Cara Membangun Kerjasama dengan Anggota Tim Kerja

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi meeting atau rapat. shutterstock.com

    Ilustrasi meeting atau rapat. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Bekerja dalam tim menjadi tantangan tersendiri bagi karyawan. Mereka harus melepas ego masing-masing untuk bisa bekerja dalam satu tim.

    Idealnya, dalam satu tim, setiap orang saling pengertian dan menghormati, serta tidak memaksakan opini atau ketegangan yang tidak perlu. Namun, faktanya di lapangan sebagian orang tidak sadar bahwa dirinya tampil narsis, sementara sebagian lainnya memilih untuk bersembunyi di belakang.

    Nah, bagi Anda yang berusaha membangun kerjasama dengan anggota tim kerja, situs penyedia lowongan pekerjaan Jobstreet.com membagikan tips berikut ini:

    1. Jangan bersikap stereotip
    Sangat lumrah bila seseorang berkumpul dengan orang-orang yang kepribadiannya sejenis. Tiap individu melihat hal-hal dari suatu sudut pandang yang telah dibentuk oleh pendidikan, pengetahuan, dan pengalaman pribadi.

    ADVERTISEMENT

    Sebab itu, bersikap waspada akan membantu Anda mendapatkan pendekatan yang lebih berempati dalam penyelesaian masalah. Bersikap stereotip dapat membawa kita kepada asumsi yang keliru tentang maksud dan motivasi seseorang dan hanya menambah ketegangan.

    2. Tempatkan diri dalam posisi orang lain
    Mungkin sulit menempatkan diri sendiri dalam posisi mereka. Tapi empati dan belas kasihan seringkali lebih efektif daripada konfrontasi. Selalu ada alasan di balik kepercayaan dan perbuatan kita. Mungkin Anda hanya perlu memahami alasan mereka.

    Mereka boleh jadi tidak pandai mengekspresikan dirinya. Jika hal ini merupakan masalahnya, Anda akan perlu untuk menyelidiki lebih dalam dengan menanyakan pertanyaan yang tepat, daripada sekedar menyimpulkan maksud mereka.

    3. Cari pendapat orang ketiga
    Jika Anda menemui kebuntuan dengan seseorang dan tidak dapat menemukan solusi damai walaupun sudah berusaha sebaik-baiknya, carilah rekan kerja lain untuk menimbang-nimbang situasi ini. Sudut pandang yang tidak bias dapat membantu meletakkan hal-hal dalam sudut pandang yang benar. Datangilah seseorang yang Anda berdua hormati yang mampu untuk tetap objektif akan masalah tersebut.

    4. Berkompromilah ketika perlu
    Pertahankanlah sudut pandang Anda, akan tetapi bersikaplah terbuka akan kompromi jika perlu. Artinya, terkadang kompromi harus dilakukan agar semua dapat berjalan.

    5. Fokus pada kesamaan
    Anda mungkin memiliki pendekatan yang sangat berbeda dalam bekerja atau menjalani gaya hidup yang berlawanan. Namun mungkin saja ada sesuatu yang disepakati bersama atau memiliki minat yang sama. Mungkin saja dalam hal selera film atau kesukaan akan binatang. Temukan kesamaan tersebut dan fokus pada hal ini sebagai titik awal untuk membangun kerjasama.

    BISNIS

    Berita lainnya:

    4 Langkah Pertama Bila Bayi Demam

    Suburnya Bisnis Ternak Buaya di Thailand, Anda Berminat?
    Bobot Dewi Hughes Turun 75 Kilogram, Ada Hikmah Fashion-nya


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.