Meracik Kuliner Nusantara? Harus Tahu Rasa Aslinya Dulu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kuliner Kohu-kohu dari Ambon. Goodnewsfromindonesia.org

    Ilustrasi kuliner Kohu-kohu dari Ambon. Goodnewsfromindonesia.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Kreativitas para koki muda membuat mereka rajin membuat inovasi dalam meracik kuliner nusantara.

    Koki dan penulis Petty Elliott mengatakan ada satu prinsip yang harus diterapkan setiap koki sebelum mulai membuat kreasi masakan Indonesia versinya sendiri: memahami versi otentik.(baca: Resep Tempe Goreng Bebas Lemak ala Dr Ryan Thamrin)

    "Harus riset... Tetap harus tahu rasa aslinya seperti apa," kata Petty di Jakarta, Kamis 13 Agustus 2017.

    Riset mengenai teknik memasak hingga keaslian rasa bisa didapatkan dengan cara berkunjung langsung ke daerah asal makanan atau lewat orang yang punya ilmu mengenai cara membuat makanan tersebut.

    ADVERTISEMENT

    Setelah itu, koki bisa membuat modifikasi sesuai apa yang dia mau.

    Bagaimana dengan menyesuaikan cita rasa masakan Indonesia yang kuat menjadi lebih bisa diterima selera internasional?

    Petty mengemukakan ada dua pendapat mengenai hal ini. Ada yang berkeras tetap mempertahankan cita rasa otentik, ada yang menyesuaikan agar bisa diterima oleh kalangan yang lebih luas.(baca: 15 Daftar Pekerjaan yang Mengancam Pernikahan)

    Petty mengikuti prinsip yang terakhir, yang penting penyesuaian rasa kuliner itu tidak terlalu menyimpang dari cita rasa asli. "Makanan Thailand di Eropa beda rasanya dengan yang di Bangkok. Penyesuaian boleh tapi jangan sampai jadi hambar," imbuh dia.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...