Efek Samping Diet dengan Minum Air Lemon

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi selai lemon. shutterstock.com

    Ilustrasi selai lemon. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Khasiat air lemon telah diketahui sejak lama. Air perasan lemon mengandung antioksidan, antikanker yang tinggi, dan vitamin C yang meningkatkan energi.

    Mengganti minuman yang mengandung gula atau teh kemasan dengan air perasan jeruk nipis atau lemon juga bermanfaat untuk kesehatan. Tidak sedikit orang yang rutin mengonsumsinya sekaligus untuk menurunkan berat badan.

    Namun, tahukah Anda, kalau minum lemon saja tidak akan menurunkan berat badan. Dilansir Women’s Health, jika minum lemon dengan cara yang salah, Anda mungkin akan mendapatkan efek samping di bawah ini.

    1. Mulas atau perut terasa panas

    Terlalu banyak air lemon bisa membuat dada terbakar, kata ahli gizi Jackie Ballou. "Lemon adalah salah satu buah yang paling asam. Jadi, jika Anda rentan terhadap sakit maag, ini bisa memicunya," kata Ballou.

    2. Enamel rusak

    Mereka yang fanatik kepada lemon mesti sering mengecek kodisi gigi. Sebab, kandungan asam dalam lemon bisa menghilangkan enamel pelindung gigi dan membuat gigi berlubang atau sensitif. Sebab itu, ketika minum lemon, cobalah untuk menggunakan sedotan. Bagi sebagian besar orang, minum satu hingga dua gelas air lemon sehari sudah lebih dari cukup.

    2. Bosan

    Terlalu banyak mengonsumsi sesuatu yang mengandung ekstrak lemon, lambat laun tentu akan membuat bosan. Sesekali, boleh memilih buah lain pada infused water agar tubuh juga bisa mencicipi kandungan nutrisi yang bervariasi dari buah-buahan lain.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:

    Roti Gandum Menyehatkan, Mitos atau Fakta?
    Mencium Aroma Makanan Ternyata Bisa Bikin Gemuk
    Dewi Hughes Baru Olahraga Setelah Sukses Diet Kenyang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.