Mango Souffle, Resep Klasik Khas Prancis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mango Souffle. shutterstock.com

    Mango Souffle. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Mango souffle terbuat dari buah mangga, telur dan gelatin. Teksturnya ringan, halus dan menyegarkan.

    Mango souffle merupakan makanan penutup klasik khas Prancis yang menyegarkan. Kudapan ini menggabungkan rasa manis dan segarnya mangga dengan tekstur lembut souffle. Lebih nikmat jika dikonsumsi dingin.

    Berikut bahan dan cara pembuatan mangga souffle yang diadopsi dari laman Boldsky:

    Bahan:
    100 gram gula
    3 butir telur
    150 mililiter krim
    2 sendok makan gelatin bubuk
    100 gram buah mangga, potong dadu
    100 gram puree mangga
    2 sendok makan air perasan lemon

    ADVERTISEMENT

    Cara membuat:
    1. Pisahkan kuning telur dari putihnya.Sisihkan.
    2. Rendam gelatin bubuk dengan ½ gelas air.
    3. Kocok gula dengan kuning telur hingga lembut dan gula larut.
    4. Letakkan wadah berisi air di atas api kecil.
    5. Masukkan puree mangga, dan campuran kuning telur di dalam wadah anti panas, aduk hingga kental membentuk custard untuk souffle.
    6. Jika custard sudah hangat, tambahkan gelatin, aduk rata hingga membentuk lapisan. Angkat
    7. Tambahkan air jeruk lemon dan biarkan dingin.
    8. Kocok putih telur hingga kaku.
    9. Kocok krim hingga kental dan mengembang, ambil sedikit krim untuk hiasan. Masukkan krim ke dalam custard, buat adonan berlapis, lalu lapisi dengan putih telur.
    10. Tuangkan adonan ke dalam mangkuk atau gelas, dan hiasi dengan irisan krim dan mangga. 11. Dinginkan dalam lemari es.

    Sajikan.

    DINA ANDRIANI

    Baca juga :
    Mau Bisnis Sosial? Intip Trik Nila Tanzil Bikin Travel Sparks
    Merah Genjot Percaya Diri, pada Si Pemalu juga?
    Air Dingin Vs Air Hangat, Mana Lebih Sehat?


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.