Zat Besi Vs Pencernaan, Simak Triknya Agar Manfaatnya Maksimal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi makan sayuran. shutterstock.com

    Ilustrasi makan sayuran. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Konsumsi makanan yang mengandung zat besi, terutama yang berasal dari nabati semisal sayuran dan kacang-kacangan, ternyata punya cara tersendiri agar tak menghambat saluran cerna.

    "Sayur dan kacang-kacangan mengandung serat yang dapat menghambat saluran cerna sehingga dua jenis makanan ini sebaiknya diberikan dalam jumlah kecil dan dikombinasikan dengan sumber vitamin C," ujar spesialis nutrisi dan penyakit metabolik dari RSCM, Dr dr Damayanti R Sjarif SpA(K), di Jakarta, Senin.

    Baca juga:
    5 Rahasia Agar Mata Indah, Apa Fungsi Bedak?
    Riset: Harry Styles, Mata dan Dagunya Terindah di Dunia
    Menjaga Mata, Kenali 7 Biang Kerok Penyebab Masalahnya

    Sumber vitamin ini bisa tomat atau jeruk, karena bisa membantu penyerapan zat besi. Makanan seperti gulai daun singkong ditambah ikan teri, air jeruk dan tomat bisa menjadi pilihan.

    ADVERTISEMENT

    Damayanti mengatakan kacang-kacangan sebaiknya direndam atau difermentasi dulu sebelum direbus atau diolah agar bisa diserap tubuh dengan baik.

    "Kalau kacang-kacangan sebelum dimasak direndam dulu atau difermentasi baru direbus," kata dia.

    Zat besi berperan penting dalam kesehatan salah satunya fungsi kognitif seperti berpikir dan IQ seseorang.

    "Kalau kurang zat besi? Saraf enggak bisa tumbuh, berpikir lama, jangka panjang turun IQ bisa 10-15 turun. Ini juga terkait kemampuan matematika," kata Damayanti.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yuk! Mulai Menabung untuk Menunaikan Ibadah Haji

    Yuk! Mulai Menabung untuk Menunaikan Ibadah Haji