Hari Anak, Jadilah Sahabat Bukan Bos Mereka  

Reporter

Editor

Susandijani

Ilustrasi ibu antar anaknya ke sekolah. dailymail.co.uk

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia Seto Mulyadi atau akrab disapa Kak Seto mengingatkan orang tua agar menjadi sahabat anak, bukan menjadi bos atau komandan dari anak-anak.

"Marilah betul-betul menjadi sahabat anak dalam keluarga, bukan menjadi komandan atau bos yang main perintah, intruksi, tapi juga bisa mendengar isi hati anak," kata Seto di Jakarta, Senin. (baca:Hari Anak, Perhatikan Asupan Cairan pada Anak Usia Sekolah)

Seto mengajak para orang tua tidak melakukan kekerasan fisik maupun psikis pada anak.

Dia berpendapat tindakan membentak, memukul, menjewer, atau mengomeli anak hanya akan membuat anak lari dari keluarga.

Sementara yang diperlukan dalam membangun keluarga yang harmonis ialah menjalin komunikasi secara terbuka antaranggota keluarga.

Direktur Kesehatan Keluarga Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Eni Gustina menekankan pentingnya komunikasi di dalam keluarga itu.

Menurut dia, yang harus dilakukan orang tua bukanlah melarang tetapi menyampaikan kepada anak apa yang boleh dan tidak boleh agar anak memahami. (baca: Yuk, Tiru Kebiasaan Baca Buku Mark Zuckerberg dan Bill Gates)

"Bukan sekadar melarang, tapi bapaknya tetap merokok. Atau melarang, tapi bapaknya tetap main gadget (gawai). Orang tua sebagai model itu sangat penting," tegas Eni.

ANTARA








7 Aturan Gaya Pola Asuh yang Harus Diikuti Keluarga Kerajaan Inggris

9 hari lalu

7 Aturan Gaya Pola Asuh yang Harus Diikuti Keluarga Kerajaan Inggris

Pembaptisan anak hingga larangan untuk berbicara keras di depan umum, inilah 7 pola asuh anak yang harus ditaati oleh keluarga Kerajaan Inggris.


4 Jenis Pola Asuh Anak dan Dampaknya

9 hari lalu

4 Jenis Pola Asuh Anak dan Dampaknya

Dalam psikologis, dikenal 4 gaya pola asuh anak, yaitu pola asuh otoritatif, otoriter, permisif, dan pengabaian. Berikut adalah penjelasannya.


4 Mitos Pengasuhan Anak alias Parenting yang Harus Anda Tinggalkan

10 hari lalu

4 Mitos Pengasuhan Anak alias Parenting yang Harus Anda Tinggalkan

Seiring perkembangan zaman dan pengetahuan, berikut adalah empat mitos terkait pola asuh anak atau parenting yang sebaiknya Anda tinggalkan.


Jangan Lakukan 5 Kesalahan Ini saat Anak Tantrum

11 hari lalu

Jangan Lakukan 5 Kesalahan Ini saat Anak Tantrum

Tantrum merupakan cara anak-anak kecil mengekspresikan kekesalan atau frustrasi mereka. Ini tahapan khas dalam pertumbuhan anak.


4 Tips Menjadi Ibu Tangguh ala Ayudia C dari Manajemen Waktu hingga Memanfaatkan Teknologi

46 hari lalu

4 Tips Menjadi Ibu Tangguh ala Ayudia C dari Manajemen Waktu hingga Memanfaatkan Teknologi

Ayudia C selalu up to date terhadap perkembangan zaman, untuk memenuhi kebutuhan keluarga kecilnya


Peran Gaya Parenting: Bisa Bikin Orang Tua Baik atau Buruk di Mata Anak

48 hari lalu

Peran Gaya Parenting: Bisa Bikin Orang Tua Baik atau Buruk di Mata Anak

Menjadi orang tua yang baik adalah impian semua orang, tapi salah memilih gaya parenting bisa menjadikan hal sebaliknya


Cara Menyiapkan Anak Hadapi Tantangan di Masa Datang

57 hari lalu

Cara Menyiapkan Anak Hadapi Tantangan di Masa Datang

Perkembangan dunia sudah sangat pesat dan persaingan pun semakin ketat sehingga anak pun perlu dipersiapkan sejak sekarang untuk menghadapinya.


Gaya Parenting Kristen Bell Memanfaatkan Sistem Pendukung Termasuk dari Serial Kartun

29 Juli 2022

Gaya Parenting Kristen Bell Memanfaatkan Sistem Pendukung Termasuk dari Serial Kartun

Kristen Bell mengatakan dia menghargai pesan yang diambil anak-anaknya dari tema dan cerita Paw Patrol.


Pola Asuh yang Ideal Menurut Dokter Anak

22 Juli 2022

Pola Asuh yang Ideal Menurut Dokter Anak

Bukan yang permisif, bukan pula otoriter. Ini pola asuh yang ideal menurut dokter anak.


Zaskia Adya Mecca Ajarkan Anak Buat Keputusan Sendiri supaya Lebih Mandiri

22 Juli 2022

Zaskia Adya Mecca Ajarkan Anak Buat Keputusan Sendiri supaya Lebih Mandiri

Zaskia Adya Mecca tak ingin menentukan semua hal untuk anaknya hanya karena mereka masih kecil, belum mengerti, atau merasa orang tua yang lebih tahu.