Video Bullying Viral, Komentar Happy Salma? Itu Sadis

Reporter

Editor

Susandijani

Happy Salma. ANTARA/Agus Bebeng

TEMPO.CO, Jakarta -Happy Salma syok dengan kasus bullying yang terjadi akhir-akhir ini. Video sekelompok pelajar mem-bully temannya di salah satu pusat perbelanjaan menjadi viral di jagad media sejak Minggu, 16 Juli 2017. Belum lama ini, kejadian serupa juga terjadi pada mahasiswa berkebutuhan khusus di-bully di Kampus Gunadarma.

Maraknya kasus bullying ini mendapat perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk artis Happy Salma. Perempuan yang kini menetap di Pulau Dewata Bali ini mengaku terkejut dengan kasus yang bullying yang belakangan banyak terjadi.

“Saya merasa syok karena saya juga baru punya anak, saya orang tua baru, jadi saya banyak belajar bagaimana kejadian ini nanti di masa depan. Kok bisa sih ada kejadian yang seperti itu,” katanya saat ditemui di sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan ini, Happy Salma juga berharap semoga bullying tidak terjadi dilingkungan sekolah. Happy menilai, pelaku bullying tersebut termasuk diusia yang mulai dewasa, karena itu, seharusnya sebelum bertindak mereka dapat memahami dampaknya ke depan.

“Harusnya mereka mulai memahami apa sih yang dilakukan itu sangat berdampak sampai tua. Dan itu buat saya miris, shock dan marah,” tuturnya.

Mengenai maraknya kasus bullying, Happy mengatakan, sebenarnya kasus ini telah ada sejak dulu. Bahkan, tambahnya, tak jarang ada yang meninggal karena bullying. Namun, yang sangat disayangkan Happy Salma adalah rasa bangga pelaku yang merekam dan mengupload video tersebut.

“Kok bangga itu di video dan dijadikan viral dan semua orang jadi pada tahu. Itu sadis ya. Menurut saya [tindakan bullying] itu pengecut sekali,” kata Happy Salma.

BISNIS

Baca juga :
Asam Folat Penting Bagi Ibu Hamil, Begini Alasannya
7 Penyebab Rasa Lelah yang Tak Kunjung Reda
Kekasih Berpulang, Awkarin: See You on The Other Side, Sweetheart






Roasting dalam Komedi Bukan Bullying, Apa Bedanya?

2 hari lalu

Roasting dalam Komedi Bukan Bullying, Apa Bedanya?

Referensi topik roasting stand up comedy diambil dari berbagai fenomena sosial yang menjadi perhatian khalayak ramai atau mengenai ketimpangan sosial


Pertunjukan Sudamala dari Titimangsa Foundation, Bawa Tradisi Bali ke Gedung Arsip Nasional Jakarta

25 hari lalu

Pertunjukan Sudamala dari Titimangsa Foundation, Bawa Tradisi Bali ke Gedung Arsip Nasional Jakarta

Nicholas Saputra menjelaskan, gagasan pentas Sudamala: Dari Epilog Calonarang ini muncul melalui diskusi dengan Happy Salma.


Nicholas Saputra dan Happy Salma Garap Pentas Sudamala: Dari Epilog Calonarang

31 hari lalu

Nicholas Saputra dan Happy Salma Garap Pentas Sudamala: Dari Epilog Calonarang

Happy Salma bertindak sebagai produser bersama Nicholas Saputra


Gandeng 11 UMKM Lokal, Tulola Design Rilis Pameran Bertema Perempuan dan Alam

39 hari lalu

Gandeng 11 UMKM Lokal, Tulola Design Rilis Pameran Bertema Perempuan dan Alam

Perusahaan perhiasan Tulola Design menggandeng 11 UMKM lokal untuk membuat pameran bertema Perempuan dan Alam.


Adaptasi Sastra ke Seni Pertunjukan, Titimangsa Pentaskan Sudamala pada 10-11 September

39 hari lalu

Adaptasi Sastra ke Seni Pertunjukan, Titimangsa Pentaskan Sudamala pada 10-11 September

Titimangsa mempertunjukkan Sudamala: dari Epilog Calonarang merupakan karya kolaborasi antara 80 orang seniman dan maestro Bali juga kota lainnya


Kak Seto Minta Polri Lindungi Anak Ferdy Sambo dari Dampak Labeling Publik

42 hari lalu

Kak Seto Minta Polri Lindungi Anak Ferdy Sambo dari Dampak Labeling Publik

Kak Seto menyatakan adanya labelisasi yang disematkan pada anak misalnya pada kasus Ferdy Sambo dapat mempengaruhi tumbuh kembang psikologisnya.


Kak Seto Sebut Anak Bungsu Ferdy Sambo Masih Butuh Pendampingan dari Putri Candrawathi

42 hari lalu

Kak Seto Sebut Anak Bungsu Ferdy Sambo Masih Butuh Pendampingan dari Putri Candrawathi

Kak Seto mengusulkan jika nantinya Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo diputuskan ditahan maka cukup tahanan kota


Sinopsis Before, Now & Then (Nana) yang Sudah Tayang di Prime Video

45 hari lalu

Sinopsis Before, Now & Then (Nana) yang Sudah Tayang di Prime Video

Before, Now & Then (Nana) diangkat dari sebuah kisah nyata tentang kisah perempuan Indonesia yang hidup di daerah Jawa Barat era 1960-an.


Seri Monolog Di Tepi Sejarah Suguhkan Cerita Lima Pahlawan Akan Tayang Virtual Mulai Hari Ini

51 hari lalu

Seri Monolog Di Tepi Sejarah Suguhkan Cerita Lima Pahlawan Akan Tayang Virtual Mulai Hari Ini

Produser monolog Di Tepi Sejarah, Happy Salma menuturkan, pementasan ini menjadi ruang belajar mengenalkan para pahlawan.


Kekerasan terhadap Anak Marak, Perhimpunan Perempuan: Seharusnya Aman dan Nyaman

8 Agustus 2022

Kekerasan terhadap Anak Marak, Perhimpunan Perempuan: Seharusnya Aman dan Nyaman

Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) mengedukasi warga DKI Jakarta untuk mencegah kekerasan terhadap anak dengan segala bentuknya.