Dewi Hughes Terapkan Diet Kenyang, Ketahui Tahapannya

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Dewi Hughes. Instagram

TEMPO.CO, Jakarta - Dewi Hughes berbagi kiat tentang diet kenyang yang dijalaninya selama delapan bulan terakhir. Berkat diet kenyang, berat badan Dewi Hughes turun dari 150 kilogram menjadi 75 kiogram.

Dewi Hughes yang pertama harus ditanamkan sebelum melakukan diet kenyang adalah membenahi pikiran atau pola pikir ketimbang menentukan apa yang boleh dan dilarang dimakan. Saat menerapkan diet kenyang, Dewi Hughes mewanti-wanti supaya pelakunya tidak berpikir ingin kurus. Baca juga: Dewi Hughes Baru Olahraga Setelah Sukses Diet Kenyang

"Pertama, tanya sama diri sendiri. Apa yang kamu inginkan? Kalau mau kurus, stop sampai di situ karena tidak ada yang bisa membuat kamu kurus," ucap Dewi Hughes di kediamannya di Ciputat, Tangerang. Lantas, apa yang salah dengan punya keinginan bertubuh kurus?

Dewi Hughes menjelaskan obsesi untuk memiliki tubuh kurus tidak harus dilakukan melalui diet kenyang yang dia jalani. "Karena kalau mau kurus, kita akan melakukan segala cara," ucap Dewi Hughes. Keinginan untuk kurus harus diubah menjadi memiliki gaya hidup sehat. Kuncinya, Dewi Hughes melanjutkan, bukan mau kurus, tapi mau sehat. "Kurus itu bonus."

Ketentuan berikutnya, Dewi Hughes mengingatkan jangan tergoda selama melakukan diet. "Kalau berat badan sudah turun, pasti kita tergoda. Kita akan ketatkan dietnya lagi. Makanan dan minuman dikurangi," kata Dewi Hughes. Padahal sikap ini malah bisa membuat tubuh kekurangan vitamin dan merusak badan.

Terakhir, Dewi Hughes mengajak pelaku diet untuk berada dalam lingkungan sehat. "Mendekatlah dengan orang-orangnya yang bertujuan sama. Mereka mau hidup sehat, bukan mau langsing," ucap Dewi Hughes.

Setelah tiga tahapan awal itu dilalui, masuk ke fase berikutnya yakni mengatur pola konsumsi dan jenis makanan dan minuman. Ketika menjalani diet kenyang, Dewi Hughes memulainya dengan jus buah dan sayuran.

"Kalau rasain jus saya awal-awal, asli nggak enak. Saya beli kailan terus dikasih jeruk nipis, timun sama jahe," kenang Dewi Hughes. Seminggu penuh, Dewi Hughes hanya minum jus buah dan sayur. Dewi Hughes meminumnya secara terus menerus hingga mencapai 1 liter. Artikel terkait: Minuman Pertama Dewi Hughes Saat Menjalani Diet Kenyang

Selanjutnya, Dewi Hughes mulai mengatur jenis makanan yakni dengan mengkonsumsi real food. Artinya, hanya menyantap makanan tanpa olahan, pengawet, kemasan, dan bumbu. "Semua yang datang dari alam saya makan. Mau itu daun-daunan, bunga-bungaan atau biji-bijian," ujar Dewi Hughes.

Dewi Hughes menyantap real food dalam jumlah banyak. Hal ini dilakukan agar tubuhnya mendapat banyak vitamin. "Misalkan, satu tomat saja enggak bekerja, saya harus makan 6 tomat. Atau saya makan satu semangka," ucap Dewi Hughes.

Makanan sebanyak itu juga dikonsumsi dalam rentang waktu yang singkat. Dewi Hughes kerap makan setiap 2 jam sekali. "Saya enggak tahan lapar jadi harus makan. Setiap 2 jam saya makan," kata Dewi Hughes.  Namun, Dewi Hughes menolak menyebut diet kenyang sebagai  vegetarian karena dia tetap menyantap telur, daging, dan ikan yang murni.

