Setop Makan Siang di Meja Kerja, Banyak Efek Negatifnya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bekerja malam. Shutterstock

    Ilustrasi bekerja malam. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Makan di meja kerja saat makan siang bukanlah kebiasaan yang baik. Meski begitu, sebagian besar orang cenderung makan di meja kerja karena mereka merasa waktu itu tidak boleh disia-siakan dan harus digunakan secara produktif.

    Namun di balik itu, Anda mesti menyadari kalau duduk di belakang meja kerja selama berjam-jam juga dapat meningkatkan stres. Duduk terlalu lama juga memicu menimbulkan banyak masalah kesehatan, seperti sakit punggung, kelainan kaki, dan meningkatkan risiko sakit jantung.

    Bangun dari tempat duduk penting untuk kesehatan mental maupun fisik. Dengan tidak makan siang di meja kerja, berarti Anda memberi kesempatan pada tubuh untuk beristirahat.

    Ada beberapa alasan Anda sebaiknya tidak makan siang di meja kerja, seperti berikut ini:

    ADVERTISEMENT

    1. Meningkatkan risiko kesehatan jangka panjang
    Makan siang di meja kerja membuat Anda duduk berjam-jam lamanya. Duduk terlalu lama bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan kolesterol. Ini juga dapat meningkatkan risiko diabetes. Makanya, makan di meja kerja tidak sehat.  

    2. Nyeri sendi
    Sendi yang sakit adalah kondisi yang tidak dapat dihindari yang terjadi saat Anda tetap di meja kerja untuk makan. Tetap duduk berjam-jam bisa menyebabkan ketegangan pada otot dan persendian. Duduk lama juga bisa melemahkan otot pinggul serta merembet ke bagian tubuh lainnya.

    3. Stres
    Kerja pasti bisa membuat stres. Dan makan di meja kerja bisa membuatnya semakin parah. Kondisi ini bisa menyebabkan kelelahan.

    4. Masalah pada otak
    Begitu sumber energi kita habis, maka situasi selanjutnya adalah otak akan berkabut. Anda harus bergerak untuk memompa darah segar berisi oksigen ke otak. Makanya, makan siang di meja kerja berbahaya bagi kesehatan.

    5. Produktivitas anjlok
    Anda tidak lagi dapat mengerjakan banyak tugas seperti yang biasa dilakukan dengan mudah sebelumnya. Hal ini dapat menyebabkan penurunan kualitas kerja dan Anda akan sulit konsentrasi.

    6. Stamina menurun
    Tetap berada dalam mode kerja setiap saat bisa menyebabkan kelelahan. Sebab itu, Anda perlu memberi tubuh kesempatan untuk relaksasi untuk menghilangkan penat.  

    7. Kehabisan ide
    Terus berkutat di meja kerja dapat memicu stres dan berujung pada kurangnya kreativitas. Keluar ruangan sesekali waktu dapat membantu mengalihkan pekerjaan yang sulit. Sedangkan diam di tempat duduk hanya akan membuat frustrasi.

    BOLDSKY | LUCIANA

    Baca juga:
    Jadi Bos 3 Generasi? Kenali Ciri Khas Anak Buah
    Gelar Sarjana, Masihkah Dibutuhkan untuk Mencari Kerja?
    Yuk, Tiru Kebiasaan Baca Buku Mark Zuckerberg dan Bill Gates


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.