Orang Tua Wajib Tahu Cara Deteksi ABG Sedang Galau

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Ilustrasi remaja sedih atau galau. Pxhere.com

TEMPO.CO, Jakarta - Emosi remaja masih belum stabil. Mereka masih membangun identitas diri, maunya segala hal dilakukan sendiri, mencoba berbagai peran yang berbeda, mengambil lebih banyak risiko sosial, dan mulai mencoba-coba narkoba, rokok, dan minum alkohol. Karena itulah cukup sulit untuk membedakan antara remaja yang masih serba coba-coba dengan yang depresi.

“Sulit bagi orang tua untuk mengidentifikasi remaja yang sedang depresi karena pada usia ini emosi anak-anak lebih gampang naik turun dan mereka cenderung mengasingkan diri,” kata Dr. Gene Beresin, direktur eksekutif sebuah pusat kesehatan mental remaja di Boston, Amerika Serika, kepada Live Science.

Depresi sering dialami remaja, terutama yang berumur 15-19 tahun. Pada awal masa remaja, perbandingan antara laki-laki dan perempuan yang mengalami depresi hampir sama. Tapi setelah masa pubertas, potensi remaja putri mengalami depresi dua kali lipat dari lawan jenisnya.

Kasih sayang dan perhatian orang tua sangat dibutuhkan para remaja bermasalah tersebut. Berikut kiat-kiat untuk mengetahui apakah anak remaja kita sedang depresi.

1. Amati perubahan pada anak
Coba amati apakah ada perubahan sikap pada anak, misalnya mereka lebih menutup diri, murung, lebih pendiam, dan tabiat yang mendadak berubah.

2. Cari informasi dari luar
Cari informasi dari orang lain mengenai anak remaja kita, misalnya guru, teman-teman, pelatih olahraga, atau orang tua teman. Menurut Beresin, anak-anak mungkin sungkan mengungkapkan masalah mereka pada orang tua jadi orang tualah yang harus mencari tahu dari orang lain.

3. Bicara dengan anak
Rutinlah berdiskusi dengan anak-anak mengenai apa yang mereka lakukan dan bagaimana perasaan mereka. Lakukan hal itu misalnya saat sedang berdua di mobil atau makan malam. Biarkan anak-anak bicara dan dengarkanlah.

4. Sampaikan perhatian
Bukalah jalan agar anak mau menceritakan masalahnya, misalnya dengan berkata, “Ibu perhatikan kamu kurang tidur” atau “Ibu lihat kamu di kamar terus, tak pernah pergi dengan teman-teman”. Ucapan itu bisa menjadi jalan buat anak untuk mengutarakan isi hatinya.

5. Minta bantuan ahli
Jika anak-anak sudah mengaku tengah depersi, bersimpatilah pada perasaan sedih dan kacau mereka. Bila anak-anak tak mau bersikap terbuka, artinya mereka enggan mengungkapkan masalahnya. Cobalah minta bantuan ahli, misalnya psikolog atau psikiater.

6. Jangan ragu menanyakan niat bunuh diri
Mungkin anak pernah mengungkapkan niatnya untuk bunuh diri tapi kita tak menanggapinya dengan serius. Padahal seharusnya orang tua cepat tanggap bila mendengar anak mengoceh ingin mengakhiri hidupnya dan tanyakan alasannya.

PIPIT

Artikel parenting lainnya:
Kisah Marcell Siahaan Kepo ketika Anak Ujian Musik
Anak Tora Sudiro Bertanya Ayahnya, Apa Jawaban Mieke Amalia
Bercerai, Chris Patt dan Anna Faris Tetap Saling Cinta Demi Anak






7 Aturan Gaya Pola Asuh yang Harus Diikuti Keluarga Kerajaan Inggris

1 hari lalu

7 Aturan Gaya Pola Asuh yang Harus Diikuti Keluarga Kerajaan Inggris

Pembaptisan anak hingga larangan untuk berbicara keras di depan umum, inilah 7 pola asuh anak yang harus ditaati oleh keluarga Kerajaan Inggris.


4 Jenis Pola Asuh Anak dan Dampaknya

1 hari lalu

4 Jenis Pola Asuh Anak dan Dampaknya

Dalam psikologis, dikenal 4 gaya pola asuh anak, yaitu pola asuh otoritatif, otoriter, permisif, dan pengabaian. Berikut adalah penjelasannya.


4 Mitos Pengasuhan Anak alias Parenting yang Harus Anda Tinggalkan

1 hari lalu

4 Mitos Pengasuhan Anak alias Parenting yang Harus Anda Tinggalkan

Seiring perkembangan zaman dan pengetahuan, berikut adalah empat mitos terkait pola asuh anak atau parenting yang sebaiknya Anda tinggalkan.


Jangan Lakukan 5 Kesalahan Ini saat Anak Tantrum

3 hari lalu

Jangan Lakukan 5 Kesalahan Ini saat Anak Tantrum

Tantrum merupakan cara anak-anak kecil mengekspresikan kekesalan atau frustrasi mereka. Ini tahapan khas dalam pertumbuhan anak.


4 Tips Menjadi Ibu Tangguh ala Ayudia C dari Manajemen Waktu hingga Memanfaatkan Teknologi

38 hari lalu

4 Tips Menjadi Ibu Tangguh ala Ayudia C dari Manajemen Waktu hingga Memanfaatkan Teknologi

Ayudia C selalu up to date terhadap perkembangan zaman, untuk memenuhi kebutuhan keluarga kecilnya


Peran Gaya Parenting: Bisa Bikin Orang Tua Baik atau Buruk di Mata Anak

40 hari lalu

Peran Gaya Parenting: Bisa Bikin Orang Tua Baik atau Buruk di Mata Anak

Menjadi orang tua yang baik adalah impian semua orang, tapi salah memilih gaya parenting bisa menjadikan hal sebaliknya


Cara Menyiapkan Anak Hadapi Tantangan di Masa Datang

49 hari lalu

Cara Menyiapkan Anak Hadapi Tantangan di Masa Datang

Perkembangan dunia sudah sangat pesat dan persaingan pun semakin ketat sehingga anak pun perlu dipersiapkan sejak sekarang untuk menghadapinya.


Gaya Parenting Kristen Bell Memanfaatkan Sistem Pendukung Termasuk dari Serial Kartun

29 Juli 2022

Gaya Parenting Kristen Bell Memanfaatkan Sistem Pendukung Termasuk dari Serial Kartun

Kristen Bell mengatakan dia menghargai pesan yang diambil anak-anaknya dari tema dan cerita Paw Patrol.


Pola Asuh yang Ideal Menurut Dokter Anak

22 Juli 2022

Pola Asuh yang Ideal Menurut Dokter Anak

Bukan yang permisif, bukan pula otoriter. Ini pola asuh yang ideal menurut dokter anak.


Zaskia Adya Mecca Ajarkan Anak Buat Keputusan Sendiri supaya Lebih Mandiri

22 Juli 2022

Zaskia Adya Mecca Ajarkan Anak Buat Keputusan Sendiri supaya Lebih Mandiri

Zaskia Adya Mecca tak ingin menentukan semua hal untuk anaknya hanya karena mereka masih kecil, belum mengerti, atau merasa orang tua yang lebih tahu.