Suka Menyendiri? Awas Jadi Sasaran Bullying, Ini Alasannya

Reporter

ilustrasi bullying. Tempo/Indra Fauzi

TEMPO.CO, Jakarta - Perundungan atau bullying adalah sebutan untuk tindak kekerasan atau proses intimidasi yang dilakukan oleh seseorang atau suatu kelompok kepada seseorang yang dianggap lemah atau berbeda. Tindakan tersebut biasanya menimbulkan trauma bagi korban.

Baca juga:
Heboh Bullying: Pelaku Emosional, Bagaimana Karakter Korban?
Dampak Bullying Bukan Sesaat, Efeknya Depresi Tak Berujung
Plus Minus Pekerja Lepas, Betulkah Tak Punya Waktu Sendiri?

Korban biasanya adalah orang yang mudah putus asa, tidak memiliki rasa percaya diri, bahkan jika dibiarkan berlarut korban akan menarik diri dari keluarga ataupun teman-temannya. Kondisi ini akan membuat korban mudah terjerumus pada hal negatif seperti narkoba, bahkan tindakan bunuh diri.

Bagaimanakah perilaku bullying bisa muncul? Seorang anak bisa melakukan perundungan kepada temannya karena memiliki dendam tertentu kepada korban atau sebelumnya pelaku pernah menjadi korban. Kemungkinan lain karena pelaku tidak bisa mengatasi masalah yang sedang dihadapi dan akhirnya melampiaskan kekesalan pada orang lain.

Faktor keluarga juga dapat memicu munculnya perilaku tersebut. Misalnya karena kurangnya kedekatan atau pengawasan orang tua. Kondisi ini menyebabkan seorang anak merasa bebas melakukan apapun yang diinginkan.

Jika seorang bergaul dengan pelaku bullying, maka dia dapat menjadi pelaku juga. Faktor penyebab lain adalah lingkungan yang permisif dengan tindakan penindasan. Belum lagi pengaruh dari berbagai media seperti televisi, film, ataupun gim video. Terkadang perilaku ini juga digunakan sebagai alat untuk mencari perhatian dari lingkungan pergaulan atau keluarga.

Untuk bertahan jika menjadi korban, hal pertama yang harus diingat adalah meningkatkan keberanian, percaya diri, dan mengalihkan perhatian pada kegiatan lain yang bermanfaat, seperti fokus pada pendidikan atau mengikuti ekstra kurikuler sesuai minat.

Jangan pedulikan orang-orang yang suka merundung dan jangan menyimpan dendam atau memendam amarah pada mereka. Anggap saja mereka melakukan hal tersebut karena tidak puas dengan diri mereka.

Kemarahan atau balasan yang kita lakukan pada pelaku tidak ada gunanya karena justru akan membuat kita lebih sakit hati dan mendatangkan konsekuensi yang tidak mengenakkan seperti hukuman dari guru.

Hal yang harus dipikirkan jika mengalami kejadian ini adalah masih ada banyak orang yang sayang dan peduli dengan kita. Memperluas pergaulan juga bisa menghindarkan kita dari tindakan bullying karena pelaku biasanya mengincar orang-orang yang senang menyendiri karena lebih mudah disudutkan.

Hal terpenting, kalau perundungan atau bullying yang kita alami terasa berlebihan dan sangat mengganggu keseharian, ceritakan perilaku tersebut kepada orang tua, guru, dosen, atau orang yang punya wewenang di lingkungan. Mereka pasti memiliki cara tepat untuk menghentikannya, solusi yang mungkin tidak pernah kita pikirkan sebelumnya.

TABLOIDBINTANG






Kak Seto Minta Polri Lindungi Anak Ferdy Sambo dari Dampak Labeling Publik

33 hari lalu

Kak Seto Minta Polri Lindungi Anak Ferdy Sambo dari Dampak Labeling Publik

Kak Seto menyatakan adanya labelisasi yang disematkan pada anak misalnya pada kasus Ferdy Sambo dapat mempengaruhi tumbuh kembang psikologisnya.


Kak Seto Sebut Anak Bungsu Ferdy Sambo Masih Butuh Pendampingan dari Putri Candrawathi

33 hari lalu

Kak Seto Sebut Anak Bungsu Ferdy Sambo Masih Butuh Pendampingan dari Putri Candrawathi

Kak Seto mengusulkan jika nantinya Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo diputuskan ditahan maka cukup tahanan kota


Kekerasan terhadap Anak Marak, Perhimpunan Perempuan: Seharusnya Aman dan Nyaman

51 hari lalu

Kekerasan terhadap Anak Marak, Perhimpunan Perempuan: Seharusnya Aman dan Nyaman

Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) mengedukasi warga DKI Jakarta untuk mencegah kekerasan terhadap anak dengan segala bentuknya.


Pelajar di Lombok Timur Lantang Suarakan Komitmen Anti Perundungan

58 hari lalu

Pelajar di Lombok Timur Lantang Suarakan Komitmen Anti Perundungan


Mengenal Tindakan yang Termasuk Bullying

28 Juli 2022

Mengenal Tindakan yang Termasuk Bullying

Kasus bullying alias perundungan semakin banyak terjadi. Bullying banyak bentuknya. Simak apa saja tindakan kategori perundungan.


Jokowi Minta Penegakan Hukum yang Tegas dalam Kasus Kekerasan terhadap Anak

23 Juli 2022

Jokowi Minta Penegakan Hukum yang Tegas dalam Kasus Kekerasan terhadap Anak

Jokowi meminta agar para pelaku kekerasan terhadap anak diberikan hukuman yang keras agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.


Anak Korban Bullying Meninggal, Jokowi Singgung Tanggung Jawab Semua Pihak

23 Juli 2022

Anak Korban Bullying Meninggal, Jokowi Singgung Tanggung Jawab Semua Pihak

Menurut Jokowi, peristiwa bullying ini merupakan tanggung jawab semua pihak. Ia berharap peristiwa serupa tidak terulang lagi.


Apa Faktor Penyebab Orang Melakukan Bullying?

23 Juli 2022

Apa Faktor Penyebab Orang Melakukan Bullying?

Tindakan bullying rentan berakibat fatal terhadap korban yang mengalami perisakan


Apa itu Bullying dan Dampak Buruknya?

22 Juli 2022

Apa itu Bullying dan Dampak Buruknya?

School bullying sebagai perilaku agresif yang dilakukan berulang-ulang oleh seorang atau kelompok siswa yang memiliki kekuasaan terhadap yang lemah


Tips Cegah Perundungan Anak dari Dosen Psikologi Unpad

22 Juli 2022

Tips Cegah Perundungan Anak dari Dosen Psikologi Unpad

Dosen Psikologi Pendidikan Fakultas Psikologi Unpad menjelaskan perundungan anak di lingkungan sekolah terjadi karena ada perilaku yang khas.