3 Masalah Rambut Para Hijaber di Indonesia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi busana muslim/fashion hijab/jilbab. Shutterstock.com

    Ilustrasi busana muslim/fashion hijab/jilbab. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Bagi pemakai hijab, masalah rambut kerap menjadi perhatian utama. Penutup kepala yang dikenakan dalam aktivitas sehari-hari di bawah sinar matahari membuat kondisi kulit kepala dan rambut menjadi lembap. Baca: Busana Antar Anak Sekolah dan Kerja buat Ibu Berhijab

    "Ada peningkatan panas dan kelembapan," kata Saint Tiu, Principal Scientist P&G Hair Care Asia Pacific saat peluncuran Rejoice - Hijabisa di Energy Building, SCBD, Jakarta Selatan, Senin 31 Juli 2017. "Jika area di sekitar Anda panas, suhu tubuh juga meningkat, dan kondisi ini membuat tubuh mengeluarkan keringat dan kulit kepala berminyak."

    Akibat dari cuaca panas itu, timbul tiga masalah utama pada rambut. Persoalan pertama adalah ketombe. Menurut Saint Tiu, ketombe muncul karena mikroorganisme tumbuh di tengah kondisi panas rambut. Baca juga: Wajah Ingin Tirus, Coba Hijab Anti Tembam Karya Tiga Bersaudara

    Masalah berikutnya adalah aroma kurang sedap. Percampuran minyak dan keringat yang tertutup hijab membuat kondisi kepala menjadi lembap. Lama-kelamaan rambut bisa menjadi bau sehingga Anda kurang nyaman beraktivitas.

    ADVERTISEMENT

    Persoalan ketiga adalah rambut kusut. Kondisi ini disebabkan oleh pergerakan antara rambut dan hijab. "Ada gesekan antara rambut dan kain hijab yang mengakibatkan rambut kusut lalu patah," ucap Saint Tiu.

    Masalah utama para hijaber ini bisa muncul bersamaan. Berdasarkan studi dari P&G kepada 5 juta konsumen, ketombe, rambut bau dan kusut biasanya muncul di negara tropis, seperti Indonesia. Jadi mulai sekarang, rajinlah merawat rambut di balik hijabmu. Artikel lainnya: AirAsia Siapkan Hijab Eksklusif untuk Pilot Wanita yang Berhijab  

    TABLOIDBINTANG


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.