Selasa, 23 Oktober 2018

Setop Menyesal Setelah Belanja dengan 3 Jurus Berikut

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi belanja. shutterstock.com

    Ilustrasi belanja. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebagian besar perempuan berpikir kalau belanja dapat mengobati segalanya? Pekerjaan menumpuk, rumah yang berantakan, cucian menumpuk, dan urusan lainnya bisa hilang dalam sekejap hanya dengan membeli barang yang diinginkan di pusat perbelanjaan atau secara online.

    Setelah barang sampai di rumah, barulah terpikir apakah kita benar-benar membutuhkannya? Hanya karena godaan diskon atau membayangkan kita memakai barang yang dibeli, maka sejumlah uang hilang dari genggaman. Padahal sejak lama sudah berjanji pada diri sendiri untuk hidup hemat.

    Jika ini terjadi, mungkin kamu termasuk tukang belanja yang impulsif. Terlalu sering belanja hingga membuatmu merasa bersalah setelahnya merupakan kebiasaan yang harus dihilangkan. Berikut tips belanja sebelum penyesalan itu datang:

    1. Mengganti tujuan
    Kadang membeli sesuatu bukan karena betul-betul membutuhkannya, melainkan lantaran ingin terlihat lebih keren atau meniru idola di media sosial. Belilah barang bukan karena terpengaruh hal-hal di luar diri sendiri.

    Jika masih sulit menghentikan intensitas belanja, coba ubah polanya. Misalnya, jika sering melihat barang diskon atau barang murah, ubahlah dengan membeli satu barang mahal dan berkulitas yang betul-betul disukai.

    Ganti tujuan belanja dari semula yang sekadar ingin memiliki sesuatu menjadi untuk menemukan sesuatu yang bisa merepresentasikan diri yang sebenarnya atau untuk investasi.

    2. Membangun hubungan jangka panjang
    Anggap saja pakaianmu adalah seseorang. Artinya, jika membeli pakaian, kamu ingiin membangun hubungan dengan pakaian itu. Jadilah lebih kritis terhadap diri sendiri dan pakaian masuk ke dalam hidupmu. Tidak hanya memastikan sepotong pakaian berkualitas, tapi juga memastikan kamu sangat menyukainya.

    Temukan sukacita dalam pakaian tersebut, dan jadikan pakaian sebagai teman yang membantumu mengungkapkan kegembiraan setiap kali memakainya. Belajarlah berinvestasi di lemari pakaian sepeti halnya berinvestasi dalam hubungan dengan orang-orang. Hargai pakaianmu, bersyukurlah untuknya dan jagalah.

    3. Miliki basic item dan kreatif
    Jika kamu senang mengikuti tren, merasa semakin pede dan unik jika memakai busana terbaru itu bukan masalah. Persoalannya adalah jika kamu terus membeli pakaian baru demi tren.

    Cobalah punya basic items yang klasik dan kreatif dalam memadupadankannya dengan item lain. Lupakan keinginan yang terpaku pada busana paling up to date, dan fokus pada penampilan yang baik dengan pakaian yang bagus dan bisa dipakai sepanjang masa.

    TABOIDBINTANG

    Berita lainnya:

    Tips Membeli Sepatu Anak

    14 Trik Menghemat Pengeluaran Rumah Tangga
    Koleksi Perak? Begini Merawatnya Agar Kilaunya Tak Pudar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Laporan Sementara Dampak Gempa Palu per 20 Oktober 2018

    Laporan sementara dampak Gempa Palu per daerah tingkat II pasca gempa dan tsunami Sulawesi tengah di lima sektor sampai 20 Oktober 2018.