Anak saat Libur Sekolah

Berlibur bersama anak saat libur sekolah punya sejumlah manfaat kesehatan.


Hal yang Perlu Ditanyakan Perempuan Usia 40 kepada Dokter

11 hari lalu

Ilustrasi suami istri konsultasi ke dokter. huffpost.com
Hal yang Perlu Ditanyakan Perempuan Usia 40 kepada Dokter

Dokter menyebut macam pertanyaan yang perlu diajukan perempuan usia 40 tahun ke atas agar kesehatan terkontrol baik.


Saran Dokter Penerbangan buat Penderita Penyakit Jantung yang Akan Bepergian

18 hari lalu

Ilustrasi penumpang pesawat (pixabay.com)
Saran Dokter Penerbangan buat Penderita Penyakit Jantung yang Akan Bepergian

Pasien penyakit jantung koroner aman bepergian menumpang pesawat terbang namun perlu tindakan asesmen secara medis.


Pencegahan Penyakit Jantung Koroner Perlu Dimulai di Usia 35-40 tahun

18 hari lalu

Ilustrasi Serangan Jantung. thestar.com.my
Pencegahan Penyakit Jantung Koroner Perlu Dimulai di Usia 35-40 tahun

Pencegahan penyakit jantung koroner pada usia lanjut sebaiknya dilakukan mulai usia 35-40 tahun. Simak penjelasan spesialis jantung berikut.


Dokter Jantung Sebut Pentingnya Jaga Tekanan Darah yang Normal untuk Hindari Masalah Koroner

18 hari lalu

Ilustrasi cek tekanan darah. shutterstock.com
Dokter Jantung Sebut Pentingnya Jaga Tekanan Darah yang Normal untuk Hindari Masalah Koroner

Hipertensi adalah salah satu faktor risiko penyakit jantung koroner sehingga pemilik riwayat kondisi tersebut harus menurunkan tekanan darahnya.


Penyakit Jantung Koroner Hantui Usia Produktif, Gaya Hidup Sehat Pencegahan Utamanya

23 hari lalu

Ilustrasi Serangan Jantung. thestar.com.my
Penyakit Jantung Koroner Hantui Usia Produktif, Gaya Hidup Sehat Pencegahan Utamanya

Dokter menekankan pentingnya gaya hidup sehat bagi masyarakat untuk mencegah terjadinya penyakit jantung koroner.