5 Alasan Dilarang Menyimpan Ponsel dalam Saku

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP

    AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Menyimpan atau menyelipkan ponsel di dalam saku memang praktis. Setiap kali butuh ponsel, kita tinggal merogoh ponsel tersebut. Kita juga bisa merasakan kalau ada pesan yang masuk atau panggilan telepon jika ponsel dalam mode getar. Baca juga: 11 Jurus Melupakan Ponsel meski Sebentar

    Terlebih di zaman sekarang, hampir dapat dipastikan orang akan membawa telepon genggam atau ponsel ke mana pun mereka pergi. Hidup rasanya tak lengkap tanpa ponsel.

    Namun sejumlah pakar kesehatan mengingatkan tentang kebiasaan menyimpan ponsel di saku, entah kantung baju ataupun celana. Berikut ini alasannya:

    1. Mempengaruhi kesuburan pria
    Menyelipkan ponsel di saku depan celana bisa mempengaruhi kesuburan pria. Baca: Mr. P Loyo karena Ponsel Itu Nyata Adanya

    ADVERTISEMENT

    2. DNA Rusak
    Radiasi ponsel dapat mengurangi jumlah sperma dan motilitas. Juga memicu stres oksidatif dan kerusakan DNA.

    3. Disfungsi ereksi
    Studi lain menyebutkan pria yang membawa ponsel dalam kondisi aktif dalam jangka waktu lama berpotensi mengalami risiko disfungsi ereksi lebih tinggi.

    4. Gelombang radio yang berbahaya
    Ponsel memancarkan gelombang radio atau radiasi non-pengion melalui antena. Bila Anda membawa ponsel sangat dekat dengan tubuh, gelombang radio ini bisa menyerap energi.

    5. Pusing atau keluhan lainnya
    Sedapat mungkin atur durasi menelepon dan berapa lama tubuh Anda terpapar sinar serta gelombang radio ponsel. Meski sulit untuk benar-benar menjauh dari ponsel, ada baiknya Anda meletakkannya di tas atau genggam saja.

    BOLDSKY | LUCIANA

    Berita lainnya:

    7 Fakta Unik tentang Keseimbangan

    Diet Paleo, Pola Makan ala Manusia Purba

    Sudah Saatnya Makan Tapi Perut Masih Kenyang, Apa Sebabnya?


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Warga Tak Punya NIK Bisa Divaksinasi, Simak Caranya

    Demi mencapai target tinggi untuk vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan memutuskan warga yang tak punya NIK tetap dapat divaksin. Ini caranya...