Ikut Rekrutmen PT KAI, Ketahui Tips Supaya Lolos Seleksi

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Petugas memeriksa karcis penumpang di Stasiun Kereta Api Pasar Senen, Jakarta Pusat, 20 Juni 2017. TEMPO/Charisma Adristy

TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia atau PT KAI membuka lowongan kerja bagi para lulusan SMA dan sederajat. Perekrutan tenaga kerja ini dibuka mulai 24 - 30 Juli 2017. Baca: Rekrutmen KAI, Netizen: Hanya untuk Pria?

Tak heran apabila rekrutmen PT KAI kali ini menarik calon pelamar lulusan SMA dari seluruh Indonesia. Dilansir dari akun resmi instagram PT KAI (@keretaapikita), posting-an tentang rekrutmen PT KAI mengundang 6.000 likes serta hampir 1.000 komentar.

Posisi yang dibutuhkan oleh PT KAI dalam rekrutmen antara lain, Calon Masinis, Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA), Pengawas Peron (PAP), Petugas Rumah Sinyal (PRS), Petugas Wesel (PJW), Petugas Langsir (PLR), Petugas Pemeliharaan Sintelis dan LAA, Petugas Pemeliharaan Sarana, serta Petugas Pemeliharaan Rel dan Jembatan.

Berikut tips dan ketentuan dalam rekrutmen PT KAI:

1. Kewarganegaraan
Pastikan kamu terdaftar sebagai warga negara Indonesia karena ini adalah syarat yang pertama dan utama.

2. Buat SKCK di Kepolisian
Pelamar harus membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK yang dahulu dikenal dengan Surat Berkelakuan Baik. Datanglah ke kantor kepolisian resor di kabupaten / kota tempat tinggalmu atau sesuai dengan daerah asalmu.

Cari informasi apakah kantor kepolisian tempat mengurus SKCK menyediakan layanan pendaftaran pembuatan SKCK melalui online atau harus langsung datang ke kantor polisi. Adapun syarat membuat SKCK antara lain fotokopi kartu identitas diri, fotokopi kartu keluarga, fotokopi akta kelahiran, fotokopi ijazah, dan foto diri dalam ukuran tertentu.

3. Perhatikan rentang umur
Bagi calon pelamar perlu diperhatikan usia minimal 18 tahun dan maksimal 25 tahun per 1 Agustus 2017. Baca juga: Banyak Dibutuhkan, PT KAI Buka Lowongan Masinis

4. Nilai UN SMA
Disyaratkan bagi pelamar untuk memiliki rata-rata nilai Ujian Nasional 6,0 (enam koma nol). Ini wajib untuk semua pelamar yang berasal dari berbagai SMA di Indonesia.

5. Syarat fisik
Untuk para pelamar yang ingin menjadi masinis dan petugas pengatur perjalanan kereta api harus memiliki tinggi badan sekurangnya minimal 165 sentimeter dengan berat badan ideal. Adapun untuk formasi pengatur rumah sinyal), petugas jasa wesel, petugas langsir, dan pengawas Peron, minimal memiliki tinggi badan 163 sentimeter dengan berat badan ideal. Sedangkan untuk tenaga pemeliharaan sarana, sintelis dan prasarana minimal bertinggi badan 160 sentimeter dengan berat badan ideal.

Selebihnya kamu hanya perlu percaya diri saat menjalani wawancara setelah memenuhi persyaratan tadi. Rekrutmen KAI ini juga hanya dibuka bagi pelamar berjenis kelamin pria. Selamat mencoba!

Artikel terkait: Lowongan Kerja PT Kereta Api Indonesia, Apa Saja Syarat Fisiknya

ANTARA






PT KAI Bakal Pakai Face Recognition di Stasiun, Pakar Ingatkan Akurasi dan Pengamanan Data

7 jam lalu

PT KAI Bakal Pakai Face Recognition di Stasiun, Pakar Ingatkan Akurasi dan Pengamanan Data

Pakar mengatakan ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan teknologi pemindaian wajah atau face recognition boarding gate di stasiun.


PT KAI Pakai Face Recognition di Stasiun, Pakar Beberkan Manfaatnya

8 jam lalu

PT KAI Pakai Face Recognition di Stasiun, Pakar Beberkan Manfaatnya

KAI memulai uji coba penggunaan fasilitas pemindaian wajah atau face recognition boarding gate di Stasiun Bandung.


Marak Data Bocor, Pakar Mewanti-wanti Penggunaan FR untuk Penumpang Kereta Api

9 jam lalu

Marak Data Bocor, Pakar Mewanti-wanti Penggunaan FR untuk Penumpang Kereta Api

Pengamat siber menyebut FR termasuk data biometrik yang perlu dikelola dan diamankan dengan baik. Ia mengimbau penggunannya di kereta api.


PT KAI Uji Coba Face Recognition Boarding Gate, Ini Dampak Negatifnya bagi Privasi Penumpang

1 hari lalu

PT KAI Uji Coba Face Recognition Boarding Gate, Ini Dampak Negatifnya bagi Privasi Penumpang

PT KAI akan menggunakan face recognition boarding gate dengan tujuan memudahkan proses validasi data penumpang. Apa dampak negatifnya bagi penumpang?


Usulan Harga Tiket LRT Jabodebek Tak Berubah Meski Jadwal Operasi Molor

5 hari lalu

Usulan Harga Tiket LRT Jabodebek Tak Berubah Meski Jadwal Operasi Molor

Meskipun operasi LRT mundur, KAI kemungkinan tidak mengubah harga tiket yang akan ditetapkan Kementerian Perhubungan.


Bos INKA Curhat Ribuan Kereta Uzur: Angkutan Penumpang Biasanya Kurang Feasible

6 hari lalu

Bos INKA Curhat Ribuan Kereta Uzur: Angkutan Penumpang Biasanya Kurang Feasible

Direktur Utama PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA Budi Noviantoro menceritakan saat ini ada ribuan kereta yang umurnya terlampau tua atau uzur


Tidak Perlu Lagi Pakai KTP, PT KAI Uji Coba Face Recognition Boarding Gate di Stasiun Bandung

7 hari lalu

Tidak Perlu Lagi Pakai KTP, PT KAI Uji Coba Face Recognition Boarding Gate di Stasiun Bandung

PT KAI melakukan uji coba face recognition boarding gate untuk memudahkan dan memangkas antrean penumpang.


KAI Siapkan Duit Rp 20 Miliar untuk Pasang Solar Panel di 40 Stasiun

11 hari lalu

KAI Siapkan Duit Rp 20 Miliar untuk Pasang Solar Panel di 40 Stasiun

KAI meresmikan penggunaan pembangkit solar panel di Stasiun Gambir dengan daya 40,5 kWp dan gedung Jakarta Railway Center (JRC) dengan daya 40 kWp.


Pasang Solar Panel di Gambir dan Gedung JRC, KAI Klaim Hemat Biaya Listrik 10 Persen

11 hari lalu

Pasang Solar Panel di Gambir dan Gedung JRC, KAI Klaim Hemat Biaya Listrik 10 Persen

KAI menggelontorkan Rp 1 miliar untuk memasang solar panel di dua tempat.


KAI Gelontorkan Rp 1 Miliar untuk Pasang Solar Panel di Gambir dan Gedung JRC

11 hari lalu

KAI Gelontorkan Rp 1 Miliar untuk Pasang Solar Panel di Gambir dan Gedung JRC

Pemasangan solar panel itu merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-77 KAI