Istri Pejabat Tampar Petugas, Apa Efek Metal Detektor di Jam Tangan

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Pemerikasaan penumpang dengan menggunakan detektor metal di terminal 1C bandara Soekarno Hatta, (12/7). TEMPO/Seto Wardhana.

TEMPO.CO, Jakarta - Keributan antara seorang penumpang maskapai Batik Air bernama Joice Warouw dengan petugas Bandara Sam Ratulangi dilatari urusan sepele. Joice yang mengaku sebagai istri dari jenderal polisi ini menolak arahan petugas yang meminta dia melepaskan jam tangannya. Joice malah memukul dan menampar petugas bandara.

Ketika melewati Walk Through Metal Detector, alat itu berbunyi karena Joice masih mengenakan jam tangan. Lalu apa pengaruh pemeriksaan keamanan di bandara pada jam tangan? Baca: Istri Pejabat Penampar Petugas Bandara Laporkan Korban ke Polisi


Wanita mengaku istri pejabat tampar petugas Bandara Sam Ratulangi, Manado. youtube.com

Menurut pemerhati jam tangan Stephen Foskett, pemilik jam tangan tidak perlu khawatir dengan pemeriksaan tersebut. Meski begitu, Foskett menjelaskan ada beberapa risiko yang terjadi di lengkungan detektor logam pada jam tangan mekanis. “Jadi, jangan menempelkan jam tangan mekanis di dekat benda yang mengeluarkan gelombang elektromagnetik,” ujarnya seperti dikutip dari Quora.

Foskett mengatakan jam tangan mekanis dapat terpengaruh oleh medan magnet yang dihasilkan alat pemindai logam. "Gigi roda dan sistem di dalam jam tangan mekanis bisa menjadi magnet dan ini dapat mempengaruhi ketepatan waktu," ujarnya. Artikel terkait: Si Penganiaya Petugas Bandara Manado Istri Jenderal Polisi

Kalaupun kerja gigi roda di dalam jam tangan mekanis terganggu oleh medan magnet dari alat pemindai, Foskett melanjutkan, biasanya produsen jam akan melayani permintaan demagnetisasi dan ketepatan waktu dan presisi jam tangan tersebut kembali seperti semula.

Lantas, bagaimana dengan jam tangan digital? Foskett mengatakan jam tangan digital tak akan terpengaruh pada medan magnet yang dihasilkan mesin pemindai logam atau x-ray. Baca juga: Istri Pejabat Penampar Petugas Bandara Dilaporkan ke Polsek  

Sejatinya bukan hanya jam tangan yang harus dilepas ketika menjalani pemeriksaan keamanan di bandara.  Kunci, mantel, jaket, topi, ikat pinggang, ponsel, kunci, dan barang-barang yang mengandung unsur logam memang wajib dilepas saat pemeriksaan keamanan dan dicek melalui mesin x-ray. Laptop, ponsel, dan perangkat elektronik lainnya, serta segala bentuk cairan dan gel juga dipindai dengan mesin x-ray. Berita lainnya: Kronologi Penamparan Petugas Bandara Manado Oleh 'Istri Jenderal'  

NIA PRATWI






Lesti Kejora Cedera Parah hingga Tulang Lengan Bergeser, Ada Kemungkinan Dioperasi

1 hari lalu

Lesti Kejora Cedera Parah hingga Tulang Lengan Bergeser, Ada Kemungkinan Dioperasi

Akun yang tampaknya dikendalikan orang terdekat Lesti Kejora itu terus memperbarui informasi kabar terakhir penyanyi dangdut itu.


Polres Karawang Periksa Pejabat Pemkab yang Diduga Aniaya Wartawan

5 hari lalu

Polres Karawang Periksa Pejabat Pemkab yang Diduga Aniaya Wartawan

Dua orang wartawan diduga dianiaya dan disekap oleh pejabat di Pemerintahan Kabupaten Karawang


Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

5 hari lalu

Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri tetap terancam sanksi dari Partai Golkar setelah aksinya menginjak sopir truk viral


Polres Karawang Usut Dugaan Penganiayaan terhadap Dua Wartawan oleh Pejabat Pemkab

11 hari lalu

Polres Karawang Usut Dugaan Penganiayaan terhadap Dua Wartawan oleh Pejabat Pemkab

Aldi memastikan pihaknya akan mengusut tuntas kasus dugaan penculikan dan penganiayaan yang dialami dua wartawan oleh pejabat Kabupaten Karawang


Kasus Penganiayaan Sopir Taksi Online di Koja, Tersangka Sudah Bawa Celurit dari Cinere

16 hari lalu

Kasus Penganiayaan Sopir Taksi Online di Koja, Tersangka Sudah Bawa Celurit dari Cinere

Tersangka penganiayaan, yang masih berusia 17 tahun, berdalih sedang mencari pekerjaan ke Jakarta namun kehabisan uang sehingga tak bisa bayar taksi.


Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Kali Mookevart, Polisi: Tak Ada Tanda Penganiayaan

17 hari lalu

Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Kali Mookevart, Polisi: Tak Ada Tanda Penganiayaan

Kapolsek Cengkareng menduga pria tersebut sudah meninggal sejak sehari yang lalu karena kondisi mayat pria itu sudah mengalami pembengkakan.


Remaja 17 Tahun Aniaya Sopir Taksi Online Karena Tak Punya Uang untuk Bayar Ongkos Taksi

17 hari lalu

Remaja 17 Tahun Aniaya Sopir Taksi Online Karena Tak Punya Uang untuk Bayar Ongkos Taksi

Remaja tersebut tidak mengambil uang atau barang dari sopir taksi online yang ia lukai. Mengaku ingin mencari kerja tapi kehabisan uang.


Polres Ponorogo Gelar Rekonstruksi Kasus Tewasnya Santri Gontor

17 hari lalu

Polres Ponorogo Gelar Rekonstruksi Kasus Tewasnya Santri Gontor

Polres Ponorogo menggelar rekonstruksi kasus dugaan penganiayaan di Pondok Modern Darussalam Gontor yang mengakibatkan salah satu santri tewas


Tawuran Maut Pelajar di Depok Sebabkan Satu Tewas, Polisi: Ngakunya Korban Begal

18 hari lalu

Tawuran Maut Pelajar di Depok Sebabkan Satu Tewas, Polisi: Ngakunya Korban Begal

Tawuran maut antar kelompok pelajar di Kota Depok kembali terjadi, akibatnya seorang pelajar berinisial AZS (20) meninggal dunia terkena sabetan celurit.


Suami Aniaya Istri Hingga Tewas di Tangerang, Lalu Menyerahkan Diri ke Polsek Ciledug

18 hari lalu

Suami Aniaya Istri Hingga Tewas di Tangerang, Lalu Menyerahkan Diri ke Polsek Ciledug

Seorang suami aniaya istrinya hingga tewas di rumahnya, setelah itu ia menyerahkan diri ke Polsek Ciledug Tangerang.