Anak Ingin Jadi Vegetarian? Boleh Saja tapi Perhatikan Rambunya

Reporter

Editor

Susandijani

Ilustrasi ibu dan anak makan sayur. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Anak-anak yang sehat tak harus menjadi vegetarian atau vegan, tapi juga bukan tak boleh. Menjadi vegetarian atau vegan kini dipilih banyak orang dengan alasan kesehatan.
 
Seperti dilansir Very Well, anak-anak yang vegetarian dikaitkan dengan prestasi yang membanggakan dan IQ yang tinggi. Orang yang menjadi vegetarian yang masih mengkonsumsi produk-produk susu dan telur juga tidak membutuhkan suplemen khusus protein karena mereka tidak kekurangan protein. Karena itulah anak-anak tidak dilarang menjadi vegetarian, atau bahkan vegan.

baca juga:
5 Makanan Tinggi Protein Berikut Bisa Gantikan Daging Merah
5 Keuntungan Tidur Siang,Jangan Lupa Syaratnya
Anindia Kusuma Putri dan Putri Patricia Pilih Olahraga Jet Ski

Semua nutrisi yang dibutuhkan anak-anak bisa didapat dari sumber makanan nabati, kecuali vitamin B12 yang harus diperoleh dari suplemen. Buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan mengandung berbagai zat gizi dan mineral, juga antioksidan dan fitonutrien yang sangat baik bagi kesehatan dan tak bisa didapat dari sumber makanan hewani.
 
Karena itulah tak ada larangan anak-anak menjadi vegetarian atau vegan. Bila pola makannya seimbang, pilihan itu justru menguntungkan. Menurut Asosiasi Diet Amerika, pola makan vegetarian yang terencana dengan baik bisa dilakukan oleh siapa saja dan pada tahap hidup apapun, mulai dari wanita hamil, menyusui, anak-anak, orang dewasa, dan juga olahragawan. Apalagi bila melihat fakta 17 persen anak-anak usia 2-19 tahun di Amerika Serikat kelebihan berat badan.
 
Menurut pakar kesehatan Neal Barnard MD, pola makan dengan sumber nabati memberi beberapa manfaat bagi anak-anak. Diet tersebut aman buat anak-anak segala usia, membuat kebutuhan akan buah-buahan dan sayuran terpenuhi, membuat jantung lebih sehat, menurunkan risiko diabetes melitus tipe 2 dan obesitas.
 
Buat para orang tua, jika anak-anak ingin menjadi vegetarian dan vegan, berilah mereka kesempatan untuk mencoba. Menjadi anak vegetarian di keluarga bukan vegetarian adalah tantangan berat. Anak-anak vegetarian cenderung untuk makan lebih banyak buah dan sayuran sehingga asupan vitamin C, folat, dan serat mereka sangat tinggi. Bila ada anak yang menjadi vegetarian, biasanya anggota keluarga yang lain juga akan menyesuaikan menu makan.
 
Menurut pakar gizi Kathleen Zelman, anak-anak boleh saja menjadi vegetarian tapi tetap masukkan produk-produk susu ke dalam menu makan agar mereka tidak kekurangan kalsium dan vitamin D yang dibutuhkan dalam pertumbuhan tulang dan gigi yang kuat. 
 
Kemudian, bila tak ada sumber-sumber makanan hewani dalam diet, pastikan kebutuhan protein, lemak, kalori, kalsium, zat besi, vitamin B12, dan vitamin D tetap terpenuhi. Lebih baik lagi bila orang tua membawa anak-anak berkonsultasi dengan pakar diet sebelum mereka menjadi vegetarian.
 
PIPIT






Peneliti Sebut Kaitan Protein dan Penurunan Berat Badan?

3 hari lalu

Peneliti Sebut Kaitan Protein dan Penurunan Berat Badan?

Diet tinggi protein selain dapat membantu kenyang lebih lama juga menciptakan massa otot tanpa lemak dan mempertahankan penurunan berat badan.


3 Anggapan Keliru soal Menaikkan Berat Badan

7 hari lalu

3 Anggapan Keliru soal Menaikkan Berat Badan

Banyak mitos yang beredar tentang cara menaikkan berat badan yang tidak akurat. Simak faktanya.


Perlunya Pilih Menu Sarapan Sesuai Jenis Aktivitas

10 hari lalu

Perlunya Pilih Menu Sarapan Sesuai Jenis Aktivitas

Menyesuaikan menu sarapan dengan aktivitas harian itu penting karena kebutuhan nutrisi setiap orang berbeda. Simak penjelasan ahli gizi.


Kiat Diet Sehat tanpa Kehilangan Karbohidrat

10 hari lalu

Kiat Diet Sehat tanpa Kehilangan Karbohidrat

Dokter menjelaskan karbohidrat tak harus dihindari saat diet, hanya perlu diatur porsinya. Seperti apa pengaturannya?


Masalah Fisik yang Paling Banyak saat Pandemi Covid-19

10 hari lalu

Masalah Fisik yang Paling Banyak saat Pandemi Covid-19

Masalah yang paling umum pada sebagian besar orang di masa pandemi Covid-19 adalah kenaikan berat badan karena berkurangnya aktivitas.


Faktor-Faktor yang Membuat Diet Gagal

12 hari lalu

Faktor-Faktor yang Membuat Diet Gagal

Hal ini mungkin disebabkan pemahaman yang kurang baik akan diet, mengikuti saran yang salah arah, atau ketinggalan zaman.


4 Tips Diet untuk Menjaga Kesehatan Jantung

13 hari lalu

4 Tips Diet untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Penting untuk tahu makanan mana yang harus dimakan lebih banyak dan mana yang harus dibatasi sehingga mendapatkan diet yang sehat untuk jantung.


Memahami Diet Defisit Kalori untuk Menurunkan Berat Badan

13 hari lalu

Memahami Diet Defisit Kalori untuk Menurunkan Berat Badan

Diet defisit kalori adalah salah satu cara menurunkan berat badan dengan menurunkan jumlah kalori yang masuk ke tubuh.


Bisa Memerangi Obesitas, Apa Itu Diet Serangga?

14 hari lalu

Bisa Memerangi Obesitas, Apa Itu Diet Serangga?

Ada beragam jenis diet untuk mengatasi obesitas, salah satunya diet serangga.


5 Faktor yang Mempengaruhi Cepat atau Lambatnya Penurunan Berat Badan

14 hari lalu

5 Faktor yang Mempengaruhi Cepat atau Lambatnya Penurunan Berat Badan

Sebagian besar ahli mengatakan penurunan berat badan mingguan sebaiknya sebesar 0,5 hingga 2 pon (0,2 - 1 kg).