Tirai, Salah Satu Sarang Kotoran di Rumah, Ada Lagi?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tirai ruang tamu. Boldsky.com

    Ilustrasi tirai ruang tamu. Boldsky.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Dalam bukunya yang berjudul The Complete Book of Clean, Toni Hammersley menunjukkan area rumah mana saja yang ternyata menyimpan banyak debu dan kotoran.

    Bukan angin segar, jelas, karena artinya banyak PR yang harus Anda bereskan di rumah. Tapi, berpikirlah positif, mungkin ini cara Anda menghabiskan akhir pekan sambil membakar lemak. Hadiahnya, salah satu atau bahkan keenam area rumah Anda jadi bersih. Setuju?

    1. Tirai jendela atau Gorden
    Area yang kerap terlihat bersih ini ternyata menyimpan banyak sekali debu dan kotoran. Untuk menghilangkan debu membandel yang menempel pada tirai jendela Anda, gunakan cairan pembersih dan kain katun. Gunakan kain untuk membersihkan bagian yang cukup sulit dijangkau dan penyedot debu untuk bagian bawah tirai jendela.

    2. Kerangka kasur
    Kerangka kasur yang terbuat dari kayu, logam ringan atau platform modern lain juga tidak lepas dari yang namanya debu dan kotoran. Untuk menghilangkan debu dan kotoran yang kemungkinan terhirup oleh Anda selama beristirahat, gunakan kain berbahan katun dan cairan pembersih.

    ADVERTISEMENT

    Baca juga :
    Ragam Pengguna Facebook, dari Swafoto sampai Kepo, Anda?
    5 Tips Memilih Sekolah untuk Sang Buah Hati
    Ammar Zoni Ditangkap Polisi, Apa Indikasi Seseorang Pakai Narkoba

    3. Lubang ventilasi
    Asap dan minyak tentu akan menghias lubang ventilasi yang berada di atas kompor Anda. oleh sebab itu, bersihkan lubang ventilasi secara rutin minimal tiga bulan sekali agar kotoran tersebut tidak masuk ke dalam masalah Anda.

    Semprotkan cairan pembersih pada panel lubang ventilasi. Cairan pembersih yang digunakan bergantung pada bahan panel, misalnya cairan pembersih yang mengandung cuka untuk bahan logam. Setelah itu, lap dengan kain katun bersih. Anda juga dapat mengganti cairan pembersih mengandung cuka dengan cairan pembersih buatan Anda sendiri. Campurkan beberapa sendok makan baking soda dengan air bersih, aduk hingga rata dan siap digunakan.

    4. Wadah pisau
    Selesai menggunakan pisau, Anda pasti langsung mencucinya hingga bersih. Bagaimana dengan wadahnya? Bukan hanya debu, sisa-sisa makanan yang menempel pada pisau juga dapat mengendap di dalam wadah, terutama wadah yang terbuat dari kayu. Untuk membersihkan kotoran membandel pada wadah pisau, Anda dapat menggunakan tisu atau kain katun. Cukup dibasuh dengan air bersih saja, jangan gunakan cairan pembersih. Zat kimia berbahaya yang terkandung di dalam cairan pembersih kemungkinan mengendap pada wadah pisau.

    5. Tempat sampah
    Tidak peduli seberapa sering Anda menggunakan plastik untuk membungkus tempat sampah, akan ada saja kotoran yang mengendap pada bagian bawahnya. Kuncinya adalah mencuci tempat (bak) sampah secara rutin.

    Saat mencuci, pastikan mengenakan sarung tangan agar bakteri jahat tidak menempel di tangan Anda. Jika dirasa sudah bersih, keringkan. Lebih baik dikeringkan di bawah sinar matahari untuk membunuh kuman yang masih menempel atau dikeringkan dengan kain sambil disemprot disinfektan.

    6. Kondensator kulkas
    Membersihkan kondensator kulkas secara rutin, setidaknya tiga bulan sekali mampu membuat kulkas bekerja jauh lebih efisien, mengurangi daya dan memperpanjang masa kulkas tersebut.

    HUFFINGTON POST | ESKANISA RAMADIANI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.