Kunyit, Solusi Langsing Cara Cepat?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi langsing. shutterstock.com

    Ilustrasi langsing. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kunyit bisa jadi solusi langsing saat berbagai cara hasilnya tak memuaskan. Jika beruntung, mengkonsumsi kunyit secara rutin bisa menurunkan berat badan paling mudah hingga 5 kilogram dalam 60 hari.

    Baca juga: Berapa Kebutuhan Kalori Anda? Begini Menghitungnya

    Saat ini, banyak orang percaya dengan cara-cara mudah menurunkan berat badan menggunakan obat-obatan. Tentu saja hal itu tidak alamiah dan mungkin dapat merusak tubuh. Jika masih penasaran dengan cara menurunkan berat badan secara alami, Anda wajib mencoba menu di bawah ini setiap pagi hari sebelum beraktivitas.

    ADVERTISEMENT

    Campur satu mangkuk havermut (gandum) dengan dua sendok makan kunyit bubuk. Konsumsi bubur kunyit tersebut selama 60 hari berturut-turut. Agar hasilnya maksimal, Anda dapat melanjutkan dengan berolahraga selama 45 menit.

    Kunyit adalah rempah ajaib yang dapat dengan mudah Anda jumpai di dapur. Kunyit mengandung senyawa anti-bakteri dan anti-inflamasi yang dapat menyembuhkan luka di bagian dalam tubuh. (Baca: Popularitas Kunyit Meroket, Ini Pendapat Pakar)

    Bahkan, menurut pengobatan Ayurvedic, sedari dulu kunyit digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit, seperti flu, batuk, demam, sakit kepala, bahkan menjaga hormon yang menyebabkan jerawat agar tetap seimbang.

    Selain itu, kunyit dapat membakar lemak dengan cukup cepat sehingga dapat digunakan sebagai bahan alami untuk menurunkan berat badan. Selama menjalani cara menurunkan berat badan secara alami dengan bantuan kunyit tersebut, Anda pun harus menghindari makanan berlemak dan mengandung banyak gula. 

    BOLDSKY | ESKANISA RAMADIANI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.