Baju Lebaran Berbahan Sutra, Perhatikan Cara Merawatnya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang wanita mengamati kain tenun sutra dari daerah Jogjakarta saat berlangsung pameran Tenun dan Batik Nusantara di Hotel Tugu, Malang, Jawa Timur, 14 April 2015. Kain Tenun dan Batik dalam pameran tersebut dijual mulai kisaran harga 300 ribu hingga puluhan juta rupiah. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Seorang wanita mengamati kain tenun sutra dari daerah Jogjakarta saat berlangsung pameran Tenun dan Batik Nusantara di Hotel Tugu, Malang, Jawa Timur, 14 April 2015. Kain Tenun dan Batik dalam pameran tersebut dijual mulai kisaran harga 300 ribu hingga puluhan juta rupiah. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Baju yang berbahan sutra dibandrol dengan harga yang tinggi, mungkin termasuk busana yang kamu pakai di Hari Lebaran ini. Setelah dikenakan seharian untuk bersilaturahmi, pakaian mesti dibersihkan dan disimpan dengan baik.

    Sebelum mencuci busana berbahan sutra, perhatikan labelnya. Jika menunjukan Dry Clean, maka metode yang disarankan untuk membersihkannya adalah dengan membawa ke laundry. Kalau belum sempat ke laundry, kamu bisa mencuci kaftan dengan tangan.

    Kecuali label pada baju tertulis Dry Clean Only, maka kamu harus mencuci busana tersebut ke laundry. Sebab, pakaian ini mungkin memiliki struktur bahan yang berpotensi rusak bila dicuci dengan tangan. Baca: Ladies, Jangan Sering Pakai Baju Dalam Berbahan Sutra

    Berikut tips yang dapat dilakukan untuk menjaga pakaian berbahan sutra tetap bagus.

    ADVERTISEMENT

    1. Menguji warna sebelum mencuci
    Sebelum mencuci pakaian berbahan sutra, uji dulu apakah sutra ini luntur. Caranya dengan membasahi kain sutra lalu tunggu beberapa menit. Lap bagian kain sutra yang basah tadi dengan kain putih atau kapas. Jika warnanya pudar maka pakaian juga akan pudar ketika dicuci. Sebab itu, lebih baik gunakan jasa laundry.

    2. Jangan pakai pemutih
    Tidak ada pemutih yang aman digunakan pada sutra. Jika memakai pemutih, maka serat sutra justru akan larut, bahkan bisa menyebabkan kain berubah warna menjadi kuning atau pudar.

    3. Bahan sutra bernoda
    Jika ada noda, oleskan sedikit sabun pada noda. Biarkan selama 15 menit sebelum dicuci.

    4. Cuci dengan air dingin
    Jika mencuci menggunakan tangan, pakai air dingin dan sedikit deterjen cair. Perlahan saja saat mencucinya dan jangan mengucek terlalu keras.

    5. Jaga kilau sutra
    Untuk menjaga kilau pada kain sutra, kamu dapat menambahkan setengah cangkir cuka putih ke air bilas.

    6. Jangan memutar kain
    Serat kain sutra sangat rapuh dan bisa pecah dalam kondisi basah. Karena itu, jangan meremas atau memutar kain.

    7. Jangan pakai pengering
    Jangan menggunakan pengering meskipun telah diatur dalam suhu yang rendah karena akan merusak kain sutra.

    8. Setrika rendah panas
    Suhu yang sangat tinggi saat menyetrika bisa membakar sutra, wol dan serat protein lainnya. Selalu gunakan setrika dengan suhu rendah.

    9. Simpan dengan benar
    Untuk mencegah sutra berkerut atau keriput adalah dengan menggantungkannya di hanger yang kokoh dan empuk.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:

    Cara Terbaik Merawat Pakaian
    Pembuatan Gaun Belle Emma Watson di Beauty and The Beast


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Pernikahan dan Hajatan saat PPKM Level 4 dan 3, Ada Sanksi jika Melanggar

    Pemerintah mengatur resepsi pernikahan saat PPKM Level 4 dan lebih rendah. Aturan itu diikuti sanksi bagi pelaku usaha, perorangan, dan kepala daerah.