7 Tanda Ibu Hamil Mengalami Keguguran  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ibu hamil tidur atau bermimpi. shutterstock.com

    Ilustrasi ibu hamil tidur atau bermimpi. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Bagi ibu hamil, keguguran adalah mimpi buruk dan bahkan bisa membuat trauma. Padahal keguguran adalah kasus yang cukup umum dalam kehamilan, dengan 1 di antara 3-5 kehamilan berujung keguguran. (Baca: Ashanty Keguguran, Bahaya jika Rahimnya Belum Bersih)

    Hal yang menyedihkan, tak sedikit wanita yang tak sadar bahwa mereka mengalami keguguran meski sudah merasakan gejala seperti kram di perut atau punggung bawah atau pendarahan pada vagina. Tapi tak semua kasus keguguran mengakibatkan gejala seperti itu dan indikasinya pun bervariasi tergantung usia kandungan.

    Untuk meningkatkan kewaspadaan, simaklah gejala-gejala keguguran yang diberikan Very Well berikut ini dan segera konsultasikan dengan dokter bila mengalaminya.

    1. Kadar hCG menurun
    Coba cek kadar Human Chorionic Gonadotropin (hCG) atau hormon peptida yang diproduksi pada masa kehamilan. Bila kadarnya menurun drastis, bisa jadi kita mengalami keguguran.

    ADVERTISEMENT

    2. Tes USG
    Dalam banyak kasus, kita sudah merasakan gejala keguguran sebelum diperiksa lewat USG. Tapi bila kita merasa tak ada janin atau jaringan yang keluar, sebaiknya periksa dengan USG untuk memastikan apa yang terjadi sebenarnya.

    3. Pendarahan di vagina
    Pendarahan di vagina pada masa-masa awal kehamilan adalah gejala keguguran yang paling umum. Namun pendarahan di vagina juga tak selalu berarti keguguran karena banyak juga perempuan yang mengalaminya di awal-awal kehamilan.

    Bila mengalami pendarahan selama kehamilan, segera periksakan ke dokter. Dokter memang tak bisa mencegah keguguran tapi bisa memeriksa bila benar terjadi keguguran dan mengambil tindakan agar tak membahayakan kesehatan.

    4. Nyeri kram
    Nyeri kram tak selalu berarti terjadi keguguran dan untuk mengetahui penyebabnya dengan lebih pasti sebaiknya konsultasikan dengan dokter. Nyeri kram juga bisa terjadi pada kehamilan normal.

    5. Keluar jaringan dari vagina
    Hal yang paling sering terjadi, pendarahan parah dan keluarnya jaringan dari vagina adalah tanda telah terjadinya keguguran. Untuk memastikan, segera periksakan ke dokter apakah benar telah terjadi keguguran.

    6. Mual dan muntah
    Mual dan muntah saat hamil biasa disebut morning sickness. Bila diikuti gejala lain, seperti nyeri dan kram, bisa jadi mual dan muntah itu tanda terjadinya keguguran.

    7. Nyeri punggung
    Nyeri punggung adalah masalah biasa dalam kehamilan dan semakin parah seiring dengan bertambahnya usia kandungan. Jika nyeri punggung itu juga disertai dengan kram dan pendarahan, bisa jadi itu gejala terjadinya kehamilan ektopik atau keguguran.

    (Artikel lainnya: Ashanty Melompat Saat Hamil Muda, Apa Risikonya?)

    PIPIT


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.