Jumat, 19 Oktober 2018

Sarapan Jangan Cuma dengan Kopi dan Kue

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi sarapan kue dan roti. Shutterstock

    Ilustrasi sarapan kue dan roti. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Percaya atau tidak, sarapan berpengaruh dalam aktivitas kita selama sehari penuh. Apapun kegiatannya, menyenangkan atau tidak, semua berawal dari sarapan. Baca: Sarapan Buah Itu Bagus, tapi Perhatikan Usia Anda

    Sayangnya, banyak orang yang melewatkan sarapan dengan berbagai alasan, mulai dari terburu-buru sampai masalah di perut. Sebagian lebih mengisi perut seadanya sebelum beraktivitas, misalnya hanya makan sepotong roti, kue, atau sebuah pisang. Padahal, tidak cukup makan di pagi hari bisa menyebabkan menurunnya konsentrasi dan level energi di siang hari. Baca juga: Risiko Jika Anak Sarapan yang Itu-itu Saja

    Apapun kegiatannya dan betapa mepetnya waktu, sempatkanlah untuk sarapan dengan layak. Berikut tanda-tanda bila kita tidak cukup sarapan, seperti yang diberikan Cheat Sheet.

    1. Mencari sarapan babak kedua pada pukul 10.00
    Baru 1 jam setelah mulai bekerja, perut sudah keroncongan. Bila tidak memungkinkan untuk sarapan lebih pagi, pikirkan lagi soal menu yang disantap. Pilihlah makanan yang tinggi protein agar nafsu makan tidak berlebihan beberapa jam kemudian.

    2. Lesu di pagi hari
    Rasa mengantuk dan lesu menyerang saat kita menghadiri rapat di pagi hari. Bila kita tidak cukup sarapan, pengaruhnya bukan hanya menurunnya produktivitas tapi secara total menghambat kemampuan untuk berkonsentrasi. Makanan adalah bahan bakar. Tubuh mengubah makanan menjadi tenaga, seperti juga pada glukosa, dan mendistribusikannya saat dibutuhkan.

    Bila tidak cukup glukosa di otak, maka organ ini pun tidak bisa berfungsi baik. Buah-buahan, sayuran, juga teh hijau dan cokelat, membantu meningkatkan konsentrasi di tempat bekerja atau di manapun sehingga tak ada salahnya dimasukkan ke dalam menu sarapan.

    3. Sering mengantuk
    Perasaan selalu mengantuk dan bahkan tertidur. Itulah salah satu efek tidak sarapan. Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidnesy Diseases di Amerika Serikat, rasa mengantuk ini juga bisa disebabkan oleh kadar gula darah yang rendah, dan salah satu penyebabnya adalah tidak cukup makan di pagi hari. Sekali lagi, makanan yang kaya protein dan serat akan memberikan tubuh tambahan energi dan tak akan cepat habis.

    4. Jajan
    Karena hanya sarapan dalam porsi kecil atau tak sempat sarapan di rumah, kita pun membeli makanan di kantin. Sepotong roti atau dan segelas kertas kopi susu biasanya menjadi pilihan. Padahal makanan ini tak ada gizinya, sehingga tak mampu memberi kita cukup energi sampai siang hari.

    5. Tak berhenti mengunyah
    Alasan banyak pakar yang menyarankan untuk makan di pagi hari berkaitan dengan rasa lapar dan nafsu makan di waktu berikutnya. Semakin sedikit kita makan di pagi hari, semakin besar keinginan tubuh untuk melampiaskannya di jam-jam berikut. Penelitian menunjukkan orang yang makan banyak di pagi hari berat badannya cenderung terjaga karena mereka kurang bernafsu untuk makan banyak lagi atau mengemil di siang hari.

    PIPIT

    Berita lainnya:
    Mengintip Sarapan Sehat di Berbagai Negara
    Mari Memulai Pagi dengan Sarapan Sehat dan Nikmat Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bravo 5 dan Cakra 19, Dua Tim Luhut untuk Jokowi di Pilpres 2019

    Menyandang nama Tim Bravo 5 dan Cakra 19, dua gugus purnawirawan Jenderal TNI menjadi tim bayangan pemenangan Jokowi - Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.