Mengukur Kadar Manja Anak Kecil

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak marah atau berteriak. shutterstock.com

    Ilustrasi anak marah atau berteriak. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Bila anak kecil menjadi tidak pengertian, menuntut, egois dan menantang, orang tua mungkin menduga anak mereka sedang manja. Sebenarnya, perilaku seperti itu normal dan biasa terjadi pada tahap tertentu perkembangan anak.

    Dilansir She Knows, ada fakta mengenai kemanjaan dan kadar manja yang wajar yang perlu Anda ketahui. , Penyuluh pendidikan dan keluarga dari Universitas Illinois, Diane Ryals mengatakan apa yang dilakukan bayi di bawah usia satu tahun tidak masuk kategori manja.

    Sebab pada tahap perkembangan ini, Ryals menjelaskan, anak harus menangis untuk berkomunikasi mereka memerlukan sesuatu. "Orang tua yang berpikir menghibur bayi yang menangis akan menyebabkan bayi menjadi manja itu keliru," ucap Ryals.

    Kalau anak di bawah usia satu tahun dibiarkan menangis, menurut dia, sama saja orang tua secara tidak sengaja melatih anak mereka untuk sering menangis karena si anak akan merasa orang tua tidak mengerti apa yang dia inginkan. Sebab pada usia itu, Ryals mengatakan, seorang anak belajar kalau dia harus menangis untuk mendapat perhatian.

    ADVERTISEMENT

    Untuk meredakan tangis berkepanjangan pada anak di bawah satu tahun, Ryals menyarankan orang tua memperhatikan anak mereka pada saat mereka tidak menangis. Dari situ, anak-anak akan belajar bahwa mereka tidak perlu menangis untuk dipeluk atau diperhatikan.

    Sekarang bagaimana dengan anak yang sering tantrum atau ngambek? Ryals menjelaskan tantrum adalah bukti anak itu manja. Anak-anak yang mengamuk mungkin frustasi, lelah atau lapar. Mereka menginginkan sesuatu dan tidak dapat mengekspresikan perasaan mereka secara lisan, jadi mereka menjadi frustrasi. Dengan waktu dan pengasuhan orang tua, balita belajar mengembangkan beberapa kesabaran dan cara lain untuk mengatasi perasaan mereka.

    Tantrum menjadi masalah saat orang tua menyerah terlalu dini atau terlalu sering. Selalu menuruti keinginan anak yang tantrum mengajari mereka bahwa mengamuk adalah cara yang efektif untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.

    Salah satu cara menghadapi anak yang tantrum adalah membiarkan anak itu menyelesaikan tangisnya. Jika sudah selesai, pahami perasaan anak dan yakinkan bahwa mereka dicintai. Orang tua perlu mengembangkan kemandirian anak secara bertahap.

    TABLOIDBINTANG

    Berita parenting lainnya:

    Tanda-tanda Gigi Bayi Mulai Tumbuh
    Jenis Pekerjaan Rumah buat Anak Sesuai Usia
    Belanjaan Atiqah Hasiholan dan Rio Dewanto Menyambut Salma


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.