Tips Merawat Sepatu agar Awet dan Tahan Lama

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita mencoba sepatu baru. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita mencoba sepatu baru. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Anda mungkin berpikir, sepatu apabila sering dipakai akan lekas rusak. Padahal, bila terlalu lama disimpan dan jarang dipakai pun sepatu bisa cepat rusak juga. Terlebih bila Anda tidak pernah merawatnya, alias hanya memakai atau menyimpannya secara sembarangan.

    Mengingat harga sepatu sekarang ini cukup menguras kocek, ada baiknya Anda tahu cara merawat sepatu supaya awet dan masa pakainya jadi lebih lama:

    1. Bersihkan sepatu sebelum disimpan
    Bersihkan sepatu terlebih dahulu sebelum menyimpannya. Hindari menggunakan mesin cuci karena akan merusak material dan karet sepatu. Tidak disarankan pula untuk menggunakan jasa laundry. Lebih baik Anda membeli cairan khusus pembersih sepatu yang bisa meresap masuk ke dalam kain sepatu, tetapi tidak akan merubah tekstur kain itu sendiri.

    2. Taruh insert dalam sepatu
    Bila sepatu sedang tidak digunakan, taruh insert di dalamnya. Insert mencegah sepatu kehilangan bentuknya. Setelah itu. taruhlah sepatu ke dalam rak. Susun dengan rapi, jangan sampai bertumpukan dengan sepatu-sepatu lainnya.

    3. Jaga kebersihan sepatu
    Jagalah kebersihan sepatu. Produk pembersih sepatu berupa cairan yang disemprotkan bisa membantu menghilangkan noda akibat cipratan air hujan atau noda lainnya dari sepatu. Ikuti instruksi penggunaan produk pembersih sepatu tersebut.

    4. Simpan di dalam kotak sepatu
    Menyimpan sepatu di dalam kotak aslinya boleh saja, tetapi jika memiliki kotak yang lebih besar, maka sepatu akan lebih awet. Simpanlah sepatu di tempat yang bersuhu dingin, bebas sinar matahari, dan tidak lembap.

    5. Simpan di dalam lemari/rak
    Anda bisa menyimpan sepatu di dalam lemari atau rak sepatu. Hindari menyimpan sepatu di dalam plastik untuk mencegah tumbuhnya jamur.

    BISNIS

    Berita lainnya:
    Cuaca Panas, Dehidrasi Mengintai! Minum, Jangan Tunggu Haus


    Sleep Apnea, Satu Tandanya Mendengkur Keras, Simak Solusinya

    Awas Sindrom Kantor, Gejalanya dari Nyeri Punggung hingga Wasir


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.