14 Trik Menghemat Pengeluaran Rumah Tangga

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita menghitung uang. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita menghitung uang. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Harga kebutuhan pokok semakin melonjak. Ibu, harus bijak dalam mengeluarkan uang.  Meski butuh kerja keras, aturlah langkah penghematan dan perencanaan yang layak.

    Nah, berikut tip sederhana yang dapat dilakukan dalam rangka penghematan yang dilansir dari laman Boldsky:

    1. Buat apotik hidup
    Membuat apotik hidup tidak perlu lahan yang luas. Dengan memanfaatkan lahan yang ada ataupun dengan menggunakan media pot. Tanami apotik hidup dengan tumbuhan seperti tomat, bawang, cabai, sayuran hijau, jahe, laja, kunyit atau tanaman rambat dengan labu. Anda dapat memanfaatkan hasil tanam untuk kebutuhan dapur sehari-hari. (baca: Dilarang, Faktanya Despacito Ditonton 2,66 Miliar Kali di Youtube)

    2. Buat detergen sendiri
    Sebagian besar pembersih rumah tangga bersifat anorganik dan beracun. Ibu dapat membuat deterjen sendiri yang tak kalah kegunaannya dengan detergen di pasaran. Selain dapat menghemat biaya dan juga dapat menyelamatkan lingkungan dengan detergen ramah lingkungan. Cari cara pembuatannya di internet. 

    3. Ganti tissue dengan cloth wipes
    Tisu bekas yang bisa dibakar yang direndam dalam cuka dan air jeruk nipis melakukan pekerjaan yang sangat efektif untuk membersihkan meja dapur dan jauh lebih tahan lama daripada gulungan kertas. Mereka juga ramah lingkungan. Segera buang di mesin, keringkan, rendam dalam cuka dan jus lemon (itu opsional, meskipun) dan gunakan kembali.

    4. Beli dari pasar tradisional
    Harga sayur mayur di pasar tradisional seringkali jauh lebih murah dibandingkan harga di supermarket, dan produknya juga lebih segar. (baca : 3 Jurus Hemat Wisata dengan Kapal Pesiar)

    5. Gunakan freezer besar 
    Gunakan lemari dan frezeer yang besar agar dapat menyimpan bahan makanan lebih banyak sehingga dapat menghemat biaya transportasi untuk berbelanja. 

    6. Beli dalam partai besar
    Membeli dalam jumlah besar memungkinkan Anda memperoleh diskon lebih besar. Hanya membeli bahan pokok yang Anda gunakan sehari-hari dalam jumlah besar. 

    7. Simpan dalam bentuk acar
    Cara menyimpan makanan agar lebih tahan lama dapat membuatnya dalam bentuk acara. Seperti acar cabai. 

    8. Simpan dalam wadah kaca
    Gunakan wadah kaca, atau plastik yang aman untuk diisi ulang. Penggunaan kemasan plastik sekali pakai selain akan menjadi limbah juga harganya boros. (baca: Kepala Cenderung Mengarah ke Kanan saat Berciuman, Alasannya?)

    9. Barang daur ulang 
    Gunakan barang daur ulang secara kreatif, sehingga tidak ada yang terbuang sia-sia. Cari informasi berbagai jenis barang daur ulang di internet. 

    10. Kurangi makan di luar rumah 
    Buat makanan sendiri dengan menu beragam. Selain lebih terjamin kebersihannya juga dapat menghemat biaya.

    11. Belanja online 
    Belanja online membuat kita tetap fokus pada produk yang ingin dibeli. Selain dapat menghemat waktu dan uang juga lebih efisien. 

    12. Diskon
    Beli barang dengan potongan harga. Pekan diskon merupakan waktu terbaik untuk belanja. 

    13. Buat daftar belanja 
    Buatlah daftar belanja agar Anda fokus pada barang yang harus dibeli, terhindar dari godaan barang yang sebenarnya tidak Anda butuhkan. (baca : Kerja Tim, Kenapa Selalu Amburadul? Ada 5 Rahasianya)

    14. Gunakan voucher potongan harga
    Kupon potongan harga dapat menghemat uang. 

    DINA ANDRIANI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.