Serbuk Ajaib Pencuci Darah Karya Mahasiswa Unair

Reporter

sxc.hu

TEMPO.CO, Jakarta - Mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) menawarkan “serbuk ajaib zeolit" berbahan dasar natrium aluminat, silikon dioksida, dan air untuk cuci darah bagi penderita gagal ginjal.

Januardi Wardana, ketua Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Penelitian Eksakta, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Unair mengatatakan ginjal merupakan organ terpenting dalam tubuh manusia. Tetapi, penderita gangguan ginjal, akhir-akhir ini terus meningkat akibat pola hidup yang kurang sehat. “Padahal, penanganan kasus gagal ginjal dengan cuci darah (hemodialisis) membutuhkan biaya yang tidak sedikit,” katanya dalam keterangan Selasa, 4 Juli 2017.

Karena itulah mahasiswa FST Unair berinovasi dalam penelitiannya dan menemukan solusi yang berpotensi meningkatkan hemodialisis dengan kinerja lebih optimal. ”Penanganan kasus gagal ginjal di Indonesia saat ini terkendala biaya yang mahal dan keterbatasan alat cuci darah, sedangkan penderitanya sekitar 3.000 orang. Banyak yang berakhir dengan kematian. Karena itulah kami berusaha membantu mencari solusinya,” ujar Januardi.

Selain Januardi, tim juga beranggotakan Bella Prelina, Ahya Isyatir Rodliyah, dan Zakiyatus Syukriyah. Atas prestasi ini mereka menuangkan penelitian ke dalam program PKM. Proposal bertajuk “Potensi Cation Exchanger Zeolit A Sebagai Hemoadsorben Penderita Gagal Ginjal” ini lolos penilaian dan memperoleh dana dari Kemenristekdikti untuk program PKM tahun 2017.

Ginjal bertugas untuk menyaring sisa-sisa metabolisme dan dibuang keluar tubuh. Apabila ginjal tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik maka orang akan mengalami gagal ginjal. Penyebab utama gagal ginjal antara lain pola hidup yang tidak sehat dan akibat tingginya kadar uremik toksin dalam darah.

Ada berbagai macam jenis uremik toksin, salah satunya adalah kreatinin yang merupakan asam organik yang memiliki gugus nitrogen dan diproduksi dalam tubuh manusia, terutama pada hati, ginjal, dan pankreas. Secara fisiologis, konsentrasi normal kreatinin dalam darah 1,2 hingga 5 miligram per desiliter. Apabila melebihi batas, maka dapat dikategorikan sebagai penyakit gagal ginjal.

“Sementara itu proses hemodialisis selama ini biasanya terjadi dalam waktu relaif lama. Jadi pasien mengalami rasa sakit dan tidak nyaman. Untuk itu diperlukan suatu bahan tambahan yang mampu meningkakan kualitas hemodialisis. Melalui PKM-PE inilah kami meneliti kemampuan zeolit dan zeolit yang ter-imprinted kreatinin untuk menyerap kreatinin,” kata Januardi.

Penelitian PKM-PE ini dilakukan di Universitas Airlangga dan AMTEC, Malaysia. Penelitiannya diawali dengan membuat zeolit terlebih dahulu. Bahan dasar yang digunakan adalah natrium aluminat, silikon dioksida, dan air. Pembuatan zeolit ini menggunakan metode hidrotermal pada suhu 1000 derajat Celcius. “Sedangkan imprinted zeolit merupakan zeolit yang telah tercetak porinya dengan pori kreatinin,” ucapnya.

Untuk membuatnya, kata Bella Prelina, anggota tim, menambahkan larutan kreatinin ke dalam suspensi zeolit dan dilakukan ekstrak dengan air panas hingga pH-nya netral, sehingga harapan kami pori-pori zeolit yang terbentuk memliki kesamaan dengan pori-pori kreatinin dan proses penyerapan semakin cepat berlangsung.

