Daftar Ikan Sehat dan Tidak: Lele Ikan Sehat, Belut Tidak

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Ilustrasi salad salmon. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Kita pasti sudah tahu makan ikan sangat baik buat kesehatan. Para penggemar diet Mediterania sudah merasakan pentingnya mengkonsumsi lemak sehat dari ikan dan Asosiasi Jantung Amerika mengajurkan makan ikan setidaknya dua kali seminggu.

Tapi kenyataannya, terlalu banyak pilihan makanan membuat ikan sering dilupakan. Belum lagi harganya yang cukup mahal. Tapi kenapa kita harus tetap makan ikan? Ikan yang baik adalah yang mengandung asam lemak Omega-3, yang diklaim sangat baik buat kesehatan jantung dan otak.

Agar tidak bosan, gantilah jenis ikan di setiap menu makan dan pilih yang harganya terjangkau. Pilih juga ikan yang tak banyak mengandung merkuri atau zat pengkontaminasi lain, serta mengandung banyak zat gizi. Berikut beberapa jenis ikan yang baik dijadikan menu harian, atau setidaknya dua kali seminggu, seperti dilansir Foxnews.

1. Salmon
Banyak ditemui di tempat penjualan ikan di swalayan. Selain kaya Omega-3, salmon juga mengandung semua jenis vitamin B, serta mineral seperti potasium dan selenium.

2. Makerel
Makerel Atlantik memang sulit didapat, apalagi di Indonesia. Padahal jenis ikan ini sumber lemak sehat yang luar biasa dan sangat tinggi vitamin B12, serta mudah dikembangbiakan. Jenis makerel lain harus diwaspadai karena mengandung merkuri tinggi. Penyajiannya bisa dibakar atau dipanggang.

3. Lele
Lele dikembangbiakan di kolam atau empang dan kita sering diperingatkan akan bahaya ikan seperti ini. Tapi bila dipelihara atau dibiakkan dengan cara yang benar, lele adalah makanan sehat karena mengandung Omega-3 dan Omega-6. Harganya pun terjangkau. Selain digoreng, lele juga bisa dipanggang dan direbus.

4. Sardin
Ikan ini termasuk keluarga herring. Harganya murah dan mudah didapat, mengandung Omega-3, berbagai vitamin B, vitamin D, dan macam-macam mineral. Sardin biasanya dijual dalam bentuk kalengan sehingga mudah disimpan untuk waktu yang lama.

Selain keempat ikan dengan manfaat super itu, ada pula beberapa jenis ikan yang sebaiknya tidak dikonsumsi. Berikut ini daftarnya:

1. Ikan dengan merkuri tinggi
Ikan todak, hiu, dan tuna ahi, tuna sirip kuning, dan makare Spanyol termasuk yang harus dihindari, atau setidaknya tak perlu sering-sering dimasukkan ke dalam menu makan.

2. Kod Atlantik
Karena terlalu sering diburu selama ratusan tahun, populasi kod Atlantik sangat sedikit, bahkan terancam punah. Bila ingin mengkonsumsi ikan ini, pilihlah yang dibiakkan di kolam, bukan hasil tangkapan di laut yang bisa mengancam populasinya.

Hasil laut lain yang sebaiknya tak banyak dikonsumsi adalah lobster karena tinggi kolesterol, mahal, dan sangat sedikit manfaat kesehatan dibanding ikan-ikan lain. Belut mengandung merkuri tinggi sedangkan udang biasanya dipanen dari tambak sehingga mungkin saja pembiakannya dengan bahan kimia dan antibiotik.

PIPIT

Berita lainnya:
Manfaat Makan Lesehan Saat Lebaran
Teh Tawar Solusi Makanan Pemicu Kolesterol Jahat?


Cepat Lelah Tanpa Alasan yang Jelas? Begini Solusinya






Tips Cegah Bahan Makanan Terkontaminasi Bakteri

4 jam lalu

Tips Cegah Bahan Makanan Terkontaminasi Bakteri

Pakar kesehatan memberikan tips mencegah makanan terkontaminasi agar tak memunculkan penyakit bawaan makanan.


Kiat Mengelola Bahan Makanan di BincangShopee 8.8 Pesta Diskon Supermarket

59 hari lalu

Kiat Mengelola Bahan Makanan di BincangShopee 8.8 Pesta Diskon Supermarket

Chef Devina Hermawan bersama pemilik Nyakrek Baso Aci hadir memeriahkan acara BincangShopee 8.8 berbagi tips dan promo belanja menarik untuk penuhi kebutuhan bahan makanan.


4 Tips Menjaga Bahan Makanan Tetap Segar dan Berkualitas

26 Juli 2022

4 Tips Menjaga Bahan Makanan Tetap Segar dan Berkualitas

Ada berbagai cara dan faktor perlu diperhatikan dengan cermat demi menjaga kualitas kesegaran bahan makanan dan meminimalisir kerugian belanja


Tahukah Perbedaan Minimarket, Supermarket dan Hypermarket?

14 Juli 2022

Tahukah Perbedaan Minimarket, Supermarket dan Hypermarket?

Minimarket, supermarket, dan hypermarket seolah mirip tapi ternyata tak sama. Berikut perbedaan di antara ketiga usaha retail tersebut.


Bank Dunia Prediksi Inflasi Indonesia 3,6 Persen, Begini Dampaknya

9 Juli 2022

Bank Dunia Prediksi Inflasi Indonesia 3,6 Persen, Begini Dampaknya

Bank Dunia memproyeksikan bahwa inflasi di Indonesia akan tembus 3,6 persen pada tahun ini. Apa saja dampaknya?


Tips Terbaik Menyimpan Makanan Dalam Kulkas

26 Juni 2022

Tips Terbaik Menyimpan Makanan Dalam Kulkas

Anda harus memperhatikan bagaimana pengelolaan penyimpanan makanan dalam kulkas. Berikut beberapa tips terbaik untuk menyimpan makanan di lemari es.


Jangan Samakan Chef dan Koki, Ada 5 Perbedaannya

6 Juni 2022

Jangan Samakan Chef dan Koki, Ada 5 Perbedaannya

Chef dan koki merupakan dua profesi yang sama-sama membuat dan menyajikan makanan untuk orang lain. Tapi kedua profesi ini punya 5 perbedaan.


Manfaat Memasak, dari Ekonomi sampai Keakraban

27 Februari 2022

Manfaat Memasak, dari Ekonomi sampai Keakraban

Selain bisa menghemat pengeluaran dan menyajikan masakan yang lebih sehat, memasak juga punya sederet manfaat lain. Berikut di antaranya.


Cari Vitamin E pada Bermacam Bahan Makanan ini

23 Februari 2022

Cari Vitamin E pada Bermacam Bahan Makanan ini

Banyak makanan sehat mengandung vitamin E yang baik bagi tubuh, seperti buah-buahan, sayuran dan lainnya. Bisa diperoleh di bahan makanan apa saja?


Suhu Kulkas yang Tepat untuk Menyimpan Bahan Makanan

15 Januari 2022

Suhu Kulkas yang Tepat untuk Menyimpan Bahan Makanan

Ketahui suhu kulkas yang tepat pada bagian pendingan atau chiller dan freezer.