Memahami Karbohidrat Kompleks dan Karbohidrat Sederhana

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Ilustrasi kentang rebus. Mykingcook.com

TEMPO.CO, Jakarta - Karbohidrat adalah sumber utama energi tubuh dan bisa didapat dari berbagai makanan, mulai dari nasi, buah, sampai sayur. Karbohidrat dibagi menjadi dua jenis, sederhana dan kompleks. Perbedaan antara kedua jenis itu adalah struktur kimiawinya. Baca: Sumber Karbohidrat untuk Menunjang Dietmu

Secara umum, karbohidrat sederhana dicerna dan diserap lebih cepat oleh tubuh. Karbohidrat sederhana hanya mengandung satu atau dua jenis gula, yakni fruktosa (pada buah) dan galaktosa (pada produk-produk susu). Kandungan satu jenis gula disebut monosakarid sedangkan yang dua jenis adalah disakarid.

Karbohidrat kompleks mengandung tiga atau lebih zat gula dan disebut polisakarid. Menurut pakar diet Paige Smathers, semua jenis karbohidrat adalah sumber energi. Namun demikian, karbohidrat sederhana lebih cepat memberikan energi dibanding yang kompleks karena lebih cepat dicerna dan diserap.

Karbohidrat sederhana bisa memicu naiknya kadar gula darah sedangkan yang kompleks memberikan simpanan energi lebih lama. Karena itu, asupan karbohidrat sederhana yang terlalu banyak bisa memicu terjadinya diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

“Yang terbaik adalah berfokus untuk mengasup karbohidrat kompleks dalam pola makan, termasuk dari gandum dan sayuran,” kata Smathers kepada Live Science. Di dalam tubuh, karbohidrat dipecah menjadi unit-unit yang lebih kecil berupa gula, seperti glukosa dan fruktosa. Usus menyerap unit-unit kecil ini, yang kemudian memasuki aliran darah dan mengalir ke liver.

Liver mengubah semua zat gula menjadi glukosa, yang kemudian dibawa oleh aliran darah dan didampingi insulin, lalu diubah menjadi tenaga untuk fungsi tubuh dasar dan aktivitas fisik. Artikel terkait: Menghindari Karbohidrat? Gangguan Fungsi Otak Mengintai

Jika glukosa tak segera dibutuhkan untuk tenaga, maka tubuh akan menyimpannya hingga 2.000 kalori di liver dan otot-otot dalam bentuk glikogen. Bila simpanan glikogen sudah penuh, karbohidrat disimpan dalam bentuk lemak.

Jika simpanan karbohidrat tidak cukup banyak, tubuh akan menggunakan protein sebagai sumber tenaga. Padahal tubuh membutuhkan protein untuk membentuk otot. Menggunakan protein dan bukan karbohidrat sebagai sumber tenaga juga akan memberi tekanan pada ginjal.

Kekurangan karbohidrat juga bisa menyebabkan sistem saraf ousat menderita karena kekurangan glukosa. Akibatnya, timbul rasa pusing, fisik dan mental lemah. Keurangan glukosa atau zat gula disebut juga hipoglikemia. Orang yang tak cukup mengkonsumsi karbohidrat juga akan kekurangan serat, yang bisa menyebabkan sembelit dan masalah pencernaan. Baca juga: Karbohidrat Kunci Awet Muda Tom Cruise, Begini Rahasianya

PIPIT






3 Manfaat Komedi dan Humor untuk Kesehatan Fisik, Psikologis, dan Ikatan Sosial

1 hari lalu

3 Manfaat Komedi dan Humor untuk Kesehatan Fisik, Psikologis, dan Ikatan Sosial

Selera komedi atau humor membantu seseorang menghadapi masa-masa yang sulit juga baik untuk kesehatan


Iritasi Kulit hingga Mata, Ini Bahaya Gas Air Mata

2 hari lalu

Iritasi Kulit hingga Mata, Ini Bahaya Gas Air Mata

Gas air mata terdiri dari bahan kimia yang dapat mengiritasi kulit, paru-paru, mata, dan tenggorokan.


Berapa Batas Konsumsi Gula dalam Sehari?

9 hari lalu

Berapa Batas Konsumsi Gula dalam Sehari?

Jumlah gula yang aman dikonsumsi per hari mungkin bergantung pada total asupan kalori, tingkat aktivitas, dan faktor lainnya.


Masalah yang Sering Muncul saat Memilih Alat Kontrasepsi

9 hari lalu

Masalah yang Sering Muncul saat Memilih Alat Kontrasepsi

Ginekolog mengibaratkan memilih alat kontrasepsi, khususnya bagi wanita, seperti memilih suami. Artinya tergantung pada kecocokan.


6 Fakta tentang Kafein dalam Kopi

10 hari lalu

6 Fakta tentang Kafein dalam Kopi

Kafein dalam kopi memiliki kelebihan, namun juga dapat menimbulkan masalah. Berikut sejumlah fakta tentang kafein.


5 Tanda dan Efek Samping Kelebihan Vitamin D

10 hari lalu

5 Tanda dan Efek Samping Kelebihan Vitamin D

Mengonsumsi vitamin D dengan dosis tinggi dari waktu ke waktu dapat mencapai tingkat racun atau berbahaya dalam tubuh.


Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

11 hari lalu

Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

Penelitian menunjukkan BPA dapat berdampak pada kesehatan manusia dengan berbagai cara.


Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

12 hari lalu

Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

Daun kelor mengandung banyak manfaat bagi kesehatan sehingga menjadi salah satu bahan pangan dengan julukan superfood.


6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

13 hari lalu

6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

Teh putih diproduksi dengan memetik kuncup dan daun sebelum mekar


Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

13 hari lalu

Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

Salah satu cara ampuh untuk mengatasi lingkungan kerja toxic adalah memulihkan diri sendiri.