6 Pengganggu yang Bikin Perempuan Tak Fokus Bekerja

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Ilustrasi wanita karier. Shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Menjalani pekerjaan idaman dan mencapai kesuksesan dalam berkarier merupakan impian semua orang, termasuk para pekerja wanita. Namun kenyataannya pekerja wanita kerap dilanda perasaan tidak bahagia di tempat kerja.

Mengutip sebuah survei yang diikuti 1.050 pekerja wanita di Amerika Serikat, berusia 18-35 tahun menunjukkan banyak wanita yang tidak bahagia dengan karier mereka dan ada beragam pemicunya. Survei ini dilakukan oleh jasa pencarian kerja, Recruiter bekerja sama dengan 1.000 Dreams Fund, yayasan yang menawarkan beasiswa kepada pekerja wanita di Amerika Serikat.

Apa saja yang membuat perempuan tak fokus bekerja, berikut ini rinciannya:

1. Pekerjaan tidak sesuai hasrat
Sejumlah 58 persen wanita yang mengikuti survei ini memilih jurusan pendidikan yang sesuai dengan pekerjaan impian mereka. Salah satu penyebabnya, pekerjaan impian mereka kerap tidak memberi penghasilan sesuai harapan. Sebab itu, 32 persen menjalani profesi lain yang tidak sesuai dengan hasrat setidaknya dalam 5 tahun pertama, demi penghasilan tinggi. Dengan begitu, mereka menanggung konsekuensi ketidakbahagiaan karena bekerja di bidang yang tidak mereka sukai.

2. Perlakuan tidak menyenangkan
Di era modern yang mengusung kesetaraan gender, masih banyak pekerja wanita yang mengalami perlakuan tidak menyenangkan dari pekerja pria. Sebanyak 20 persen pekerja wanita pernah mengalami perlakuan seksisme di tempat kerja. Selain itu, perundungan di tempat kerja baik oleh lawan jenis maupun oleh pekerja wanita lainnya menjadi faktor yang membuat wanita tidak bahagia di tempat kerja.

3. Usia
Lebih dari 75 persen wanita yang mengikuti survei menyatakan menjadi pegawai berusia muda menghalangi mereka menunjukkan seluruh kemampuan. Saat ini, generasi milenium masih berada di ujung struktur organisasi kepegawaian dan menghadapi generasi di atas mereka, yakni generasi X, yang saat ini menjadi atasan mereka. Generasi milenium diperkirakan akan mendominasi dunia kerja, sebanyak 75 persen, pada 2025.

4. Tidak tahu tujuan
Berakar dari poin pertama, sebagian pekerja wanita juga tidak menjalani profesi sesuai hasrat karena tidak tahu tujuan karier mereka. Lebih dari 30 persen pekerja wanita tidak tahu bidang yang ingin mereka bidik dan jalan karier yang mesti ditempuh.

5. Tak siap mental
Ketidaksiapan memasuki dunia kerja menjadi masalah banyak pekerja wanita. Hanya 25 persen peserta survei yang menyatakan “sangat yakin” dengan kemampuan ketika mengikuti wawancara kerja, sementara 75 persen lainnya merasa membutuhkan pelatihan, bahkan untuk mengikuti wawancara kerja.

6. Impian berwirausaha
Tidak semua orang cocok bekerja di bawah institusi dan lebih suka bekerja secara mandiri dengan berwirausaha. Ini sebabnya, sebanyak 31 persen responden tidak bahagia di tempat kerja, karena tidak menyukai bekerja dalam institusi. Mereka bermimpi bekerja secara bebas alih-alih di bawah perusahaan.

TABLOIDBINTANG

Berita karier lainnya:

Sering Merasa Sebal di Kantor, Identifikasi 9 Penyebabnya

5 Kegiatan yang Bikin Semangat Kerja Setelah Libur Lebaran
Saran buat Generasi Milenial agar Kerja dan Pribadi Seimbang






Bukan Cuma Butuh Skill, Ini Tips Bangun Karier untuk Generasi Muda

26 hari lalu

Bukan Cuma Butuh Skill, Ini Tips Bangun Karier untuk Generasi Muda

Generasi muda saat ini dinilai sudah banyak yang memiliki skill baik. Simak tips penting yang perlu dilatih untuk bangun bisnis sendiri.


Cerita Florence Pugh Banyak Orang Ingin Mengubah Dirinya di Awal Karier

30 hari lalu

Cerita Florence Pugh Banyak Orang Ingin Mengubah Dirinya di Awal Karier

Florence Pugh mengawali karier di industri film sejak berusia 19 tahun


Paulina Porizkova Cerita Perubahan Hidupnya Semakin Tua Semakin Keren

36 hari lalu

Paulina Porizkova Cerita Perubahan Hidupnya Semakin Tua Semakin Keren

Paulina Porizkova berterus terang tentang penuaan, bahwa dia memiliki kerutan dan tidak membuatnya terlihat jelek


Eva Mendes Selektif Pilih Proyek Film agar Bisa Lebih Banyak Waktu Bersama Anak

51 hari lalu

Eva Mendes Selektif Pilih Proyek Film agar Bisa Lebih Banyak Waktu Bersama Anak

Eva Mendes memiliki dua putri dengan Ryan Gosling, dia selektif terima proyek film dan memilih bisnis yang lebih fleksibel.


Constance Wu Menjadi Ibu Memperbaiki Hubungan yang Renggang dengan Ibunya

52 hari lalu

Constance Wu Menjadi Ibu Memperbaiki Hubungan yang Renggang dengan Ibunya

Constance Wu mengungkapkan lebih banyak detail dari memoar barunya yang sangat pribadi Making a Scene


Tak Menemukan Kebahagiaan dalam Pencapaian Bekerja, Apa Itu Arrival Fallacy?

29 September 2022

Tak Menemukan Kebahagiaan dalam Pencapaian Bekerja, Apa Itu Arrival Fallacy?

Arrival fallacy biasanya hanya memiliki pola pikir berorientasi pencapaian bekerja


Pencapaian Bekerja Keras dan Uang Apakah Pasti Kebahagiaan?

29 September 2022

Pencapaian Bekerja Keras dan Uang Apakah Pasti Kebahagiaan?

Arrival fallacy sebutan dalam Bahasa Inggris untuk menggambarkan tujuan yang tercapai setelah bekerja keras tak ada rasa bahagia


Bagi Charlize Theron Menjadi Ibu Lebih Penting daripada Ketenaran

23 September 2022

Bagi Charlize Theron Menjadi Ibu Lebih Penting daripada Ketenaran

Charlize Theron merasa lebih tertantang membuat roti panggang seenak buatan tetangganya


Cerita Brooke Shields Mendirikan Perusahaan di Usia 57 dan Mematahkan Stigma Penuaan

21 September 2022

Cerita Brooke Shields Mendirikan Perusahaan di Usia 57 dan Mematahkan Stigma Penuaan

Brooke Shields juga ingin mengubah status quo di ruang kecantikan, terutama jika menyangkut terminologi seputar penuaan


Gisele Bundchen Ingin Tom Brady Ikut Andil Mengasuh Anak-anaknya

14 September 2022

Gisele Bundchen Ingin Tom Brady Ikut Andil Mengasuh Anak-anaknya

Rumor keretakan rumah tangga antara Tom Brady dan Gisele Bundchen meningkat bulan lalu