Selain jus buah dan sayur, serta real food, Dewi Hughes juga mengingatkan pentingnya minum air putih. "Saya minum air putih banyak sekali. Bangun pagi, saya minum air putih. Itu bisa 1 sampai 1.5 liter. Saya juga suka air kelapa hijau," ujar Dewi Hughes. Baca: Dewi Hughes Lakukan Diet Kenyang, Makan Tiap 2 Jam

TABLOIDBINTANG

Berita lainnya:

Kanker dan Memahami Istilah Survival Rate Penderitanya

Vitamin D Bukan Cuma buat Tulang, Simak Manfaat Lainnya






Untung Rugi Diet Ornish yang Diklaim Cepat Turunkan Berat Badan

2 hari lalu

Untung Rugi Diet Ornish yang Diklaim Cepat Turunkan Berat Badan

Diet Ornish diklaim dapat membantu menurunkan berat badan bersamaan dengan mengatasi penyakit jantung, diabetes, dan kanker prostat.


Diet Psikobiotik untuk Kurangi Stres dan Sehatkan Pencernaan

3 hari lalu

Diet Psikobiotik untuk Kurangi Stres dan Sehatkan Pencernaan

Diet psikobiotik diklaim baik untuk pencernaan dan kesehatan mental. Simak hasil penelitian berikut.


3 Kesalahan yang Sering Dilakukan saat Ingin Menurunkan Berat Badan

5 hari lalu

3 Kesalahan yang Sering Dilakukan saat Ingin Menurunkan Berat Badan

Jika menurunkan berat badan tetapi juga kehilangan tidur, nafsu makan, dan kebahagiaan, berarti ada yang salah dengan prosesnya.


Tips Diet untuk Calon Pengantin supaya Terlihat Bugar dan Bercahaya di Hari H

10 hari lalu

Tips Diet untuk Calon Pengantin supaya Terlihat Bugar dan Bercahaya di Hari H

Stres menjelang pernikahan membuat banyak calon pengantin makan berlebihan atau mengikuti diet untuk menurunkan berat badan.


Telur Bercangkang Cokelat atau Putih, Mana yang Lebih Baik?

14 hari lalu

Telur Bercangkang Cokelat atau Putih, Mana yang Lebih Baik?

Kandungan nutrisi telur bervariasi bergantung pola makan dan lingkungan ayam.


Studi Baru Ungkap Efek Samping Intermittent Fasting, Terutama pada Remaja

15 hari lalu

Studi Baru Ungkap Efek Samping Intermittent Fasting, Terutama pada Remaja

Peneliti menemukan hubungan antara intermittent fasting dan perilaku gangguan makan di kalangan remaja.


Diet Sembarangan Bisa Akibatkan Defisiensi Protein, Ini Dampaknya

16 hari lalu

Diet Sembarangan Bisa Akibatkan Defisiensi Protein, Ini Dampaknya

Bisa akibatkan defisiensi protein dalam keadaan kuat yang berlarian. Simak beragam dampak diet dank.


Dampak Buruk Orthorexia atau Obsesi Berlebihan terhadap Pola Makan Sehat

18 hari lalu

Dampak Buruk Orthorexia atau Obsesi Berlebihan terhadap Pola Makan Sehat

Penerapan pola makan sehat berlebihan menandakan orthorexia


Penyebab dan Gejala Orthorexia, Obsesi Berlebihan terhadap Pola Makan Sehat

18 hari lalu

Penyebab dan Gejala Orthorexia, Obsesi Berlebihan terhadap Pola Makan Sehat

Jika penerapan pola makan sehat berlebihan menandakan orthorexia


5 Kebiasaan Sehari-hari untuk Memangkas Kalori dan Menurunkan Berat Badan

22 hari lalu

5 Kebiasaan Sehari-hari untuk Memangkas Kalori dan Menurunkan Berat Badan

Hambatan untuk menurunkan berat badan termasuk kurangnya akses ke makanan sehat, waktu yang tidak mencukupi, kebiasaan makan yang buruk, dan kurang ge