4 Trik Memulai Menulis ala Ahmad Fuadi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi menulis. shutterstock.com

    Ilustrasi menulis. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Nama Ahmad Fuadi mencuat ketika novel pertamanya "Negeri 5 Menara" memecahkan rekor penjualan penerbit Gramedia Pustaka Utama.

    Sukses dengan novel debutnya itu, penulis yang memiliki nama pena A. Fuadi tersebut kemudian menulis kelanjutannya dengan "Ranah 3 Warna" dan "Rantau 1 Muara". Kini ia tengah mempromosikan novel terbarunya yang berjudul "Anak Rantau". (baca: Go International, Begini Anggun C Sasmi Berbagi Triknya)

    Berikut ini, Fuadi berbagai tips bagi Anda yang ingin memulai untuk menulis. Berikut empat cara mulai menulis dari Fuadi.

    1. Temukan tujuan penulisan
    Untuk mulai menulis, Fuadi mengatakan seseorang harus menemukan tujuan dari penulisan.

    "Saya percaya menulis itu dari hati, jadi kita bertanya dulu "why?" "Kenapa?" itu bertanyanya ke dalam, kita itu nulis buat apa sih," kata dia.

    "Kalau itu ketemu, itu pondasi utama," sambung dia.

    2. Tentukan tema
    Tema tulisan, menurut Fuadi, tidak harus sesuai dengan profesi atau latar belakang pendidikan.

    "Tapi yang benar-benar selama ini menggetarkan hati kita yang "kena" dengan hati kita. Mungkin tema yang jauh berbeda dengan hati kita sekarang," ujar penulis yang baru saja merilis buku terbarunya "Anak Rantau" itu.

    "Kalau ketemu temanya yang enggak membuat kita capek ngomonginnya, coba tuliskan," lanjut dia.(baca: 5 Rahasia Agar Mata Indah, Apa Fungsi Bedak?)

    3. Proses menulis
    Selanjutnya, bagaimana menulis cerita, menurut Fuadi, bisa berproses.

    "Kalau saya, melalui perjalanan dengan belajar, membaca, ikut workshop tapi yang lebih dari itu cara pola kita mendekati cerita. Lakukanlah riset sepenuh hati," kata Fuadi.

    "Riset itu yang membuat tulisan itu punya otot, kalau cerita dari kepala kita saja itu hanya cerita saja, tapi kalau risetnya kuat dia akan punya struktur yang kuat," sambung dia.

    4. Menulis dari sekarang
    Ahmad Fuadi mengatakan disiplin merupakan kunci untuk menulis.

    "Kapan nulisnya? Nulisnya jangan kapan-kapan mulai hari ini," ujar Fuadi. (baca: Panas Hingga 50 Derajat Celcius, Rajin Minum Jangan Tunggu Haus)

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.