Vaksin Mencegah Penyakit Lebih Parah, Masih Ragu?

Reporter

Editor

Susandijani

Ilustrasi bayi tidur. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Vaksin atau imunisasi merupakan salah satu upaya mencegahan terhadap penyakit tertentu. Begitu disebutkan Spesialis Kedokteran Anak dari Ikatan Dokter Anak Indonesia, DKI Jaya  Dr dr Rini Sekartini SpA.

Pada saat ini, lanjutnya pemerintah mencanangkan pemberian imunisasi MR, measles dan rubela. “Vaksin ini bertujuan untuk mencegah komplikasi penyakit tersebut atau mencegah penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi,” ujarnya melalui pesan singkat. 

Baca juga:
Lagi Soal Dumolid, Efeknya Kerusakan Saraf Permanen
Air Putih Bisa Menurunkan Kadar Asam Urat? Simak Penelitiannya
Payudara Sering Berkeringat, Solusinya Handuk Khusus Payudara

Rini yang dihubungi Tempo, Senin 7 Agustus 2017 sore ini juga menyebutkan bahwa vaksin memang perlindungannya tidak 100 persen, “masih dapat terjangkit penyakit,” katanya.

Efek kejadian ikutan pasca imunisasi atau yang sering dikenal dengan efek samping vaksin memang ada, "walaupun tidak selalu terjadi, tidak menimbulkan efek yang berat," ujarnya menjelaskan.

Beberapa efek samping yang sering ditemukan seperti demam, bengkak atau nyeri di tempat suntikan.

Orangtua harus mengenali apakah timbul efek samping setelah anak diimunisasi. “Bila terjadi keluhan demam misalkan, dapat diberikan obat penurun panas. Atau periksakan ke dokter,” katanya.

Tapi, tanpa vaksin, masalah akan lebih parah, kata Rini. Bila terkena atau tertular penyakitnya bisa menjadi berat atau terkena komplikasi. “Misalkan sakit campak, bisa menjadi berat dengan infeksi paru, radang otak atau diare,” katanya menjelaskan.

SUSAN






Bulan Imunisasi Anak Nasional, DKI Capai 97,7 Persen Sasaran Anak Usia 9-59 Bulan

12 hari lalu

Bulan Imunisasi Anak Nasional, DKI Capai 97,7 Persen Sasaran Anak Usia 9-59 Bulan

Selama Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN), Pemprov DKI memastikan layanan imunisasi tambahan dibuka 24 jam.


Cegah Kanker Serviks dengan Vaksin HPV, Dinas Kesehatan Solo Sasar Siswa Perempuan

21 hari lalu

Cegah Kanker Serviks dengan Vaksin HPV, Dinas Kesehatan Solo Sasar Siswa Perempuan

Vaksin kanker serviks atau human papilloma virus (HPV) menjadi salah satu jenis vaksin wajib yang diberikan kepada anak sekolah dalam pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2022.


Cegah Stunting dengan Imunisasi Lengkap

26 hari lalu

Cegah Stunting dengan Imunisasi Lengkap

Salah satu penyebab stunting itu penyakit, maka melengkapi imunisasi pada anak juga bisa berperan penting mencegahnya.


Beri Perlindungan Optimal pada Anak dengan Imunisasi Lengkap

35 hari lalu

Beri Perlindungan Optimal pada Anak dengan Imunisasi Lengkap

Imunisasi dasar pada anak perlu dilengkapi guna memberikan perlindungan yang optimal dari berbagai penyakit.


Petugas Posyandu yang Beri Obat Kedaluwarsa ke Bayi saat Imunisasi Dinonaktifkan

39 hari lalu

Petugas Posyandu yang Beri Obat Kedaluwarsa ke Bayi saat Imunisasi Dinonaktifkan

Petugas itu diduga lalai memberikan obat penurun panas kedaluwarsa kepada balita saat pelaksanaan Program Bulan Imunisasi Anak Nasional.


Petugas Puskesmas di Tangerang Beri Obat Kedaluwarsa ke Bayi Saat Jalani Imunisasi

46 hari lalu

Petugas Puskesmas di Tangerang Beri Obat Kedaluwarsa ke Bayi Saat Jalani Imunisasi

Obat kedaluwarsa itu merupakan obat penurun panas sebagai antisipasi bila terjadi kejadian ikutan pasca imnisasi atau KIPI.


Bulan Imunisasi, 48 Ribu Anak Jakarta Sudah Disuntik Vaksin Campak - Rubella

48 hari lalu

Bulan Imunisasi, 48 Ribu Anak Jakarta Sudah Disuntik Vaksin Campak - Rubella

Jumlah anak yang mendapat imunisasi selama pekan pertama Agustus ini setara dengan 6,83 persen dari target 715.786 anak.


Bulan Imunisasi Anak Nasional, Puskesmas Cengkareng Kota Sasar 15.035 Balita

50 hari lalu

Bulan Imunisasi Anak Nasional, Puskesmas Cengkareng Kota Sasar 15.035 Balita

Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) bertujuan untuk menghentikan penularan virus Campak dan Rubela di seluruh wilayah Indonesia.


54.281 Bayi di Kota Bogor Ditargetkan Terima Vaksin Campak dan Rubella pada Bulan Imunisasi Anak Nasional

53 hari lalu

54.281 Bayi di Kota Bogor Ditargetkan Terima Vaksin Campak dan Rubella pada Bulan Imunisasi Anak Nasional

Bagi bayi dan balita yang belum juga mendapatkan imunisasi campak dan rubella hingga akhir Agustus, Dinkes Kota Bogor akan lakukan sweeping.


Mas Dhito Minta Petugas Imunisasi Capai Target

53 hari lalu

Mas Dhito Minta Petugas Imunisasi Capai Target

Setiap kecamatan harus punya data terperinci tentang jumlah anak yang harus divaksin.