Zeolit yang dipilih digunakan karena mudah dalam sintesisnya dan memiliki potensi besar dalam penyerapan limbah metabolik penderita gagal ginjal. Zeolit memiliki sifat fisika dan kimia yang unik, yakni meliputi dehidrasi, absorben, dan penyaring molekul, katalisator dan penukar ion.

Sifat zeolit sebagai absorben dan penyaring molekul, juga dimungkinkan sebagai material berpendukung hemoabsorben yang memiliki tingkat akurasi tinggi, sehingga menjadikannya adsorben yang selektif dan mempunyai efektivitas absorpsi yang tinggi. “Pada penelitian ini kami membuat zeolit dan yang telah terimprinted porinya. Kami meneliti kemampuan penyerapannya dalam variasi waktu absorpsi,” ujar Zakiyatus Syukriyah.

Dalam rentang waktu 15 menit, zeolit mampu menyerap kreatinin sekitar 40 persen sedangkan zeolit yang terimprinted sekitar 60 persen. Di antara keduanya, zeolit yang porinya telah terimprinted memiliki kemampuan lebih besar dibandingkan zeolit biasa.

BISNIS

Artikel lain:
Kenali Jenis Insomnia Akut, Kronis, Primer dan Sekunder
Vitamin D Bukan Cuma buat Tulang, Simak Manfaat Lainnya
Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Tidur Mangap, Apa Penyebabnya?






3 Manfaat Komedi dan Humor untuk Kesehatan Fisik, Psikologis, dan Ikatan Sosial

12 jam lalu

3 Manfaat Komedi dan Humor untuk Kesehatan Fisik, Psikologis, dan Ikatan Sosial

Selera komedi atau humor membantu seseorang menghadapi masa-masa yang sulit juga baik untuk kesehatan


Iritasi Kulit hingga Mata, Ini Bahaya Gas Air Mata

20 jam lalu

Iritasi Kulit hingga Mata, Ini Bahaya Gas Air Mata

Gas air mata terdiri dari bahan kimia yang dapat mengiritasi kulit, paru-paru, mata, dan tenggorokan.


Berapa Batas Konsumsi Gula dalam Sehari?

7 hari lalu

Berapa Batas Konsumsi Gula dalam Sehari?

Jumlah gula yang aman dikonsumsi per hari mungkin bergantung pada total asupan kalori, tingkat aktivitas, dan faktor lainnya.


Masalah yang Sering Muncul saat Memilih Alat Kontrasepsi

8 hari lalu

Masalah yang Sering Muncul saat Memilih Alat Kontrasepsi

Ginekolog mengibaratkan memilih alat kontrasepsi, khususnya bagi wanita, seperti memilih suami. Artinya tergantung pada kecocokan.


6 Fakta tentang Kafein dalam Kopi

8 hari lalu

6 Fakta tentang Kafein dalam Kopi

Kafein dalam kopi memiliki kelebihan, namun juga dapat menimbulkan masalah. Berikut sejumlah fakta tentang kafein.


5 Tanda dan Efek Samping Kelebihan Vitamin D

9 hari lalu

5 Tanda dan Efek Samping Kelebihan Vitamin D

Mengonsumsi vitamin D dengan dosis tinggi dari waktu ke waktu dapat mencapai tingkat racun atau berbahaya dalam tubuh.


Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

9 hari lalu

Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

Penelitian menunjukkan BPA dapat berdampak pada kesehatan manusia dengan berbagai cara.


Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

10 hari lalu

Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

Daun kelor mengandung banyak manfaat bagi kesehatan sehingga menjadi salah satu bahan pangan dengan julukan superfood.


6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

12 hari lalu

6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

Teh putih diproduksi dengan memetik kuncup dan daun sebelum mekar


Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

12 hari lalu

Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

Salah satu cara ampuh untuk mengatasi lingkungan kerja toxic adalah memulihkan diri sendiri.