Cara Benar Mencuci dan Memasak Jamur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • sxc.hu

    sxc.hu

    TEMPO.CO, Jakarta - Jamur kian populer seiring dengan penerapan gaya hidup sehat masa kini. Bagi vegetarian, jamur bisa diolah sehingga rasanya menyerupai daging, ada pula yang menyukai teksturnya yang kenyal, dan tentu ingin mendulang nutrisi yang terkandung di dalamnya.

    Ada berbagai jenis jamur yang bisa dimakan, yakni jamur kancing, shitake, tiram, merang dan lainnya. Jamur biasanya dijadikan campuran sup atau diolah menjadi lauk-pauk. Sebelum memasak jamur, sebaiknya kita mengenali karakteristiknya.

    Dilansir dari Bon Appetit, berikut kesalahan yang sering dilakukan saat memasak jamur dan cara menghindarinya seperti yang diterangkan oleh food writer, Alison Roman.

    1. Jamur wajib dicuci tapi jangan pakai air
    Jamur itu seperti spons kecil yang akan menyerap air untuk menjaga kelembapan. Jika Anda ingin mengonsumsinya, sebaiknya tidak mencuci jamu dengan air karena akan menjadi basah dan hancur saat di goreng, dibakar, atau direbus. Disarankan membersihkan jamur dengan handuk kertas basah atau sikat kue. Ini berguna untuk membersihkan semua celah kecil yang ada di bagian jamur.

    ADVERTISEMENT

    2. Masak dengan api sedang dan perlahan
    Jamur memiliki kandungan air di dalamnya. Bila memasaknya di panci, airnya akan meruap keluar dan bisa merusak tekstur jamur. Jika memasaknya dengan api kecil, itu hanya akan membuat jamur mendidih di cairannya. Jadi masak dengan api sedang untuk menjaga air alami pada jamur tidak keluar. Dengan ini, warna dan tekstur jamur tetap bertahan dan kian menggugah selera.

    3. Gunakan sedikit minyak
    Karena Jamur bisa menyerap dengan cepat, maka masak dengan api sedang dengan durasi cepat. Yang harus diperhatikan adalah, masing-masing jamur memiliki tingkat kematangan berbeda. Jika penggorengan terlihat kering, tambahkan minyak sedikit demi sedikit.

    4. Mengiris jamur
    Jamur tidak selalu mesti diiris. Coba sajikan dalam bentuk utuh supaya sensasi rasa di dalamnya lebih mantap di lidah.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:

    Menyimpan Telur di Pintu Kulkas Itu Keliru
    Alasan Tepung Harus Disangrai dan Diayak
    Beda Whipped Cream dengan Heavy Cream


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.