Jumat, 23 Februari 2018

Begini Menghitung Masa Subur dan Siklusnya

Oleh :

Tempo.co

Senin, 17 Juli 2017 22:10 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Begini Menghitung Masa Subur dan Siklusnya

    123rf.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu cara untuk menentukan masa subur Anda adalah dengan menyimpan catatan siklus menstuasi Anda selama delapan atau lebih dari delapan bulan. Caranya begini pilih siklus terpendek (misalnya 27 hari) dan kurangi 18 darinya. Angka yang dihasilkan, yaitu sembilan, adalah hari pertama yang berpotensi subur.

    Kurangi 11 dari siklus terpanjang Anda (misalnya 30 hari) dan Anda mendapatkan 19. Ini menandai hari terakhir Anda yang berpotensi subur. Jadi, jika siklus yang Anda hitung selama beberapa bulan adalah antara 27 dan 30 hari, Anda akan paling subur di antara hari ke 9 dan 19.

    Ini berarti kesempatan masih sangat besar untuk dapat hamil. Anda juga bisa tahu lebih jauh dengan mencatat suhu tubuh basal Anda (suhu pagi Anda sebelum bangun dari tempat tidur). Bagi kebanyakan wanita, ini berkisar antara 96 sampai 98 derajat Fahrenheit. Bila suhu tubuh Anda naik sedikit (empat sampai delapan persepuluh derajat), biasanya berarti Anda mengalami ovulasi dalam 12 sampai 24 jam terakhir.

    Satu metode lagi untuk mengidentifikasi masa subur Anda adalah dengan memperhatikan adanya perubahan pada lendir serviks Anda. Lendir yang muncul bisa kering (setelah menstruasi) sampai lengket (menjelang ovulasi) menjadi basah, melar, dan semi transparan (saat ovulasi).

    Siklus setiap wanita sedikit berbeda. Inilah apa yang terjadi selama siklus 28 hari (siklus rata-rata) dilansir Parenting.

    Hari pertama ke kelima
    Jika Anda tidak hamil, jaringan mati dan tua yang melapisi rahim meluruh, dan menstruasi dimulai. Tingkat estrogen dan progesteron rendah.

    Hari keenam dan ketujuh
    Hipotalamus, struktur otak yang mengatur organ dalam dan mengendalikan kelenjar pituitari, mengeluarkan hormon pelepas gonadotropin (GnRH). GnRH, pada gilirannya, memberitahu pituitari untuk melepaskan hormon perangsang folikel (FSH) dan hormon luteinizing (LH), yang menyebabkan telur, atau folikel, di salah satu ovarium untuk mulai tumbuh. Seiring telur tumbuh, mereka menghasilkan estrogen. Progesteron tetap rendah. Lendir serviks kering (sampai hari ke delapan atau sembilan).

    Hari ke delapan (mungkin hingga hari ke dua belas)
    Sekresi estrogen meningkat, yang menyebabkan lapisan rahim menjadi lebih tebal dan menghasilkan pasokan pembuluh darah yang lebih kaya, mempersiapkannya untuk menerima sel telur yang telah dibuahi. Tingkat FSH dan LH menurun.

    Hari kesepuluh
    Lendir menjadi basah dengan cairan keruh, lengket, atau keputihan atau kekuningan.

    Hari kedua belas
    Lendir menjadi jelas, licin, dan elastis, sinyal ovulasi semakin dekat. Anda kemungkinan besar akan hamil selama periode ini. Sperma bertahan selama dua sampai lima hari setelah hubungan intim, itulah sebabnya seks saat ini dapat menyebabkan kehamilan meskipun ovulasi masih beberapa hari lagi.

    Hari ketiga belas
    Estrogen meningkat secara dramatis, yang meningkatkan LH. LH merangsang sintesis progesteron, yang menyebabkan FSH meningkat. Dalam 12 jam ovulasi, suhu tubuh naik antara 4/10 dan 8/10 derajat dan, jika kehamilan tidak terjadi, tetap tinggi sampai periode menstruasi berikutnya.

    Hari keempat belas
    Estrogen turun tajam dan lonjakan LH menyebabkan ovarium melepaskan ovulasi telur. Telur hidup sekitar 12 sampai 24 jam.

    Hari kelima belas (dapat diperpanjang hingga hari kedua puluh empat)
    Folikel telur yang kosong - korpus luteum - mengeluarkan jumlah estrogen dan progesteron yang meningkat untuk membantu mempersiapkan rahim karena kemungkinan kehamilan. Tingkat FSH dan LH mulai turun.

    Hari ketujuh belas
    Bila suhu tubuh Anda tetap tinggi selama tiga hari berturut-turut, umumnya masa subur Anda sudah berakhir.

    Hari kedelapan belas
    Lendir serviks menjadi keruh.

    Hari kedua puluh satu hingga dua puluh dua
    Tingkat progesteron memuncak.

    Hari kedua puluh lima
    Korpus luteum pecah. Jika sel telur tidak dibuahi, progesteron mulai turun dan lendir serviks menjadi lengket. (Jika pembuahan terjadi, kadar progesteron Anda tetap tinggi.)

    Hari keduapuluh tujuh
    Lendir tidak ada atau kering.

    Hari keduapuluh delapan
    Tingkat estrogen menurun dan produksi progesteron cepat turun. Lendir tebal. Jika Anda tidak hamil, menstruasi Anda akan dimulai besok.

    TABLOIDBINTANG

    Baca juga:
    Tidur Lama di Akhir Pekan Bikin Lebih Cerdas dan Langsing
    Pro Kontra, Benarkah Yoga Tak Aman 100 Persen?
    Cokelat Hitam Bisa Bikin Langsing, Begini Caranya


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Deretan Kasus Rizieq Shihab, 11 Tuntutan dalam 9 Bulan

    Kabar kepulangan Rizieq Shihab pada 21 Februari 2018 membuat banyak pihak heboh karena sejak 2016, tercatat Rizieq sudah 11 kali dilaporkanke polisi.