Anak Perempuan 2 Kali Lebih Berisiko Depresi, Alasannya?

Reporter

Editor

Susandijani

Ilustrasi

TEMPO.CO, Jakarta - Depresi memberikan pengaruh yang berbeda pada anak perempuan dan anak laki-laki, karena gangguan mental memiliki efek yang berbeda terhadap aktivitas di daerah otak tertentu.

Demikian menurut sebuah penelitian yang dilansir Boldsky.com

Karena itulah, peneliti menyarankan tipe perawatan yang berbeda untuk masing-masing jenis kelamin remaja tersebut. (Baca :Heboh Video Kekerasan: Jangan Biarkan Anak Menontonnya)

Temuan menunjukkan bahwa pada usia 15 tahun, anak perempuan dua kali lebih mungkin menderita depresi karena fluktuasi hormon dan faktor genetik, di mana anak perempuan lebih berisiko mewarisi depresi.

Namun, perbedaan antara jenis kelamin tidak hanya melibatkan risiko mengalami depresi, tapi juga bagaimana kelainan tersebut bermanifestasi dan konsekuensinya, kata periset.

"Pria lebih bertanggung jawab menderita depresi terus-menerus, sedangkan pada depresi wanita cenderung lebih episodik," kata Jie-Yu Chuang, seorang peneliti di University of Cambridge. (baca : Filler Ampuh Cegah Kerutan, Simak 3 Triknya Agar Tak Bahaya)

"Dibandingkan dengan wanita, pria depresi juga cenderung mengalami konsekuensi serius dari depresi mereka, seperti penyalahgunaan zat tertentu dan bunuh diri," Chuang menambahkan.

Untuk penelitian yang baru-baru ini diterbitkan di Frontiers in Psychiatry, tim tersebut merekrut 82 pasien wanita dan 24 pria yang menderita depresi, dan 24 wanita dan 10 sukarelawan pria sehat, yang berusia antara 11 dan 18 tahun.

Para periset kemudian mengekspos remaja yang mengalami depresi ke kata-kata bahagia atau sedih dan mencitrakan otak mereka.

Hasilnya menunjukkan bahwa depresi mempengaruhi aktivitas otak secara berbeda antara anak laki-laki dan anak perempuan di daerah otak seperti gyrus supramarginal dan cingulate posterior.

"Strategi pengobatan dan pencegahan khusus untuk depresi harus dipertimbangkan pada awal masa remaja. Mudah-mudahan, intervensi awal ini dapat mengubah lintasan penyakit sebelum keadaan menjadi lebih buruk," Chuang menjelaskan. (Baca: Stop Pornografi, Simak 6 Alasannya)

BISNIS.COM






5 Ciri Tipe Kepribadian Koleris

3 hari lalu

5 Ciri Tipe Kepribadian Koleris

Koleris tergolong kepribadian orang yang keras, tegas, mandiri


26 Tahun Ariel Tatum, Apa Hubungannya dengan Personel Koes Plus?

24 hari lalu

26 Tahun Ariel Tatum, Apa Hubungannya dengan Personel Koes Plus?

Hari ini 26 tahun lalu, 8 November 1996, Ariel Tatum lahir. Apa hubungannya dengansalah seorangpersonel Koes Plus?


Tindakan Pembunuhan dalam Sudut Pandang Psikologi Kriminal

38 hari lalu

Tindakan Pembunuhan dalam Sudut Pandang Psikologi Kriminal

Perbuatan kejahatan pembunuhan berhubungan dengan kondisi kejiwaan pelakunya


Alter Ego, Kepribadian yang Seperti Apa?

47 hari lalu

Alter Ego, Kepribadian yang Seperti Apa?

Alter ego kerap dikaitkan dengan identitas disosiatif atau kepribadian ganda


Top 3 Tekno Berita Kemarin: Cumlaude di Poltek Nuklir, Gempa di Muara Enim

48 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Kemarin: Cumlaude di Poltek Nuklir, Gempa di Muara Enim

Selain berita wisuda mahasiswa Poltek Nuklir dan gempa terkini di Sumatera Selatan, ada pula berita terkait tragedi Kanjuruhan dari kampus UMM


Apa Itu Healing dalam Psikologi?

51 hari lalu

Apa Itu Healing dalam Psikologi?

Healing dalam psikologi diartikan sebagai pemulihan emosional untuk memperkuat diri


Perjuangan Katherine, Mahasiswa Unair yang Lulus dengan Gelar Ganda

58 hari lalu

Perjuangan Katherine, Mahasiswa Unair yang Lulus dengan Gelar Ganda

Katherine, mahasiswa Unair yang menjalani International Undergraduate Program jurusan Psikologi. Simak kisahnya.


83 Tahun Sigmund Freud Meninggal, Pemikirannya Tak Lekang Waktu

23 September 2022

83 Tahun Sigmund Freud Meninggal, Pemikirannya Tak Lekang Waktu

Bagi seseorang yang sedang menyelami ilmu psikologi, tentu tidak asing lagi dengan Sigmund Freud. Pemikirannya masih bertahan hingga sekarang.


Apa Itu Sekolah Kepribadian?

22 September 2022

Apa Itu Sekolah Kepribadian?

Sekolah kepribadian berfokus pengembangan individu


Doktor Psikologi UI Teliti Kepuasan Pernikahan pada Pasangan Bekerja, Apa Hasilnya?

26 Agustus 2022

Doktor Psikologi UI Teliti Kepuasan Pernikahan pada Pasangan Bekerja, Apa Hasilnya?

Pingkan meraih gelar doktor psikologi UI lewat disertasinya mengenai kondisi stres pasangan suami-istri.