Via Vallen Mau ke Salon, Ada Saja Halangannya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Via Vallen. instagram.com

    Via Vallen. instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Via Vallen mengatakan sangat ingin pergi ke salon untuk merawat kecantikan. Sayangnya, ada saja yang membuatnya urung ke salon, mulai dari alasan kesibukan sampai sesuatu yang tak dia sengaja.

    Dalam sehari, Via Vallen yang bernama lengkap Maulidia Octavia ini kerap manggung di dua tempat. Kalau sedang senggang, Via Vallen mengaku ingin pergi ke salon. "Tapi ke salon pun bisa dibilang setahun sekali," katanya.

    Via Vallen mengatakan ada saja yang membuatnya batal ke salon. Misalnya, ketika tahu besok tidak ada jadwal menyanyi, tapi Via Vallen malah ketiduran karena kelelahan. "Saya jadinya bangun siang. Kalau sudah begini, saya malas ke luar rumah,” ujar Via Vallen.


    Via Vallen. Instagram

    ADVERTISEMENT

    Begitu pun dengan jalan-jalan ke mal. Mayoritas perempuan saat senggang memilih untuk cuci mata ke mal. Via Vallen juga gemar ke mal. Namun karena padatnya jadwal, dia harus mencuri waktu.

    “Kalau dapat tawaran manggung di mal, biasanya saya datang beberapa jam lebih awal untuk cuci mata," katanya. Setelah belanja, Via Vallen baru masuk ke ruang rias untuk persiapan menyanyi.

    Ketika duduk di sekolah dasar, Via Vallen kerap mengisi waktu senggang dengan menulis cerita pendek. “Hobi saya dulu menulis cerpen tentang persahabatan. Misalnya, yang satu sakit keras sampai hampir mati, yang satu diberi kesehatan. Pokoknya drama banget. Saya tidak berani mengirimnya ke majalah atau koran,” ucap Via Vallen.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Kristina Bagi Tips Amankan Duit Lebaran, Patut Dicoba Tahun Depan
    Marini Zumarnis Tangani Semua Pekerjaan Rumah Tangga, kecuali...
    5 Seleb Ditanya Kapan Nikah, Jawabannya Sopan, Lucu, Sampai Galak


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.