Chester Bennington Bunuh Diri, Ini Saran Dokter untuk Mencegahnya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chester Bennington bersama bandnya Linkin Park tampil dalam iHeartRadio Music Festival di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Nevada, 22 September 2012. Bennington meninggal dunia pada Kamis (20/07) waktu setempat di kediamannya di Palos Verdes. REUTERS/Steve Marcus

    Chester Bennington bersama bandnya Linkin Park tampil dalam iHeartRadio Music Festival di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Nevada, 22 September 2012. Bennington meninggal dunia pada Kamis (20/07) waktu setempat di kediamannya di Palos Verdes. REUTERS/Steve Marcus

    TEMPO.CO, Jakarta - Vokalis band Linkin Park, Chester Bennington meninggal karena bunuh diri. Bennington gantung diri di rumahnya di Palos Verdes, Los Angeles, Amerika Serikat pada Kamis, 20 Juli 2017. Baca: Kematian Chester Bennington Linkin Park Jadi Trending Topik Dunia

    Chester Bennington, 41 tahun, diketahui kecanduan narkoba dan alkohol. Ayah dari 6 orang anak ini pernah berbicara secara terbuka mengenai persoalan itu dan pengalaman buruknya dilecehkan oleh seorang pria yang lebih dewasa saat masih kecil.

    Mengetahui pemicu bunuh diri yang dilakukan Chester Bennington, Spesialis Kedokteran Jiwa dari Klinik Psikosomatis Omni International Hospital, Andri mengatakan ada kaitan erat antara penyalahgunaan narkoba dan alkohol dengan terjadinya depresi. "Beberapa orang mungkin mengira alkohol bisa melepaskannya dari kecemasan atau gejala depresi," ujar Andri kepada Tempo, Jumat 21 Juli 2017.

    Andri mengatakan anggapan itu tak sepenuhnya keliru. "Tapi dalam pengertian, alkohol bisa menekan susunan saraf pusat untuk menghilangkan sementara gejala depresi dan kecemasan," ujarnya. Setelah efek dari alkohol itu hilang, Andri melanjutkan, maka gejala depresi dan kecemasan akan datang dalam kondisi yang lebih berat lagi. Artikel lainnya: Chester Bennington Dikenal Sebagai Pria yang Ramah

    ADVERTISEMENT

    Menurut dia, sebagian besar kasus penyalahgunaan narkoba atau kecanduan alkohol terjadi karena orang yang mengalami depresi memilih mencari pertolongan sendiri. "Mereka tidak mendapatkan pertolongan dari profesional di bidang kesehatan jiwa, seperti psikiater ataupun psikolog," ujarnya.

    Sejatinya masalah kesehatan jiwa yang dialami seseorang, menurut Andri, bisa disembuhkan oleh profesional dan dapat pulih seperti sedia kala. "Syaratnya, mereka yang dekat dengan orang yang mengalami depresi itu, misalnya keluarga, mestinya mencari bantuan," katanya. "Ini yang kadang-kadang tidak diingat oleh teman-teman ataupun masyarakat sekitar."

    Andri menambahkan, masalah gangguan kejiwaan adalah sesuatu yang wajar dan bisa diatasi apabila ditangani dengan cara yang baik dan tepat. "Yang penting bagaimana kita menyampaikan bahwa depresi, cemas, gangguan bipolar adalah suatu gangguan kejiwaan yang wajar dan bisa ditemukan pada berbagai macam kasus," ujarnya.

    Selain itu, perlu diingat agar orang yang mengalami depresi jangan sampai menjadi mengguna narkoba dan pecandu alkohol karena bisa menimbulkan masalah di kemudian hari. Baca juga: Lirik-lirik Kejayaan Chester Bennington Bersama Linkin Park

    BILLBOARD | LUCIANA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...