Kiat Merawat Kain Tenun ala Cendy Mirnaz  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang penjual mengukur kain Sutera Sengkang, yang dijual di kampung tenun sutera,Wajo, Sulawesi Selatan, 20 Juli 2015. Kain Sutera khas Sulawesi Selatan ini, menjadi salah satu incaran wisatawan, untuk dijadikan oleh-oleh seusai mudik lebaran.TEMPO/Iqbal Lubis

    Seorang penjual mengukur kain Sutera Sengkang, yang dijual di kampung tenun sutera,Wajo, Sulawesi Selatan, 20 Juli 2015. Kain Sutera khas Sulawesi Selatan ini, menjadi salah satu incaran wisatawan, untuk dijadikan oleh-oleh seusai mudik lebaran.TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Jakarta - Memiki kain tenun membutuhkan penanganan tersendiri. Semakin bagus perawatannya akan awet pula kain tenun. Kain tenun selain karena polanya yang unik juga punya nilai sejarah. Bahkan beberapa produk kain tenun bisa bertahan hingga puluhan tahun.

    Umumnya harga kain tenun terbilang mahal. Agar kain tenun dapat bertahan hingga anak cucu, seorang pendiri kain tenun merek Noesa, Cendy Mirnaz membagikan tip merawatnya.


    Sejumlah wanita menenun kain tradsional khas Toraja di Desa Barana, Kecamatan Sa'dan, Toraja Utara, Sulawesi Selatan. TEMPO/Fahmi Ali

    Pertama, pilih kain tenun dengan kualitas yang baik. "Untuk tenun pewarna alam memiliki kualitas baik kalau warnanya tidak pudar, merata dan tidak ada tenunannya yang rusak," ujarnya.

    ADVERTISEMENT


    Benang yang sudah direndam dengan pewarna alami sebagai bahan dasar kain tenun. Bahan pewarna yang digunakan berasal dari kayu maklura, kayu mahoni, dan kulit pohon bakau. TEMPO/Pius Erlangga

    Untuk perawatan kain tenun, Cendy menyarankan untuk mencucinya dengan tangan. "Boleh pakai sedikit detergen atau sampo dan jangan dijemur langsung di bawah sinar matahari," ujar dia.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:

    Banyak Orang Keliru Menerka Usia Lure Hsu
    Ajarkan Seni pada Anak untuk Cegah Radikalisme
    Chrissy Teigen Gusar Kebanjiran Foto Bayi Mirip John Legend


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...