2 Jenis Penyakit yang Mengintai Para Calon Jamaah Haji

Reporter

Editor

Susandijani

Ilustrasi calon jamaah haji. Antara

TEMPO.CO, Jakarta - Para jemaah calon haji Indonesia harus mewaspadai penyakit bawaan yang diderita dan penyakit menular yang bisa didapat saat berada di lokasi ibadah haji. 

"Ada dua kelompok, yaitu penyakit yang memang dibawa dari Tanah Air, dan penyakit yang didapat ketika di Arab Saudi. Jika tidak dikendalikan dengan sangat baik, bisa bertambah parah, jamaah sakit berat, dan menyebabkan kematian," kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan Eka Jusup Singka di Jakarta, Selasa.

Eka memaparkan bagi calon jamaah yang sudah mengidap penyakit seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung bisa berpotensi bertambah parah saat di Arab Saudi mengingat kondisi yang terjadi di lapangan.

Baca juga:
4 Cara Wanita Menguatkan Diri Menghadapi Perceraian
5 Trik Agar Komunikasi dengan Anak Autis Lancar

Malumologi Bukan Ilmu bikin Malu, Begini Kata Jaya Suprana

Oleh karena itu perlu dikendalikan dengan tidak beraktivitas terlalu lelah, seperti bepergian atau melaksanakan ibadah sunah yang menguras tenaga sehingga bisa berdampak pada kondisi kesehatan.

Sementara untuk penyakit yang bisa didapatkan di Arab Saudi, Eka menjelaskan beberapa contohnya, seperti MERS-CoV yang merupakan penyakit saluran pernapasan akibat virus dari binatang yang terkontaminasi.

"Biarpun orangnya kuat, tapi di sana ketika terkena virus ini tetap saja sakit," kata Eka.

Oleh karena itu disarankan jamaah tidak bermain-main dengan hewan di Arab Saudi.

Selain itu penyakit lain yang paling umum diderita oleh jamaah haji ialah heat stroke atau serangan stroke akibat terpapar sengatan sinar matahari.

Suhu Arab Saudi yang lebih tinggi dibanding Indonesia bisa menyebabkan heat stroke. Jamaah diharapkan memenuhi kebutuhan hidrasi tubuh setiap waktu dan menjaga dari sengatan sinar matahari langsung.

Ada juga potensi penyakit lain, yaitu kolera yang sedang menjadi kejadian luar biasa di negara Yaman yang berdekatan langsung dengan Arab Saudi.

Penyakit kolera merupakan penyakit yang cepat menular apabila seseorang tidak menjaga kebersihan tubuh dan sanitair secara baik.

Agar tak sakit, para jamaah diminta untuk menjaga kebersihan dengan mencuci tangan sebelum makan atau setelah buang air besar atau menggunakan sanitair tempat umum.

Jangan lupa menjaga pula kebersihan makanan dan minuman yang dikonsumsi. "Beli buah yang ada kulitnya seperti pisang, yang tidak dimakan langsung," kata Eka.

ANTARA






DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

3 hari lalu

DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

Jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 pada Ahad, 2 Oktober 2022, bertambah 1.322 kasus dengan provinsi penyumbang tertinggi DKI Jakarta.


Pemerintah Pastikan Seluruh Biaya Perawatan Korban Tragedi Kanjuruhan Gratis

3 hari lalu

Pemerintah Pastikan Seluruh Biaya Perawatan Korban Tragedi Kanjuruhan Gratis

Pemerintah melaporkan data sementara korban tragedi Kanjuruhan Malang. Sampai saat ini ada 129 orang meninggal dan 188 luka.


Bandara Kertajati Akan Buka 4 Penerbangan Umrah Mulai November

3 hari lalu

Bandara Kertajati Akan Buka 4 Penerbangan Umrah Mulai November

Bandara Kertajati ditargetkan melayani penerbangan umrah pada November 2022.


Memahami Diet Seimbang Secara Benar

3 hari lalu

Memahami Diet Seimbang Secara Benar

Pernah mendengar istilah diet seimbang? Mengapa diet seimbang itu perlu?


Ridwan Kamil: Bandara Kertajati Siap Jadi Embarkasi Calon Haji Asal Jawa Barat

10 hari lalu

Ridwan Kamil: Bandara Kertajati Siap Jadi Embarkasi Calon Haji Asal Jawa Barat

Bandara Internasional Kertajati di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat siap menjadi embarkasi haji untuk calon haji asal Provinsi Jabar.


Kementerian Kesehatan Tetapkan 3 Lab UI Jadi Pusat Riset Vaksin

10 hari lalu

Kementerian Kesehatan Tetapkan 3 Lab UI Jadi Pusat Riset Vaksin

Kementerian Kesehatan meluncurkan laboratorium jejaring OIC CoE untuk mendukung tercapainya tujuan kemandirian produksi vaksin.


Warga Depok dan Tangerang yang Kontak Erat dengan Pasien Cacar Monyet Dinyatakan Sehat

18 hari lalu

Warga Depok dan Tangerang yang Kontak Erat dengan Pasien Cacar Monyet Dinyatakan Sehat

Tiga warga asal Kota Depok dan Tangerang sempat kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif cacar monyet pertama di Indonesia


Update Kasus Hepatitis Akut Misterius pada Anak, Kemenkes: 7 Masih Pending

18 hari lalu

Update Kasus Hepatitis Akut Misterius pada Anak, Kemenkes: 7 Masih Pending

Kementerian Kesehatan telah sejauh ini memeriksa 91 kasus dugaan hepatitis akut misterius pada anak di Indonesia.


Pasien Positif Cacar Monyet Sudah Sehat dan Beraktivitas Kembali

18 hari lalu

Pasien Positif Cacar Monyet Sudah Sehat dan Beraktivitas Kembali

Dia adalah satu-satunya pasien terkonfirmasi positif cacar monyet di Tanah Air hingga trennya di dunia yang kini menurun.


Tanda-tanda Pandemi Covid-19 Berakhir, WHO Keluarkan 6 Kebijakan

19 hari lalu

Tanda-tanda Pandemi Covid-19 Berakhir, WHO Keluarkan 6 Kebijakan

Dirjen WHO menyatakan sudah ada tanda-tanda pandemi Covid-19 akan berakhir.