Urusan Makan Tak Sehat, Riset Menguatkan Memang Ayah Jagonya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak makan bersama keluarga. medaviesmallsteps.com

    Ilustrasi anak makan bersama keluarga. medaviesmallsteps.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Anak-anak pasti tak pernah lupa. Di kala ibu tak ada di rumah saat makan malam, ayah pun memesan pizza atau membelikan burger untuk makan, atau sekadar memanaskan makanan siap saji di microwave.

    Sebuah penelitian memperkuat fakta tersebut. Para ayah memang lebih memilih makanan tak sehat untuk anak-anak. Riset ini sekaligus menjadi peringatan buat para ibu.

    Penulis penelitian, Priya Fielding-Singh dari Universitas Stanford di Amerika Serikat, mengatakan tidak kaget dengan kenyataan tersebut. Para ayah memang tak banyak melakukan pekerjaan rumah, termasuk memasak dan mengurus anak dibanding ibu.

    Yang mengejutkan, bagaimana pengaruh buruk yang ditanamkan ayah dengan memberikan anak-anak makanan tak sehat. "Banyak ayah yang kurang berperan dalam prioritas makan sehat seperti yang dilakukan ibu," kata Fielding-Singh kepada Live Science.

    Dalam penelitian yang dimuat di jurnal Appetite itu, Fielding-Singh mewawancara 42 ibu, 14 ayah, dan 53 remaja dari sekitar 40 keluarga menengah ke atas. Pertanyaannya seputar tanggung jawab keluarga soal makanan.

    Fielding-Singh mendapati fakta 41 dari 44 keluarga, termasuk yang diteliti, para anggotanya sepakat kebiasaan makan dari ayah kurang sehat dibanding ibu. Meski kebanyakan ibu yang diteliti cukup senang melakukan lebih banyak pekerjaan rumah, sebagian lagi ingin para ayah mengerjakan lebih banyak, seperti berbelanja dan memasak.

    Akan tetapi, sebagian ibu juga berpikir bila ayah dibiarkan berbelanja makanan dan memasak, makanannya pasti kurang sehat. Jadi, bila ibu membiarkan ayah melakukan hal-hal tersebut, maka ibu justru terkesan kurang peduli pada anak-anak. "Memberi makan anak lebih dekat kaitannya dengan peran ibu. Kita sangat mempercayai kepiawaian ibu dalam menyiapkan makanan keluarga," ungkap Fielding-Singh.

    Di pihak lain, ayah dianggap kurang bertanggung jawab dalam urusan menyiapkan makanan. Ayah identik dengan pemberi nafkah dan bagaimana ia terlibat dalam kehidupan anak-anak. Tapi memberi anak-anak makanan sehat, sepertinya hal itu belum ada dalam daftar tugas ayah.

    PIPIT

    Berita lainnya:

    Heboh Bullying: Sanksi untuk Pelaku Menanti

    Apa Arti Keluarga untuk Bintang Star Wars Carrie Fisher?
    Bunda, Jangan Lupa Imunisasi Measles Rubella Bulan Depan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.