Kiat Terhindar dari Asam Urat dan Kolesterol Saat Lebaran

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Rendang daging Payakumbuh. TEMPO/Febrianti

TEMPO.CO, Jakarta - Lebaran tinggal sehari lagi. Setelah sebulan berpuasa di bulan Ramadan, banyak dari kita yang kini mulai khawatir bagaimana supaya tetap sehat di hari raya mengingat begitu banyak makanan yang akan terhidang. Sebagian besar makanan itu berbahan daging atau ayam, berkuah santan, seperti opor ayam, rendang, semur daging, sayur labu siam, gulai, dan sebagainya.

Belum lagi minuman manis yang sering menjadi teman, mulai dari teh manis sampai es sirup. Seperti dikutip laman WHO, hal yang paling sulit dilakukan orang saat Lebaran, bahkan sejak Ramadan, adalah mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Baca: Trik Mengatasi Hidangan Berlimpah Saat Lebaran

Jumlah makanan yang kita santap selama Lebaran juga dipastikan lebih banyak dibanding hari-hari biasa. Belum lagi bila kita berkunjung ke rumah kerabat dan disajikan aneka makanan yang tak kalah menggiurkan.

Namun demikian, sungguh penting untuk tetap menjaga kesehatan selama Lebaran sehingga kita bisa menghabiskan waktu yang menyenangkan bersama keluarga dan kerabat. Pemilihan makanan yang sehat salah satunya, tapi akan lebih baik lagi bila diimbangi dengan kegiatan fisik, misalnya berjalan kaki minimal 45 menit sehari.

Jenis makanan yang sebaiknya diwaspadai saat Lebaran dan konsumsinya harus dibatasi di antaranya adalah makanan berkuah santan, seperti opor, gulai, dan sayur labu siam teman makan ketupat. Santan mengandung lemak jenuh yang tinggi sehingga bisa berdampak pada kesehatan jantung dan pembuluh darah bila konsumsinya tidak dibatasi.

Selain itu, waspadai pula jeroan yang mengandung kolesterol dan asam urat tinggi. Jeroan biasanya dijadikan campuran sayur, misalnya irisan ampela di sayur labu, atau hati sebagai pelengkap sambal goreng kentang. Hati dan ampela ayam juga bisa ditemui di opor. Baca juga: Mudik Lebaran Bersama Anak, Perhatikan Gejala Heatstroke

Daging merah biasanya dijadikan semur atau rendang. Konsumsinya pun sebaiknya dibatasi, terutama yang kuahnya mengandung santan, seperti rendang. Kolesterol pada ayam memang tak sebanyak daging merah, tapi perhatikan untuk tidak menyertakan kulitnya ke dalam opor karena di kulit mengandung lemak dan kolesterol terbanyak.

Makanan lain yang juga perlu mendapat perhatian adalah kue-kue manis, baik basah maupun kering. Jangan terlalu banyak menyantapnya bila tak ingin kadar gula darah berlebih. Artikel lainnya: Dehidrasi Saat Mengemudi, Kondisinya Sama Buruknya dengan Mabuk

Agar konsumsi makanan tak sehat bisa sedikit terkontrol, cobalah gunakan piring kecil, yang biasanya untuk camilan, saat makan sehingga porsi makan tak berlebihan. Lalu, untuk mengimbangi kelebihan lemak, kolesterol, dan asam urat yang masuk ke tubuh, jangan lupa makan buah-buahan dan sayuran hijau. Serat dari buah dan sayur bisa menyerap kelebihan lemak dan kolesterol.

Minum air putih yang cukup juga dapat mengimbangi kolesterol, kalori, dan lemak yang masuk ke tubuh sekaligus menjadi media untuk membersihkan berbagai macam kelebihan zat berbahaya dan racun.

PIPIT

Berita lainnya:

5 Ponsel Murah yang Cocok untuk Sambut Lebaran
Mudik Lebaran, Tidur Selama Perjalanan Picu Diabetes
Mudik Lebaran, Bawa 5 Camilan Enak dan Bikin Kenyang






H+11 Lebaran 2017, Volume Mobil di Tol Cipali Turun 5,3 Persen  

7 Juli 2017

H+11 Lebaran 2017, Volume Mobil di Tol Cipali Turun 5,3 Persen  

LMS kembali mengingatkan para pengguna jalan untuk tetap waspada selama berkendara pada masa mudik Lebaran 2017.


Menhub Beberkan Rahasia Kunci Sukses Mudik 2017, Ternyata Ini..

7 Juli 2017

Menhub Beberkan Rahasia Kunci Sukses Mudik 2017, Ternyata Ini..

Kendala ego sektoral bukan hanya terjadi antar lembaga
pemerintah saja, tetapi juga di internal Polri.


Evaluasi Kemacetan, PUPR Akan Buat Jalur Alternatif Nagreg

6 Juli 2017

Evaluasi Kemacetan, PUPR Akan Buat Jalur Alternatif Nagreg

Basuki mengevaluasi kemacetan yang masih terjadi di jalur mudik selatan Nagreg pada musim Lebaran 2017.


Komisi V DPR Apresiasi Kinerja Kemenhub Tangani Arus Mudik 2017

5 Juli 2017

Komisi V DPR Apresiasi Kinerja Kemenhub Tangani Arus Mudik 2017

Kementerian Perhubungan akan melakukan berbagai terobosan untuk penyelenggaraan mudik tahun-tahun mendatang.


Libur Lebaran 2017, Jumlah WNI ke Luar Negeri Meningkat

5 Juli 2017

Libur Lebaran 2017, Jumlah WNI ke Luar Negeri Meningkat

Imigrasi mencatat kenaikan jumlah keberangkatan WNI ke luar
negeri di masa libur Lebaran 2017 dibanding tahun lalu.


Lebaran, Penumpang KRL Naik 10 Persen

5 Juli 2017

Lebaran, Penumpang KRL Naik 10 Persen

Penumpang KRL membludak pada hari ketiga hingga kelima
Lebaran.


Polri Tangani 206 Kasus Pangan Selama Ramadan 2017  

5 Juli 2017

Polri Tangani 206 Kasus Pangan Selama Ramadan 2017  

Kapolri Tito Karnavian menyatakan ada 206 kasus yang ditangani satgas pangan selama bulan puasa.


Jumlah Kendaraan di Jalan Tol Cipali Menurun pada H+9 Lebaran

5 Juli 2017

Jumlah Kendaraan di Jalan Tol Cipali Menurun pada H+9 Lebaran

Volume lalu lintas hingga pagi tadi masih lebih tinggi dua kali lipat daripada kondisi normal yang hanya 26 ribu kendaraan.
per hari.


Evaluasi Mudik Lebaran: Menteri Luhut Sebut Kerja Tim Sangat Baik

4 Juli 2017

Evaluasi Mudik Lebaran: Menteri Luhut Sebut Kerja Tim Sangat Baik

Tak hanya jalan tol, area peristirahatan juga sebagai tempat yang memiliki nilai komersial.


Evaluasi Mudik Lebaran: Menteri PUPR Akan Benahi Jalan Tol  

4 Juli 2017

Evaluasi Mudik Lebaran: Menteri PUPR Akan Benahi Jalan Tol  

Untuk mudik 2018, jalan tol hingga ke Semarang menjadi fokus utama untuk diselesaikan.