Tren Sushi Salmon, Simak Triknya Agar Tetap Cerah dan Segar

Reporter

Editor

Susandijani

Ilustrasi rambut warna sushi salmon. Instagram.com/@lamiecramer

TEMPO.CO, Jakarta -Sushi salmon salah satu makanan yang paling lezat. Tapi tidak banyak orang yang menganggapnya identik dengan produk rambut. Tapi tren rambut sushi salmon ini membuktikan bahwa ikan juga menginspirasi warna rambut. Tren rambut sushi salmon ini dipopulerkan oleh hairstylist Jessica Gonzalez. 

Warna rambut pastel telah populer selama bertahun-tahun, jadi tidak mengherankan bahwa warna pink coral yang lembut dari salmon kini digemari. Ini adalah rona sempurna untuk hari-hari musim panas yang panjang dan panas. Warna sushi salmon ini berawal saat klien Jessica Gonzalez menginginkan warna rambutnya menyesuaikan dengan warna kulit. 

Menurt Jessica Gonzales dia menciptakan rona multi dimensi ini dengan warna baru rose gold Pravana dan menambahkan warna oranye, kuning, dan merah muda ke dalamnya. "Klien saya menginginkan warna peachy dan dia berkulit gelap jadi saya ingin membuatnya berwarna peach tapi dengan nada merah muda, dan kami menemukan nama salmon sushi begitu kami mulai menerapkannya," katanya seperti dilansir dari Bustle.

Warna sushi salmon ini terlihat cantik tapi akan mengecewakan ketika memudar. "Kunci untuk menjaga setiap warna rambut cerah dan tetap terlihat segar adalah meminimalkan jadwal pencucian Anda. Saya selalu mengatakan kepada klien  bahwa mereka harus menggunakan sampo dan kondisioner pelindung warna, namun Anda juga harus memberi jeda di sela-sela mencuci dan menggunakan dry shampoo,” ujar hairstylist Sarah Ramos. 

Selain itu, ada trik lagi yang perlu dilakukan untuk mempertahankan warna rambut Anda. "Saya juga mewarnai kembali setiap empat sampai enam minggu,” ujar Ramos. Mungkin akan terlihat berlebihan, tapi warna yang baru akan melapisi warna pink sehingga membuatnya lebih tahan lama pada rambut,

NIA PRATIWI

baca juga :
Siasat Natasha Rizky Agar Anak Makan Sayuran
Mau Bisnis Sosial? Intip Trik Nila Tanzil Bikin Travel Sparks
Plus Minus Pekerja Lepas, Betulkah Tak Punya Waktu Sendiri?






BPBD Kabupaten Bekasi Dirikan Posko Siaga Banjir di Sejumlah Titik Rawan

5 detik lalu

BPBD Kabupaten Bekasi Dirikan Posko Siaga Banjir di Sejumlah Titik Rawan

BPBD Kabupaten Bekasi mendirikan posko bencana di sejumlah wilayah potensi rawan banjir mengantisipasi tingginya intensitas hujan


Hasto PDIP Soal Pilpres: Turun ke Bawah Lebih Penting daripada Memanaskan Politik

4 menit lalu

Hasto PDIP Soal Pilpres: Turun ke Bawah Lebih Penting daripada Memanaskan Politik

Hasto Kristiyanto mengimbau kader PDIP turun menggerakkan perekonomian rakyat daripada bicara gimmick politik.


Industri Farmasi Mengaku Terpukul Selama Obat Sirup Ditarik dari Peredaran

7 menit lalu

Industri Farmasi Mengaku Terpukul Selama Obat Sirup Ditarik dari Peredaran

Sebelumnya, obat sirup dilarang beredar karena mengandung etilen glikol dan dietilen glikol yang tidak sesuai batas yang diatur BPOM.


Kota Bogor Ingin Punya Angkot Listrik, Minta Bantuan ke Pemerintah Pusat

10 menit lalu

Kota Bogor Ingin Punya Angkot Listrik, Minta Bantuan ke Pemerintah Pusat

Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat ingin mengganti angkot berbahan bakar minyak (BBM) dengan angkot berdaya listrik.


AS Masukkan China, Iran, dan Rusia sebagai Pelanggar Kebebasan Beragama

21 menit lalu

AS Masukkan China, Iran, dan Rusia sebagai Pelanggar Kebebasan Beragama

Menlu AS Antony Blinken mengatakan Amerika memberikan perhatian khusus kepada China, Iran, dan Rusia, di bawah Undang-undang Kebebasan Beragama.


Mengenal Fitur Baru WhatsApp: Video Call Rame-rame dan Daya Tampung Grup WhatsApp Ditambah

22 menit lalu

Mengenal Fitur Baru WhatsApp: Video Call Rame-rame dan Daya Tampung Grup WhatsApp Ditambah

Sebelum pembaruan, aplikasi WhatsApp, besutan Meta ini, hanya mengizinkan 8 anggota dalam sebuah panggilan video atau video call.


DPR Sepakati Laksamana Yudo Margono Menjadi Panglima TNI

23 menit lalu

DPR Sepakati Laksamana Yudo Margono Menjadi Panglima TNI

Laksamana Yudo Margono menjalani rangkaian uji kelayakan dan kepatutan calon Panglima TNI.


Anwar Ibrahim Rangkap Jabatan Menteri Keuangan, Apa Alasannya?

24 menit lalu

Anwar Ibrahim Rangkap Jabatan Menteri Keuangan, Apa Alasannya?

Jauh sebelum menjadi Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim adalah bekas menteri keuangan.


Kemenkes Ungkap Tren Kematian Covid-19 Masih Naik, Vaksinasi Terus Digenjot

39 menit lalu

Kemenkes Ungkap Tren Kematian Covid-19 Masih Naik, Vaksinasi Terus Digenjot

Juru Bicara Kemenkes Muhammad Syahril mengungkapkan Indonesia masih berada di Level 1 transmisi Komunitas Covid-19.


Obat Sirup Kembali Dijual di Apotek Terdekat

52 menit lalu

Obat Sirup Kembali Dijual di Apotek Terdekat

Kemarin, BPOM menyatakan ada 172 obat sirup dan 22 industri farmasi yang telah memenuhi standar ketentuan.